alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Belum Siap Terapkan E-Tilang

Jember Perlu Tambahan Sarpras Menuju ETLE

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa wilayah di Jawa Timur telah menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau yang biasa disebut penerapan e-tilang. Dirlantas Polda Jatim pun telah menerapkan di empat kota di Jatim, yakni Surabaya, Gresik, dan Mojokerto, pada awal Maret lalu. Tapi ke depan, juga ada tiga kota tambahan, Lamongan, Kota Batu, dan Tulungagung.

Di Jatim sendiri, saat ini sudah terpasang 55 titik kamera e-tilang. Di antaranya 39 titik di Surabaya, 3 titik di Sidoarjo, 4 titik di Kota Madiun, 5 titik di Kota Gresik, 2 titik di Lamongan, 1 titik di Kota Batu, dan 1 titik lagi di Tulungagung. Bagaimana dengan Jember, apakah tidak masuk dalam skema penerapan e-tilang tersebut?

Kasat Lantas Polres Jember AKP Jimmy H Manurung mengatakan, Jember belum menerapkan e-tilang. Dia menjelaskan, walau belum terpasang kamera ETLE, tapi bukan berarti Jember tak memiliki kamera di setiap persimpangan jalan. Sebab, di beberapa persimpangan sudah terpasang CCTV. Namun, Jimmy mengungkapkan, kamera pengintai yang terpasang itu fungsinya berbeda. “Memang telah ada CCTV, tapi belum bisa menerapkan ETLE,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, kamera CCTV itu spesifikasinya tidak sesuai. Sebab, hanya sebatas untuk mengawasi kendaraan. Sehingga pengendara yang nakal dan melanggar rambu-rambu lalu lintas, mereka akan terpantau kamera yang terhubung ke Traffic Management Center (TMC). Para pelanggar itu bakal diperingati dari jarak jauh.

Jimmy menjelaskan, untuk menerapkan ETLE di Jember, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. “Perlu persiapan yang matang dan kompleks. Jika sudah siap, tentu ETLE akan diterapkan di Jember,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa wilayah di Jawa Timur telah menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau yang biasa disebut penerapan e-tilang. Dirlantas Polda Jatim pun telah menerapkan di empat kota di Jatim, yakni Surabaya, Gresik, dan Mojokerto, pada awal Maret lalu. Tapi ke depan, juga ada tiga kota tambahan, Lamongan, Kota Batu, dan Tulungagung.

Di Jatim sendiri, saat ini sudah terpasang 55 titik kamera e-tilang. Di antaranya 39 titik di Surabaya, 3 titik di Sidoarjo, 4 titik di Kota Madiun, 5 titik di Kota Gresik, 2 titik di Lamongan, 1 titik di Kota Batu, dan 1 titik lagi di Tulungagung. Bagaimana dengan Jember, apakah tidak masuk dalam skema penerapan e-tilang tersebut?

Kasat Lantas Polres Jember AKP Jimmy H Manurung mengatakan, Jember belum menerapkan e-tilang. Dia menjelaskan, walau belum terpasang kamera ETLE, tapi bukan berarti Jember tak memiliki kamera di setiap persimpangan jalan. Sebab, di beberapa persimpangan sudah terpasang CCTV. Namun, Jimmy mengungkapkan, kamera pengintai yang terpasang itu fungsinya berbeda. “Memang telah ada CCTV, tapi belum bisa menerapkan ETLE,” jelasnya.

Menurutnya, kamera CCTV itu spesifikasinya tidak sesuai. Sebab, hanya sebatas untuk mengawasi kendaraan. Sehingga pengendara yang nakal dan melanggar rambu-rambu lalu lintas, mereka akan terpantau kamera yang terhubung ke Traffic Management Center (TMC). Para pelanggar itu bakal diperingati dari jarak jauh.

Jimmy menjelaskan, untuk menerapkan ETLE di Jember, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. “Perlu persiapan yang matang dan kompleks. Jika sudah siap, tentu ETLE akan diterapkan di Jember,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Beberapa wilayah di Jawa Timur telah menerapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau yang biasa disebut penerapan e-tilang. Dirlantas Polda Jatim pun telah menerapkan di empat kota di Jatim, yakni Surabaya, Gresik, dan Mojokerto, pada awal Maret lalu. Tapi ke depan, juga ada tiga kota tambahan, Lamongan, Kota Batu, dan Tulungagung.

Di Jatim sendiri, saat ini sudah terpasang 55 titik kamera e-tilang. Di antaranya 39 titik di Surabaya, 3 titik di Sidoarjo, 4 titik di Kota Madiun, 5 titik di Kota Gresik, 2 titik di Lamongan, 1 titik di Kota Batu, dan 1 titik lagi di Tulungagung. Bagaimana dengan Jember, apakah tidak masuk dalam skema penerapan e-tilang tersebut?

Kasat Lantas Polres Jember AKP Jimmy H Manurung mengatakan, Jember belum menerapkan e-tilang. Dia menjelaskan, walau belum terpasang kamera ETLE, tapi bukan berarti Jember tak memiliki kamera di setiap persimpangan jalan. Sebab, di beberapa persimpangan sudah terpasang CCTV. Namun, Jimmy mengungkapkan, kamera pengintai yang terpasang itu fungsinya berbeda. “Memang telah ada CCTV, tapi belum bisa menerapkan ETLE,” jelasnya.

Menurutnya, kamera CCTV itu spesifikasinya tidak sesuai. Sebab, hanya sebatas untuk mengawasi kendaraan. Sehingga pengendara yang nakal dan melanggar rambu-rambu lalu lintas, mereka akan terpantau kamera yang terhubung ke Traffic Management Center (TMC). Para pelanggar itu bakal diperingati dari jarak jauh.

Jimmy menjelaskan, untuk menerapkan ETLE di Jember, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan. “Perlu persiapan yang matang dan kompleks. Jika sudah siap, tentu ETLE akan diterapkan di Jember,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/