30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Warnai Gambar Keluargamu

Bangun Keharmonisan Dengan Event Lomba Mewarnai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Event lomba mewarnai yang melibatkan peserta dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jember, Lumajang dan Bondowoso telah dimulai, kemarin (24/9). Semua peserta telah menerima koran sebagai media mewarnai, bahkan di Bondowoso lomba tersebut dilakukan dengan berkumpul bersama guru dan keluarga.

Karakter Terbangun, Keluarga Makin Kompak

Hingga hari pertama lomba, para peserta terus bertambah, kantor Jawa Pos  Radar Jember yang berada di Jl A Yani nomor 99 ramai dikunjungi ayah dan bunda untuk mengambil koran, demi menyusul event lomba mewarnai. Seperti mama Nasya dan bunda Sukma yang mengambil koran untuk menyusul event lomba mewarnai bersama keluarga dirumah masing-masing.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bunda Nasya salah seorang wali murid bertanya mengenai lomba mewarnai yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Jember. Dia meminta penjelasan, apakah masih bisa mendaftarkan anaknya. Sebab, lomba tersebut dinilai akan membahagiakan bagi sang buah hati. Apalagi, tema yang diangkat pada lomba ini, sangat dekat dengan keharmonisan keluarga.

Begitu melihat koran, dia melewati berita headline di halaman pertama koran Jawa Pos Radar Jember. Saking penasarannya, perhatiannya langsung tertuju pada halaman lomba. “Wow bagus, eh tapi kok besar sekali ya,” katanya sambil melihat gambar orang nomor satu di Jember yang terpampang di sudut pojok area gambar.

Manyambung pembicaraan, dia menceritakan event Jawa Pos Radar Jember yang sebelumnya. Bahwa, sang buah hati dikatakan juga pernah mengikuti lomba yang diadakan oleh media terbesar di Jember tersebut. “Anak saya sangat senang kalau event Jawa Pos Radar Jember, tapi dulu gak sebesar sekarang,” ungkapnya sambil membolak-balik dan mengamati koran Jawa Pos Radar Jember.

Dia mengaku senang dengan lomba ini, karena anaknya mempunyai minat dalam dunia mewarnai. Dengan event ini, minat dan bakat anaknya akan terbangun. “Kali ini besar sekali medianya, pasti seru,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh bunda Sukma saat mengambil koran Jawa Pos Radar Jember. Dia menceritakan, event lomba mewarnai kali ini, merupakan kali kedua bagi keluarganya. Sukma mengaku anak pertamanya pernah ikut event yang sama sebelumnya. “Tahun kemarin itu kakak nya yang ikut. Sekarang gantian adiknya,” jelas wali murid dari TK Kristen Aletheia tersebut.

Bahkan, Sukma terkejut saat melihat media mewarnai di koran cukup besar. Sebab, dia tidak pernah menjumpai hal serupa pada lomba-lomba mewarnai sebelumnya. “Wah besar sekali yang medianya, ini nanti kakaknya jadi bisa ikut menggambar bersama,” ungkap bunda Sukma.

Dengan seksama, Nindia petugas Front Office Jawa Pos Radar Jember menjelaskan petunjuk teknis perlombaan terhadap keduanya. Dimulai dari konsep lomba mewarnai yang melibatkan melibatkan anggota keluarga. Ayah, bunda kakak adik boleh ikut. Menurutnya, desain gambar yang besar itu juga dimaksudkan untuk membangun interaksi yang harmonis di internal keluarga. “Agar saat mewarnai nanti, terjadi interaksi di internal keluarga, sehingga canda tawa dan kesolidan keluarga semakin erat,” jawabnya.

Konsep itu, Lanjut Nindia, dilakukan karena melihat situasi keluarga akhir akhir ini yang terkesan kurang interaksi. Bahkan, saat akhir pekan, kebanyakan anggota keluarga sibuk dengan gagdet masing-masing. “Ada kecenderungan anggota keluarga saat berada dirumah terkesan kurang berkualitas, mestinya menjadi quality time, namun tidak demikian,” jelasnya.

