alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Seragam Baru untuk ASN Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan belum berlalu. Hampir di setiap pergantian tahun intensitasnya tinggi. Bupati Jember Hendy Siswanto mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat mitigasi bencana. Mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi menjelang hari Natal dan tahun baru (Nataru).

Langkah antisipasi menjadi bagian penting karena sejumlah tempat di Kota Suwar-Suwir ini rawan bencana. Baik banjir, tanah longsor, maupun yang lain. Untuk itu, intensitas hujan menjelang Nataru patut diwaspadai.

Bupati Hendy menegaskan, pemerintah melalui sejumlah lembaga terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Damkar, Satpol PP, maupun instansi lain harus masif melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Sosialisasi juga dapat dilakukan melalui pemerintah kecamatan maupun kelurahan dan pemerintah desa yang ada di Jember. Terlebih, untuk masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikatakannya, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat akan sangat kurang jika para petugasnya belum maksimal memberikan pelayanan yang prima. Bupati Hendy pun memerintahkan semua ASN agar semangat memberikan pemahaman serta sosialisasi pentingnya pencegahan bencana.

“Kami ingatkan (akan kemungkinan, Red) bahaya banjir dan tanah longsor, karena kawan-kawan inilah yang merupakan garda terdepan untuk melaksanakan penanggulangan itu,” ungkap Bupati Hendy.

Selain itu, ancaman bencana lain seperti pandemi Covid-19 agar tetap diwaspadai karena belum selesai. Upaya pencegahan maupun antisipasi kemungkinan terjadinya bencana harus terus dilakukan. Termasuk pada momen Nataru nanti.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan belum berlalu. Hampir di setiap pergantian tahun intensitasnya tinggi. Bupati Jember Hendy Siswanto mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat mitigasi bencana. Mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi menjelang hari Natal dan tahun baru (Nataru).

Langkah antisipasi menjadi bagian penting karena sejumlah tempat di Kota Suwar-Suwir ini rawan bencana. Baik banjir, tanah longsor, maupun yang lain. Untuk itu, intensitas hujan menjelang Nataru patut diwaspadai.

Bupati Hendy menegaskan, pemerintah melalui sejumlah lembaga terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Damkar, Satpol PP, maupun instansi lain harus masif melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Sosialisasi juga dapat dilakukan melalui pemerintah kecamatan maupun kelurahan dan pemerintah desa yang ada di Jember. Terlebih, untuk masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

Dikatakannya, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat akan sangat kurang jika para petugasnya belum maksimal memberikan pelayanan yang prima. Bupati Hendy pun memerintahkan semua ASN agar semangat memberikan pemahaman serta sosialisasi pentingnya pencegahan bencana.

“Kami ingatkan (akan kemungkinan, Red) bahaya banjir dan tanah longsor, karena kawan-kawan inilah yang merupakan garda terdepan untuk melaksanakan penanggulangan itu,” ungkap Bupati Hendy.

Selain itu, ancaman bencana lain seperti pandemi Covid-19 agar tetap diwaspadai karena belum selesai. Upaya pencegahan maupun antisipasi kemungkinan terjadinya bencana harus terus dilakukan. Termasuk pada momen Nataru nanti.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan belum berlalu. Hampir di setiap pergantian tahun intensitasnya tinggi. Bupati Jember Hendy Siswanto mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat mitigasi bencana. Mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi menjelang hari Natal dan tahun baru (Nataru).

Langkah antisipasi menjadi bagian penting karena sejumlah tempat di Kota Suwar-Suwir ini rawan bencana. Baik banjir, tanah longsor, maupun yang lain. Untuk itu, intensitas hujan menjelang Nataru patut diwaspadai.

Bupati Hendy menegaskan, pemerintah melalui sejumlah lembaga terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Damkar, Satpol PP, maupun instansi lain harus masif melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat. Sosialisasi juga dapat dilakukan melalui pemerintah kecamatan maupun kelurahan dan pemerintah desa yang ada di Jember. Terlebih, untuk masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

Dikatakannya, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat akan sangat kurang jika para petugasnya belum maksimal memberikan pelayanan yang prima. Bupati Hendy pun memerintahkan semua ASN agar semangat memberikan pemahaman serta sosialisasi pentingnya pencegahan bencana.

“Kami ingatkan (akan kemungkinan, Red) bahaya banjir dan tanah longsor, karena kawan-kawan inilah yang merupakan garda terdepan untuk melaksanakan penanggulangan itu,” ungkap Bupati Hendy.

Selain itu, ancaman bencana lain seperti pandemi Covid-19 agar tetap diwaspadai karena belum selesai. Upaya pencegahan maupun antisipasi kemungkinan terjadinya bencana harus terus dilakukan. Termasuk pada momen Nataru nanti.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/