alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Urus Izin agar Dapat Bantuan

Sebanyak 73 Pesantren Ajukan Operasional

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Jember mencatat jumlah pengajuan izin operasional pondok pesantren naik dua kali lipat dibanding sebelumnya. Sepanjang 2020, jumlahnya mencapai 73. Sementara di tahun sebelumnya hanya sekitar 35 lembaga.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Jember Misbahul Munir mengungkapkan, peningkatan jumlah pengaju ini ditengarai karena adanya bantuan operasional pesantren (BOP) yang bakal turun. Sehingga banyak pesantren yang mengirim proposal izin operasional ke Kemenag untuk mendaftar dan memperbarui. “Jadi, yang izinnya tidak berlaku juga banyak yang memperbarui,” ungkapnya, kemarin (25/1).

Menurutnya, Kemenag akan memberikan rekomendasi izin operasional berdasarkan kelengkapan persyaratan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Dalam undang-undang tersebut, disebutkan syarat pesantren harus memiliki santri yang berjumlah minimal 15 orang, ada tempat untuk bermukim, dan terdapat kegiatan membaca menulis kitab kuning.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, Kemenag akan melakukan survei untuk mengetahui akurasi data pesantren. Namun, sejauh ini belum ada regulasi khusus untuk mengatur pelaksanaan survei yang dilakukan tersebut. “Ini yang menjadi problem karena tidak ada regulasi khusus yang mengatur survei,” ungkap Munir.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Jember mencatat jumlah pengajuan izin operasional pondok pesantren naik dua kali lipat dibanding sebelumnya. Sepanjang 2020, jumlahnya mencapai 73. Sementara di tahun sebelumnya hanya sekitar 35 lembaga.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Jember Misbahul Munir mengungkapkan, peningkatan jumlah pengaju ini ditengarai karena adanya bantuan operasional pesantren (BOP) yang bakal turun. Sehingga banyak pesantren yang mengirim proposal izin operasional ke Kemenag untuk mendaftar dan memperbarui. “Jadi, yang izinnya tidak berlaku juga banyak yang memperbarui,” ungkapnya, kemarin (25/1).

Menurutnya, Kemenag akan memberikan rekomendasi izin operasional berdasarkan kelengkapan persyaratan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Dalam undang-undang tersebut, disebutkan syarat pesantren harus memiliki santri yang berjumlah minimal 15 orang, ada tempat untuk bermukim, dan terdapat kegiatan membaca menulis kitab kuning.

Selanjutnya, Kemenag akan melakukan survei untuk mengetahui akurasi data pesantren. Namun, sejauh ini belum ada regulasi khusus untuk mengatur pelaksanaan survei yang dilakukan tersebut. “Ini yang menjadi problem karena tidak ada regulasi khusus yang mengatur survei,” ungkap Munir.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Jember mencatat jumlah pengajuan izin operasional pondok pesantren naik dua kali lipat dibanding sebelumnya. Sepanjang 2020, jumlahnya mencapai 73. Sementara di tahun sebelumnya hanya sekitar 35 lembaga.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Jember Misbahul Munir mengungkapkan, peningkatan jumlah pengaju ini ditengarai karena adanya bantuan operasional pesantren (BOP) yang bakal turun. Sehingga banyak pesantren yang mengirim proposal izin operasional ke Kemenag untuk mendaftar dan memperbarui. “Jadi, yang izinnya tidak berlaku juga banyak yang memperbarui,” ungkapnya, kemarin (25/1).

Menurutnya, Kemenag akan memberikan rekomendasi izin operasional berdasarkan kelengkapan persyaratan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Dalam undang-undang tersebut, disebutkan syarat pesantren harus memiliki santri yang berjumlah minimal 15 orang, ada tempat untuk bermukim, dan terdapat kegiatan membaca menulis kitab kuning.

Selanjutnya, Kemenag akan melakukan survei untuk mengetahui akurasi data pesantren. Namun, sejauh ini belum ada regulasi khusus untuk mengatur pelaksanaan survei yang dilakukan tersebut. “Ini yang menjadi problem karena tidak ada regulasi khusus yang mengatur survei,” ungkap Munir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/