Untuk membangun itu, Nindia memaparkan perlu adanya media alternatif untuk membangun interaksi yang harmonis keluarga. Yang dimaksud adalah event mewarnai ini, pihaknya pun mengatakan telah menggandeng perkumpulan terkait, yang satu misi membangun iklim keluarga yang lebih ceria. “Kami menawarkan alternatif interaksi bersama, melalui bunda PAUD, semoga ada kemanfaatan untuk keluarga,” tandasnya.

Event ini cukup memberi waktu yang ideal untuk menuntaskan pengerjaan mewarnai. Masing-masing dari peserta dibebaskan kapan saja mengerjakannya, yang pasti pada tanggal 1 Oktober 2022, hasilnya telah dikumpulkan. “Jadi bisa dikerjakan nyicil sesuai dengan mood putra putrinya, atau langsung selesai jadi, tapi pada prinsipnya pekerjaan harus selesai,” terang Nindia.

Dia mempertegas, bahwa event mewarnai ini, tidak sekedar memberi ruang menyalurkan minat dan bakat. Juga bukan semata-mata untuk menang-menangan. Namun, lebih sebagai edukasi dan pembiasaan untuk menciptakan interaksi yang kuat diantara anggota keluarga. Bahkan untuk hadiah, panitia telah menyiapkan yang spesial. Tak hanya berupa uang tunai, tapi juga ada perlengkapan rumah tangga, seperti microwave dan oven listrik. “Bisa untuk melengkapi dapur dan membuat keluarga makin hepi, “pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Tri Joko S
Editor: Ahmad Ma’mun

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Event lomba mewarnai yang melibatkan peserta dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jember, Lumajang dan Bondowoso telah dimulai, kemarin (24/9). Semua peserta telah menerima koran sebagai media mewarnai, bahkan di Bondowoso lomba tersebut dilakukan dengan berkumpul bersama guru dan keluarga.

Karakter Terbangun, Keluarga Makin Kompak

Hingga hari pertama lomba, para peserta terus bertambah, kantor Jawa Pos  Radar Jember yang berada di Jl A Yani nomor 99 ramai dikunjungi ayah dan bunda untuk mengambil koran, demi menyusul event lomba mewarnai. Seperti mama Nasya dan bunda Sukma yang mengambil koran untuk menyusul event lomba mewarnai bersama keluarga dirumah masing-masing.

Bunda Nasya salah seorang wali murid bertanya mengenai lomba mewarnai yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Jember. Dia meminta penjelasan, apakah masih bisa mendaftarkan anaknya. Sebab, lomba tersebut dinilai akan membahagiakan bagi sang buah hati. Apalagi, tema yang diangkat pada lomba ini, sangat dekat dengan keharmonisan keluarga.

Begitu melihat koran, dia melewati berita headline di halaman pertama koran Jawa Pos Radar Jember. Saking penasarannya, perhatiannya langsung tertuju pada halaman lomba. “Wow bagus, eh tapi kok besar sekali ya,” katanya sambil melihat gambar orang nomor satu di Jember yang terpampang di sudut pojok area gambar.

Manyambung pembicaraan, dia menceritakan event Jawa Pos Radar Jember yang sebelumnya. Bahwa, sang buah hati dikatakan juga pernah mengikuti lomba yang diadakan oleh media terbesar di Jember tersebut. “Anak saya sangat senang kalau event Jawa Pos Radar Jember, tapi dulu gak sebesar sekarang,” ungkapnya sambil membolak-balik dan mengamati koran Jawa Pos Radar Jember.

Dia mengaku senang dengan lomba ini, karena anaknya mempunyai minat dalam dunia mewarnai. Dengan event ini, minat dan bakat anaknya akan terbangun. “Kali ini besar sekali medianya, pasti seru,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh bunda Sukma saat mengambil koran Jawa Pos Radar Jember. Dia menceritakan, event lomba mewarnai kali ini, merupakan kali kedua bagi keluarganya. Sukma mengaku anak pertamanya pernah ikut event yang sama sebelumnya. “Tahun kemarin itu kakak nya yang ikut. Sekarang gantian adiknya,” jelas wali murid dari TK Kristen Aletheia tersebut.

