alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Teknis Karantina ODR-ODP Dimatangkan

Mobile_AP_Rectangle 1

Dijelaskannya, posko karantina tersebut disiapkan secara maksimal. Mulai dari pembersihan ruangan, papan nama petunjuk ruangan, termasuk peralatan medis juga sudah siap. Kini, di tempat karantina hanya menunggu satu alat, screening. “Tulisan petunjuk ruangan sudah dipasang. Mulai lantai satu yang akan ke lantai dua. Ada juga petunjuk ruangan untuk pria yang dipisah dengan ruang perempuan. Jadi, kami mendukung langkah mencegah penyebaran Covid-19 di Jember agar bisa diminimalisasi,” paparnya

Sementara itu, terkait kapan proses karantina dilakukan, La Ode juga menunggu arahan dari Bupati Jember. “Untuk proses karantina, kami menunggu arahan bupati,” jelas La Ode.

Mengenai tim kesehatan, menurutnya, juga melibatkan rumah sakit. Apalagi tim medis dipercaya lebih memahami teknis layanan kesehatan di tempat karantina. Hal-hal yang berkaitan dengan sanitasi serta tentang kesehatan lain, menurutnya lebih pas langsung dijelaskan tim medis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekadar informasi, tim medis yang sudah disiapkan ada sebanyak 100 tenaga medis profesional. Jumlah sebanyak itu secara normal dipersiapkan untuk menangani pasien dengan kapasitas 400 orang.

- Advertisement -

Dijelaskannya, posko karantina tersebut disiapkan secara maksimal. Mulai dari pembersihan ruangan, papan nama petunjuk ruangan, termasuk peralatan medis juga sudah siap. Kini, di tempat karantina hanya menunggu satu alat, screening. “Tulisan petunjuk ruangan sudah dipasang. Mulai lantai satu yang akan ke lantai dua. Ada juga petunjuk ruangan untuk pria yang dipisah dengan ruang perempuan. Jadi, kami mendukung langkah mencegah penyebaran Covid-19 di Jember agar bisa diminimalisasi,” paparnya

Sementara itu, terkait kapan proses karantina dilakukan, La Ode juga menunggu arahan dari Bupati Jember. “Untuk proses karantina, kami menunggu arahan bupati,” jelas La Ode.

Mengenai tim kesehatan, menurutnya, juga melibatkan rumah sakit. Apalagi tim medis dipercaya lebih memahami teknis layanan kesehatan di tempat karantina. Hal-hal yang berkaitan dengan sanitasi serta tentang kesehatan lain, menurutnya lebih pas langsung dijelaskan tim medis.

Sekadar informasi, tim medis yang sudah disiapkan ada sebanyak 100 tenaga medis profesional. Jumlah sebanyak itu secara normal dipersiapkan untuk menangani pasien dengan kapasitas 400 orang.

Dijelaskannya, posko karantina tersebut disiapkan secara maksimal. Mulai dari pembersihan ruangan, papan nama petunjuk ruangan, termasuk peralatan medis juga sudah siap. Kini, di tempat karantina hanya menunggu satu alat, screening. “Tulisan petunjuk ruangan sudah dipasang. Mulai lantai satu yang akan ke lantai dua. Ada juga petunjuk ruangan untuk pria yang dipisah dengan ruang perempuan. Jadi, kami mendukung langkah mencegah penyebaran Covid-19 di Jember agar bisa diminimalisasi,” paparnya

Sementara itu, terkait kapan proses karantina dilakukan, La Ode juga menunggu arahan dari Bupati Jember. “Untuk proses karantina, kami menunggu arahan bupati,” jelas La Ode.

Mengenai tim kesehatan, menurutnya, juga melibatkan rumah sakit. Apalagi tim medis dipercaya lebih memahami teknis layanan kesehatan di tempat karantina. Hal-hal yang berkaitan dengan sanitasi serta tentang kesehatan lain, menurutnya lebih pas langsung dijelaskan tim medis.

Sekadar informasi, tim medis yang sudah disiapkan ada sebanyak 100 tenaga medis profesional. Jumlah sebanyak itu secara normal dipersiapkan untuk menangani pasien dengan kapasitas 400 orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/