alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Pedagang Pulang Lebih Cepat

Pasar Ambulu Mulai Sepi Pengunjung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selasa (24/3) lalu, pedagang dan pengunjung di Pasar Ambulu mendapatkan sosialisasi mengenai wabah korona dari berbagai pihak. Di antaranya petugas kecamatan, puskesmas, dan Polsek Ambulu. Sosialisasi tersebut berisi imbauan supaya seluruh warga Pasar Ambulu menjaga kebersihan dan tak berada di pasar lama-lama.

Namun, sosialisasi ini juga berdampak pada turunnya animo pembeli. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, suasana Pasar Ambulu tampak lebih sepi ketimbang hari-hari biasanya. Hal ini diamini oleh sejumlah pedagang. “Hari ini (kemarin, Red) pembeli tak seramai biasanya,” tutur Rumi, salah satu pedagang ayam potong.

Dirinya menyatakan bahwa kondisi tersebut juga berdampak pada jam dagang. Bagi pedagang yang mangkal di luar pasar, mereka biasa pulang pukul 09.00. Tetapi karena suasana sepi, mereka pulang lebih awal. “Jam 7 sudah sepi, jadi orang-orang sudah banyak yang pulang,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal yang sama juga diungkapkan Sapi’i yang berdagang sayuran. Menurutnya, masyarakat hanya datang untuk membeli apa yang mereka butuhkan, lalu langsung pulang. “Biasanya ibu-ibu kan keliling untuk melihat-lihat meski tak membeli. Sekarang sudah tak seperti itu lagi. Makanya pasar kelihatan sepi,” terang warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selasa (24/3) lalu, pedagang dan pengunjung di Pasar Ambulu mendapatkan sosialisasi mengenai wabah korona dari berbagai pihak. Di antaranya petugas kecamatan, puskesmas, dan Polsek Ambulu. Sosialisasi tersebut berisi imbauan supaya seluruh warga Pasar Ambulu menjaga kebersihan dan tak berada di pasar lama-lama.

Namun, sosialisasi ini juga berdampak pada turunnya animo pembeli. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, suasana Pasar Ambulu tampak lebih sepi ketimbang hari-hari biasanya. Hal ini diamini oleh sejumlah pedagang. “Hari ini (kemarin, Red) pembeli tak seramai biasanya,” tutur Rumi, salah satu pedagang ayam potong.

Dirinya menyatakan bahwa kondisi tersebut juga berdampak pada jam dagang. Bagi pedagang yang mangkal di luar pasar, mereka biasa pulang pukul 09.00. Tetapi karena suasana sepi, mereka pulang lebih awal. “Jam 7 sudah sepi, jadi orang-orang sudah banyak yang pulang,” imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Sapi’i yang berdagang sayuran. Menurutnya, masyarakat hanya datang untuk membeli apa yang mereka butuhkan, lalu langsung pulang. “Biasanya ibu-ibu kan keliling untuk melihat-lihat meski tak membeli. Sekarang sudah tak seperti itu lagi. Makanya pasar kelihatan sepi,” terang warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Selasa (24/3) lalu, pedagang dan pengunjung di Pasar Ambulu mendapatkan sosialisasi mengenai wabah korona dari berbagai pihak. Di antaranya petugas kecamatan, puskesmas, dan Polsek Ambulu. Sosialisasi tersebut berisi imbauan supaya seluruh warga Pasar Ambulu menjaga kebersihan dan tak berada di pasar lama-lama.

Namun, sosialisasi ini juga berdampak pada turunnya animo pembeli. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, suasana Pasar Ambulu tampak lebih sepi ketimbang hari-hari biasanya. Hal ini diamini oleh sejumlah pedagang. “Hari ini (kemarin, Red) pembeli tak seramai biasanya,” tutur Rumi, salah satu pedagang ayam potong.

Dirinya menyatakan bahwa kondisi tersebut juga berdampak pada jam dagang. Bagi pedagang yang mangkal di luar pasar, mereka biasa pulang pukul 09.00. Tetapi karena suasana sepi, mereka pulang lebih awal. “Jam 7 sudah sepi, jadi orang-orang sudah banyak yang pulang,” imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Sapi’i yang berdagang sayuran. Menurutnya, masyarakat hanya datang untuk membeli apa yang mereka butuhkan, lalu langsung pulang. “Biasanya ibu-ibu kan keliling untuk melihat-lihat meski tak membeli. Sekarang sudah tak seperti itu lagi. Makanya pasar kelihatan sepi,” terang warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/