Bahkan, Sukma terkejut saat melihat media mewarnai di koran cukup besar. Sebab, dia tidak pernah menjumpai hal serupa pada lomba-lomba mewarnai sebelumnya. “Wah besar sekali yang medianya, ini nanti kakaknya jadi bisa ikut menggambar bersama,” ungkap bunda Sukma.

Dengan seksama, Nindia petugas Front Office Jawa Pos Radar Jember menjelaskan petunjuk teknis perlombaan terhadap keduanya. Dimulai dari konsep lomba mewarnai yang melibatkan melibatkan anggota keluarga. Ayah, bunda kakak adik boleh ikut. Menurutnya, desain gambar yang besar itu juga dimaksudkan untuk membangun interaksi yang harmonis di internal keluarga. “Agar saat mewarnai nanti, terjadi interaksi di internal keluarga, sehingga canda tawa dan kesolidan keluarga semakin erat,” jawabnya.

Konsep itu, Lanjut Nindia, dilakukan karena melihat situasi keluarga akhir akhir ini yang terkesan kurang interaksi. Bahkan, saat akhir pekan, kebanyakan anggota keluarga sibuk dengan gagdet masing-masing. “Ada kecenderungan anggota keluarga saat berada dirumah terkesan kurang berkualitas, mestinya menjadi quality time, namun tidak demikian,” jelasnya.

Untuk membangun itu, Nindia memaparkan perlu adanya media alternatif untuk membangun interaksi yang harmonis keluarga. Yang dimaksud adalah event mewarnai ini, pihaknya pun mengatakan telah menggandeng perkumpulan terkait, yang satu misi membangun iklim keluarga yang lebih ceria. “Kami menawarkan alternatif interaksi bersama, melalui bunda PAUD, semoga ada kemanfaatan untuk keluarga,” tandasnya.

Event ini cukup memberi waktu yang ideal untuk menuntaskan pengerjaan mewarnai. Masing-masing dari peserta dibebaskan kapan saja mengerjakannya, yang pasti pada tanggal 1 Oktober 2022, hasilnya telah dikumpulkan. “Jadi bisa dikerjakan nyicil sesuai dengan mood putra putrinya, atau langsung selesai jadi, tapi pada prinsipnya pekerjaan harus selesai,” terang Nindia.

Dia mempertegas, bahwa event mewarnai ini, tidak sekedar memberi ruang menyalurkan minat dan bakat. Juga bukan semata-mata untuk menang-menangan. Namun, lebih sebagai edukasi dan pembiasaan untuk menciptakan interaksi yang kuat diantara anggota keluarga. Bahkan untuk hadiah, panitia telah menyiapkan yang spesial. Tak hanya berupa uang tunai, tapi juga ada perlengkapan rumah tangga, seperti microwave dan oven listrik. “Bisa untuk melengkapi dapur dan membuat keluarga makin hepi, “pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Tri Joko S
Editor: Ahmad Ma’mun

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Event lomba mewarnai yang melibatkan peserta dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jember, Lumajang dan Bondowoso telah dimulai, kemarin (24/9). Semua peserta telah menerima koran sebagai media mewarnai, bahkan di Bondowoso lomba tersebut dilakukan dengan berkumpul bersama guru dan keluarga.

Karakter Terbangun, Keluarga Makin Kompak

Hingga hari pertama lomba, para peserta terus bertambah, kantor Jawa Pos  Radar Jember yang berada di Jl A Yani nomor 99 ramai dikunjungi ayah dan bunda untuk mengambil koran, demi menyusul event lomba mewarnai. Seperti mama Nasya dan bunda Sukma yang mengambil koran untuk menyusul event lomba mewarnai bersama keluarga dirumah masing-masing.

Bunda Nasya salah seorang wali murid bertanya mengenai lomba mewarnai yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Jember. Dia meminta penjelasan, apakah masih bisa mendaftarkan anaknya. Sebab, lomba tersebut dinilai akan membahagiakan bagi sang buah hati. Apalagi, tema yang diangkat pada lomba ini, sangat dekat dengan keharmonisan keluarga.

Begitu melihat koran, dia melewati berita headline di halaman pertama koran Jawa Pos Radar Jember. Saking penasarannya, perhatiannya langsung tertuju pada halaman lomba. “Wow bagus, eh tapi kok besar sekali ya,” katanya sambil melihat gambar orang nomor satu di Jember yang terpampang di sudut pojok area gambar.

