alexametrics
24.4 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Kasih Yesus Gerakkan Persaudaraan, Jadi Tema Natal GKJW Tahun 2021

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Altar ibadah itu sepi. Tak ada jamaah yang berdiri di sana. Perayaan malam Natal tahun ini kembali lengang. Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kendati dilakukan dengan terbatas, namun perayaan malam Natal di  Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Merapi nomor 02, Tegal Boto Kidul, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (24/12) malam, tetap dilakukan dengan khidmat.

Vikar di Gereja Kristen Jawi Wetan Trivena Putri Agnesia mengatakan, umat Kristen memaknai Natal tahun ini sebagai persaudaraan. Intisarinya, bagaimana umat Kristen tetap menjaga persaudaraan antarsesama umat. Sejatinya, pesan Natal persaudaraan itu wujudnya bisa macam-macam. Misalnya mengenai apa yang harus dilakukan supaya lingkungan hidup di masa pandemi ini menjadi semakin manusiawi dan rukun.

Ia melanjutkan, tema Natal tahun 2021 kali ini dikutip dari ayat Alkitab 1 Petrus 1:22. “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” Trivena berkata, Natal tahun ini bertema “cinta kasih Kristus menggerakkan persaudaraan”.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati perayaan malam Natal dilakukan secara full daring, namun tak mengurangi kekhusyukan jemaat untuk beribadah. Namun, ada salah satu liturgi atau tata ibadah yang berbeda. “Kalau sekarang hanya nyanyi puji-pujian saja. Tapi, kalau normalnya ada tarian juga,” tambahnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak tantangan yang dihadapi oleh umat Kristen. Apalagi selama pandemi. Intensitas jemaat untuk kelangsungan ibadah di gereja agak berkurang. “Karena dampak pandemi juga. Jadi, orang sudah terbiasa dengan ibadah online,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Altar ibadah itu sepi. Tak ada jamaah yang berdiri di sana. Perayaan malam Natal tahun ini kembali lengang. Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kendati dilakukan dengan terbatas, namun perayaan malam Natal di  Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Merapi nomor 02, Tegal Boto Kidul, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (24/12) malam, tetap dilakukan dengan khidmat.

Vikar di Gereja Kristen Jawi Wetan Trivena Putri Agnesia mengatakan, umat Kristen memaknai Natal tahun ini sebagai persaudaraan. Intisarinya, bagaimana umat Kristen tetap menjaga persaudaraan antarsesama umat. Sejatinya, pesan Natal persaudaraan itu wujudnya bisa macam-macam. Misalnya mengenai apa yang harus dilakukan supaya lingkungan hidup di masa pandemi ini menjadi semakin manusiawi dan rukun.

Ia melanjutkan, tema Natal tahun 2021 kali ini dikutip dari ayat Alkitab 1 Petrus 1:22. “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” Trivena berkata, Natal tahun ini bertema “cinta kasih Kristus menggerakkan persaudaraan”.

Kendati perayaan malam Natal dilakukan secara full daring, namun tak mengurangi kekhusyukan jemaat untuk beribadah. Namun, ada salah satu liturgi atau tata ibadah yang berbeda. “Kalau sekarang hanya nyanyi puji-pujian saja. Tapi, kalau normalnya ada tarian juga,” tambahnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak tantangan yang dihadapi oleh umat Kristen. Apalagi selama pandemi. Intensitas jemaat untuk kelangsungan ibadah di gereja agak berkurang. “Karena dampak pandemi juga. Jadi, orang sudah terbiasa dengan ibadah online,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Altar ibadah itu sepi. Tak ada jamaah yang berdiri di sana. Perayaan malam Natal tahun ini kembali lengang. Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kendati dilakukan dengan terbatas, namun perayaan malam Natal di  Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jalan Merapi nomor 02, Tegal Boto Kidul, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, kemarin (24/12) malam, tetap dilakukan dengan khidmat.

Vikar di Gereja Kristen Jawi Wetan Trivena Putri Agnesia mengatakan, umat Kristen memaknai Natal tahun ini sebagai persaudaraan. Intisarinya, bagaimana umat Kristen tetap menjaga persaudaraan antarsesama umat. Sejatinya, pesan Natal persaudaraan itu wujudnya bisa macam-macam. Misalnya mengenai apa yang harus dilakukan supaya lingkungan hidup di masa pandemi ini menjadi semakin manusiawi dan rukun.

Ia melanjutkan, tema Natal tahun 2021 kali ini dikutip dari ayat Alkitab 1 Petrus 1:22. “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” Trivena berkata, Natal tahun ini bertema “cinta kasih Kristus menggerakkan persaudaraan”.

Kendati perayaan malam Natal dilakukan secara full daring, namun tak mengurangi kekhusyukan jemaat untuk beribadah. Namun, ada salah satu liturgi atau tata ibadah yang berbeda. “Kalau sekarang hanya nyanyi puji-pujian saja. Tapi, kalau normalnya ada tarian juga,” tambahnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak tantangan yang dihadapi oleh umat Kristen. Apalagi selama pandemi. Intensitas jemaat untuk kelangsungan ibadah di gereja agak berkurang. “Karena dampak pandemi juga. Jadi, orang sudah terbiasa dengan ibadah online,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/