alexametrics
20.1 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Bupati dan Wakil Bupati Jember Bertemu dengan KPK RI, Ada Apa ?

Mobile_AP_Rectangle 1

Sistem MCP nantinya akan membaca secara otomatis bagaimana kedisiplinan Jember. Sistem tersebut nantinya berimplikasi pada penilaian. “Implikasinya jelas pada penilaian. Kami dirembukkan dengan BPK, kemarin itu. Konek itu, kalau MCP-nya nggak bagus, hasil pekerjaannya juga nggak bagus,” jelasnya.

Kemudian, terkait kerugian negara akibat dugaan korupsi pada pemerintahan sebelumnya, pihaknya akan mendiskusikan langsung dengan tim ahli. Hendy juga menyebut, diskusi itu nantinya juga membahas tentang makna dari surat yang diterimanya.

“Kerugian dari bupati yang lama, kita harus mengembalikan. Kalau memang itu bisa dibuktikan. Untuk komunikasi, kita komunikasi pakai surat, karena beliau kan masih ada di Jember,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Delfi Nihayah

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Sistem MCP nantinya akan membaca secara otomatis bagaimana kedisiplinan Jember. Sistem tersebut nantinya berimplikasi pada penilaian. “Implikasinya jelas pada penilaian. Kami dirembukkan dengan BPK, kemarin itu. Konek itu, kalau MCP-nya nggak bagus, hasil pekerjaannya juga nggak bagus,” jelasnya.

Kemudian, terkait kerugian negara akibat dugaan korupsi pada pemerintahan sebelumnya, pihaknya akan mendiskusikan langsung dengan tim ahli. Hendy juga menyebut, diskusi itu nantinya juga membahas tentang makna dari surat yang diterimanya.

“Kerugian dari bupati yang lama, kita harus mengembalikan. Kalau memang itu bisa dibuktikan. Untuk komunikasi, kita komunikasi pakai surat, karena beliau kan masih ada di Jember,” pungkasnya.

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Delfi Nihayah

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

Sistem MCP nantinya akan membaca secara otomatis bagaimana kedisiplinan Jember. Sistem tersebut nantinya berimplikasi pada penilaian. “Implikasinya jelas pada penilaian. Kami dirembukkan dengan BPK, kemarin itu. Konek itu, kalau MCP-nya nggak bagus, hasil pekerjaannya juga nggak bagus,” jelasnya.

Kemudian, terkait kerugian negara akibat dugaan korupsi pada pemerintahan sebelumnya, pihaknya akan mendiskusikan langsung dengan tim ahli. Hendy juga menyebut, diskusi itu nantinya juga membahas tentang makna dari surat yang diterimanya.

“Kerugian dari bupati yang lama, kita harus mengembalikan. Kalau memang itu bisa dibuktikan. Untuk komunikasi, kita komunikasi pakai surat, karena beliau kan masih ada di Jember,” pungkasnya.

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Delfi Nihayah

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/