alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Berbekal Rekaman CCTV, Polsek Ambulu Bekuk Pencuri Sapi di Siang Bolong

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aksi pencurian sapi di siang bolong terjadi di wilayah hukum Polsek Ambulu, Jumat (25/2). Seekor lembu milik Suwadi, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember, raib dari kandangnya. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Ambulu Aiptu Slamet Widodo mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi rumah korban. Di lokasi peristiwa, polisi mengumpulkan sejumlah bukti, serta keterangan saksi untuk mendukung penyelidikan. Saat itulah ada informasi jika salah satu rumah warga ada yang memiliki kamera pengintai. Berbekal rekaman CCTV ini polisi mengusut kasus pencurian ternak tersebut.

“Ketika mendatangi TKP, kami mendapat informasi jika ada CCTV yang merekam mobil pikap yang mengangkut sapi. Dari sini kami mulai memburu pelaku,” kata Slamet, Sabtu (26/2).

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus siapa pengguna kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan, pelaku mengarah ke Wiyono, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo. Pelaku tak bisa mengelak karena bukti yang dikantongi polisi cukup kuat. “Sapi curian itu dijual di daerah Balung. Dan kami telah menyita sapi, serta pikap yang dipakai mengangkut sebagai barang bukti,” terangnya.

Walau telah menangkap seorang pelaku, tapi Polsek Ambulu masih mengembangkan kasus pencurian hewan tersebut. Hal ini untuk mengungkap kemungkinan ada TKP lain yang pernah disasar oleh pelaku. Termasuk, juga potensi adanya pelaku lain yang turut membantu Wiyono. “Namun, berdasarkan pengakuan, pelaku baru sekali melakukan pencurian hewan,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aksi pencurian sapi di siang bolong terjadi di wilayah hukum Polsek Ambulu, Jumat (25/2). Seekor lembu milik Suwadi, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember, raib dari kandangnya. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Ambulu Aiptu Slamet Widodo mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi rumah korban. Di lokasi peristiwa, polisi mengumpulkan sejumlah bukti, serta keterangan saksi untuk mendukung penyelidikan. Saat itulah ada informasi jika salah satu rumah warga ada yang memiliki kamera pengintai. Berbekal rekaman CCTV ini polisi mengusut kasus pencurian ternak tersebut.

“Ketika mendatangi TKP, kami mendapat informasi jika ada CCTV yang merekam mobil pikap yang mengangkut sapi. Dari sini kami mulai memburu pelaku,” kata Slamet, Sabtu (26/2).

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus siapa pengguna kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan, pelaku mengarah ke Wiyono, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo. Pelaku tak bisa mengelak karena bukti yang dikantongi polisi cukup kuat. “Sapi curian itu dijual di daerah Balung. Dan kami telah menyita sapi, serta pikap yang dipakai mengangkut sebagai barang bukti,” terangnya.

Walau telah menangkap seorang pelaku, tapi Polsek Ambulu masih mengembangkan kasus pencurian hewan tersebut. Hal ini untuk mengungkap kemungkinan ada TKP lain yang pernah disasar oleh pelaku. Termasuk, juga potensi adanya pelaku lain yang turut membantu Wiyono. “Namun, berdasarkan pengakuan, pelaku baru sekali melakukan pencurian hewan,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aksi pencurian sapi di siang bolong terjadi di wilayah hukum Polsek Ambulu, Jumat (25/2). Seekor lembu milik Suwadi, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Jember, raib dari kandangnya. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Ambulu Aiptu Slamet Widodo mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi rumah korban. Di lokasi peristiwa, polisi mengumpulkan sejumlah bukti, serta keterangan saksi untuk mendukung penyelidikan. Saat itulah ada informasi jika salah satu rumah warga ada yang memiliki kamera pengintai. Berbekal rekaman CCTV ini polisi mengusut kasus pencurian ternak tersebut.

“Ketika mendatangi TKP, kami mendapat informasi jika ada CCTV yang merekam mobil pikap yang mengangkut sapi. Dari sini kami mulai memburu pelaku,” kata Slamet, Sabtu (26/2).

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus siapa pengguna kendaraan tersebut. Hasil penyelidikan, pelaku mengarah ke Wiyono, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo. Pelaku tak bisa mengelak karena bukti yang dikantongi polisi cukup kuat. “Sapi curian itu dijual di daerah Balung. Dan kami telah menyita sapi, serta pikap yang dipakai mengangkut sebagai barang bukti,” terangnya.

Walau telah menangkap seorang pelaku, tapi Polsek Ambulu masih mengembangkan kasus pencurian hewan tersebut. Hal ini untuk mengungkap kemungkinan ada TKP lain yang pernah disasar oleh pelaku. Termasuk, juga potensi adanya pelaku lain yang turut membantu Wiyono. “Namun, berdasarkan pengakuan, pelaku baru sekali melakukan pencurian hewan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/