alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Teknis Karantina ODR-ODP Dimatangkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas karantina untuk memutus penyebaran virus korona (Covid-19) telah tuntas dan siap digunakan. Kesiapan tempat tersebut disampaikan usai Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gedung Jember Sport Garden (JSG), di Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (25/03).

Kapolres Aris Supriyono menjelaskan, fasilitas karantina itu tetap seperti rencana awal. Yaitu, warga yang akan dikarantina adalah mereka yang masuk kategori sebagai orang dengan risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP). “Persiapan karantina ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Menurutnya, sekalipun fasilitas karantina telah siap, tapi proses teknis karantina ODR dan ODP masih dimatangkan. Termasuk menunggu kebijakan dari Bupati Jember dr Faida MMR. “Fasilitas karantina sudah siap,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dandim 0824 La Ode M Nurdin menyebut, kedatangannya bersama kapolres untuk memastikan apakah tempat karantina itu sudah siap digunakan atau belum. Dikatakannya, persiapan peralatan medis serta fasilitas lain seperti velbet sudah tuntas sepenuhnya. “Disiapkan 300 hingga 400 bed di JSG. Tim satgas masih menunggu alat screening. Alat ini untuk mengidentifikasi pasien apakah terjangkit virus korona atau tidak,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas karantina untuk memutus penyebaran virus korona (Covid-19) telah tuntas dan siap digunakan. Kesiapan tempat tersebut disampaikan usai Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gedung Jember Sport Garden (JSG), di Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (25/03).

Kapolres Aris Supriyono menjelaskan, fasilitas karantina itu tetap seperti rencana awal. Yaitu, warga yang akan dikarantina adalah mereka yang masuk kategori sebagai orang dengan risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP). “Persiapan karantina ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Menurutnya, sekalipun fasilitas karantina telah siap, tapi proses teknis karantina ODR dan ODP masih dimatangkan. Termasuk menunggu kebijakan dari Bupati Jember dr Faida MMR. “Fasilitas karantina sudah siap,” jelasnya.

Dandim 0824 La Ode M Nurdin menyebut, kedatangannya bersama kapolres untuk memastikan apakah tempat karantina itu sudah siap digunakan atau belum. Dikatakannya, persiapan peralatan medis serta fasilitas lain seperti velbet sudah tuntas sepenuhnya. “Disiapkan 300 hingga 400 bed di JSG. Tim satgas masih menunggu alat screening. Alat ini untuk mengidentifikasi pasien apakah terjangkit virus korona atau tidak,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas karantina untuk memutus penyebaran virus korona (Covid-19) telah tuntas dan siap digunakan. Kesiapan tempat tersebut disampaikan usai Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gedung Jember Sport Garden (JSG), di Desa/Kecamatan Ajung, kemarin (25/03).

Kapolres Aris Supriyono menjelaskan, fasilitas karantina itu tetap seperti rencana awal. Yaitu, warga yang akan dikarantina adalah mereka yang masuk kategori sebagai orang dengan risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP). “Persiapan karantina ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Menurutnya, sekalipun fasilitas karantina telah siap, tapi proses teknis karantina ODR dan ODP masih dimatangkan. Termasuk menunggu kebijakan dari Bupati Jember dr Faida MMR. “Fasilitas karantina sudah siap,” jelasnya.

Dandim 0824 La Ode M Nurdin menyebut, kedatangannya bersama kapolres untuk memastikan apakah tempat karantina itu sudah siap digunakan atau belum. Dikatakannya, persiapan peralatan medis serta fasilitas lain seperti velbet sudah tuntas sepenuhnya. “Disiapkan 300 hingga 400 bed di JSG. Tim satgas masih menunggu alat screening. Alat ini untuk mengidentifikasi pasien apakah terjangkit virus korona atau tidak,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/