Manyambung pembicaraan, dia menceritakan event Jawa Pos Radar Jember yang sebelumnya. Bahwa, sang buah hati dikatakan juga pernah mengikuti lomba yang diadakan oleh media terbesar di Jember tersebut. “Anak saya sangat senang kalau event Jawa Pos Radar Jember, tapi dulu gak sebesar sekarang,” ungkapnya sambil membolak-balik dan mengamati koran Jawa Pos Radar Jember.

Dia mengaku senang dengan lomba ini, karena anaknya mempunyai minat dalam dunia mewarnai. Dengan event ini, minat dan bakat anaknya akan terbangun. “Kali ini besar sekali medianya, pasti seru,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh bunda Sukma saat mengambil koran Jawa Pos Radar Jember. Dia menceritakan, event lomba mewarnai kali ini, merupakan kali kedua bagi keluarganya. Sukma mengaku anak pertamanya pernah ikut event yang sama sebelumnya. “Tahun kemarin itu kakak nya yang ikut. Sekarang gantian adiknya,” jelas wali murid dari TK Kristen Aletheia tersebut.

Bahkan, Sukma terkejut saat melihat media mewarnai di koran cukup besar. Sebab, dia tidak pernah menjumpai hal serupa pada lomba-lomba mewarnai sebelumnya. “Wah besar sekali yang medianya, ini nanti kakaknya jadi bisa ikut menggambar bersama,” ungkap bunda Sukma.

Dengan seksama, Nindia petugas Front Office Jawa Pos Radar Jember menjelaskan petunjuk teknis perlombaan terhadap keduanya. Dimulai dari konsep lomba mewarnai yang melibatkan melibatkan anggota keluarga. Ayah, bunda kakak adik boleh ikut. Menurutnya, desain gambar yang besar itu juga dimaksudkan untuk membangun interaksi yang harmonis di internal keluarga. “Agar saat mewarnai nanti, terjadi interaksi di internal keluarga, sehingga canda tawa dan kesolidan keluarga semakin erat,” jawabnya.

Konsep itu, Lanjut Nindia, dilakukan karena melihat situasi keluarga akhir akhir ini yang terkesan kurang interaksi. Bahkan, saat akhir pekan, kebanyakan anggota keluarga sibuk dengan gagdet masing-masing. “Ada kecenderungan anggota keluarga saat berada dirumah terkesan kurang berkualitas, mestinya menjadi quality time, namun tidak demikian,” jelasnya.

Untuk membangun itu, Nindia memaparkan perlu adanya media alternatif untuk membangun interaksi yang harmonis keluarga. Yang dimaksud adalah event mewarnai ini, pihaknya pun mengatakan telah menggandeng perkumpulan terkait, yang satu misi membangun iklim keluarga yang lebih ceria. “Kami menawarkan alternatif interaksi bersama, melalui bunda PAUD, semoga ada kemanfaatan untuk keluarga,” tandasnya.

Event ini cukup memberi waktu yang ideal untuk menuntaskan pengerjaan mewarnai. Masing-masing dari peserta dibebaskan kapan saja mengerjakannya, yang pasti pada tanggal 1 Oktober 2022, hasilnya telah dikumpulkan. “Jadi bisa dikerjakan nyicil sesuai dengan mood putra putrinya, atau langsung selesai jadi, tapi pada prinsipnya pekerjaan harus selesai,” terang Nindia.

Dia mempertegas, bahwa event mewarnai ini, tidak sekedar memberi ruang menyalurkan minat dan bakat. Juga bukan semata-mata untuk menang-menangan. Namun, lebih sebagai edukasi dan pembiasaan untuk menciptakan interaksi yang kuat diantara anggota keluarga. Bahkan untuk hadiah, panitia telah menyiapkan yang spesial. Tak hanya berupa uang tunai, tapi juga ada perlengkapan rumah tangga, seperti microwave dan oven listrik. “Bisa untuk melengkapi dapur dan membuat keluarga makin hepi, “pungkasnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Tri Joko S
Editor: Ahmad Ma’mun

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/