alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Unik! Sapi di Jember Dioperasi Caesar

Masa Bunting Lewat, Pedet Selamat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sapi betina yang bunting rata-rata akan melahirkan setelah sembilan bulan sepuluh hari. Nah, apabila lewat masa tersebut, sebaiknya pemilik sapi menghubungi petugas agar dioperasi Caesar, demi keselamatan induk dan pedet. Hal inilah yang baru-baru ini dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Jember.

Menurut Purwoto, Pengawas Bibit Ternak Dinas Peternakan, sapi yang melewati masa usia bunting tersebut akan sulit melahirkan. Nah, apabila gejala itu diketahui, sedini mungkin agar menghubungi petugas kesehatan hewan (puskeswan).

Dikatakan, jika janin dibiarkan dalam kandungan dan tidak segera dikeluarkan, maka induk sapi juga akan ikut mati karena janin bisa membusuk di perut sapi. “Peternak harus rajin memantau. Bila melebih dari batas waktu, telepon atau cukup kirim WA ke Dinas Peternakan. Petugas langsung mendatangi rumah warga,” kata Purwoto. Pria asal Solo, Jawa Tengah, itu menambahkan, sapi susah untuk melahirkan karena beberapa hal. Seperti sungsang atau posisi dalam kandungan tidak normal. Bisa pula sapi tersebut terlilit usus, sehingga saluran pernapasan terganggu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terpisah, Rencong Dwi Putra dari Puskeswan Ambulu mengatakan, ketika sapi hendak menjalani operasi, maka sapi tersebut dibius terlebih dahulu. Dokter hewan itu menyebut, operasi akan berlangsung cukup singkat. Tidak lebih dari 30 menit. “Untuk memudahkan dan memperlancar pelaksanaan operasi, maka bulu-bulu sapi di sekitar bagian perut terlebih dahulu dibersihkan. Alhamdulillah, selesai dioperasi Caesar, janin sapi bisa diselamatkan, termasuk induk sapi,” ungkap Rencong.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sapi betina yang bunting rata-rata akan melahirkan setelah sembilan bulan sepuluh hari. Nah, apabila lewat masa tersebut, sebaiknya pemilik sapi menghubungi petugas agar dioperasi Caesar, demi keselamatan induk dan pedet. Hal inilah yang baru-baru ini dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Jember.

Menurut Purwoto, Pengawas Bibit Ternak Dinas Peternakan, sapi yang melewati masa usia bunting tersebut akan sulit melahirkan. Nah, apabila gejala itu diketahui, sedini mungkin agar menghubungi petugas kesehatan hewan (puskeswan).

Dikatakan, jika janin dibiarkan dalam kandungan dan tidak segera dikeluarkan, maka induk sapi juga akan ikut mati karena janin bisa membusuk di perut sapi. “Peternak harus rajin memantau. Bila melebih dari batas waktu, telepon atau cukup kirim WA ke Dinas Peternakan. Petugas langsung mendatangi rumah warga,” kata Purwoto. Pria asal Solo, Jawa Tengah, itu menambahkan, sapi susah untuk melahirkan karena beberapa hal. Seperti sungsang atau posisi dalam kandungan tidak normal. Bisa pula sapi tersebut terlilit usus, sehingga saluran pernapasan terganggu.

Terpisah, Rencong Dwi Putra dari Puskeswan Ambulu mengatakan, ketika sapi hendak menjalani operasi, maka sapi tersebut dibius terlebih dahulu. Dokter hewan itu menyebut, operasi akan berlangsung cukup singkat. Tidak lebih dari 30 menit. “Untuk memudahkan dan memperlancar pelaksanaan operasi, maka bulu-bulu sapi di sekitar bagian perut terlebih dahulu dibersihkan. Alhamdulillah, selesai dioperasi Caesar, janin sapi bisa diselamatkan, termasuk induk sapi,” ungkap Rencong.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sapi betina yang bunting rata-rata akan melahirkan setelah sembilan bulan sepuluh hari. Nah, apabila lewat masa tersebut, sebaiknya pemilik sapi menghubungi petugas agar dioperasi Caesar, demi keselamatan induk dan pedet. Hal inilah yang baru-baru ini dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Jember.

Menurut Purwoto, Pengawas Bibit Ternak Dinas Peternakan, sapi yang melewati masa usia bunting tersebut akan sulit melahirkan. Nah, apabila gejala itu diketahui, sedini mungkin agar menghubungi petugas kesehatan hewan (puskeswan).

Dikatakan, jika janin dibiarkan dalam kandungan dan tidak segera dikeluarkan, maka induk sapi juga akan ikut mati karena janin bisa membusuk di perut sapi. “Peternak harus rajin memantau. Bila melebih dari batas waktu, telepon atau cukup kirim WA ke Dinas Peternakan. Petugas langsung mendatangi rumah warga,” kata Purwoto. Pria asal Solo, Jawa Tengah, itu menambahkan, sapi susah untuk melahirkan karena beberapa hal. Seperti sungsang atau posisi dalam kandungan tidak normal. Bisa pula sapi tersebut terlilit usus, sehingga saluran pernapasan terganggu.

Terpisah, Rencong Dwi Putra dari Puskeswan Ambulu mengatakan, ketika sapi hendak menjalani operasi, maka sapi tersebut dibius terlebih dahulu. Dokter hewan itu menyebut, operasi akan berlangsung cukup singkat. Tidak lebih dari 30 menit. “Untuk memudahkan dan memperlancar pelaksanaan operasi, maka bulu-bulu sapi di sekitar bagian perut terlebih dahulu dibersihkan. Alhamdulillah, selesai dioperasi Caesar, janin sapi bisa diselamatkan, termasuk induk sapi,” ungkap Rencong.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/