alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Jalan Terus meski Sempat Dapat Larangan dari Orang Tua

Karena pandemi Covid-19, dunia pendidikan pun terguncang. Anak-anak tak lagi bisa bertegur sapa dengan guru dan teman sekelasnya. Ditambah, ketersediaan sarana belajar daring membuat banyak peserta didik mati kutu ketika belajar di rumah. Beruntung, ada kelompok yang peduli dengan hal tersebut. Caranya dengan mengadakan kegiatan belajar dan menerapkan protokol Covid-19.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suara lalu-lalang kendaraan yang melintasi Jembatan Semanggi pagi itu menjadi ilustrasi tersendiri atas keceriaan sekelompok anak kecil yang sedang asyik bermain. Meski tertutup masker, ekspresi kerinduan tergambar jelas. Bak seorang anak yang lama tak berjumpa dengan sahabat-sahabatnya.

Bagaimana tidak, hampir empat bulan mereka tak bisa belajar di sekolah lantaran adanya wabah Covid-19. Karena itu juga, mereka tak bisa menghabiskan waktu bermain bersama rekan-rekan sebayanya.

Sekadar untuk me-refresh psikologis anak-anak yang lama tak mengenyam bangku sekolah, lembaga Amil Zakat AZKA Al Baitul Amin mengadakan kegiatan bertajuk Smart Holiday. “Ini merupakan kegiatan belajar dan bermain,” tutur Manajer AZKA Fiqih Ridho.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan bahwa banyak anak yang terdampak selama pandemi. Karena itu, kebutuhan pendidikan dan bermain anak jadi terbatas. “Kami sengaja mengadakan kegiatan ini untuk me-refresh anak-anak setelah lama tak bersekolah,” ungkapnya.

Meski demikian, Fiqih menegaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni mewajibkan anak-anak menggunakan masker, tetap berjarak meski sama-sama belajar dan bermain, dan tidak mengumpulkan banyak massa. Maksimal 20 orang. “Pemberian materinya juga sederhana. Misalnya, motivasi belajar, pesan moral keagamaan, dan membuat origami,” terangnya.

Dirinya menyatakan bahwa kegiatan tersebut menyasar yatim duafa. Sebab, secara psikologis, mereka lebih tertekan jika dibandingkan dengan anak-anak lain. Di akhir kegiatan, Fiqih menambahkan bahwa anak-anak tersebut diberi oleh-oleh berupa buku, tas, dan ATK. Tujuannya, supaya mereka bersemangat belajar ketika di rumah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suara lalu-lalang kendaraan yang melintasi Jembatan Semanggi pagi itu menjadi ilustrasi tersendiri atas keceriaan sekelompok anak kecil yang sedang asyik bermain. Meski tertutup masker, ekspresi kerinduan tergambar jelas. Bak seorang anak yang lama tak berjumpa dengan sahabat-sahabatnya.

Bagaimana tidak, hampir empat bulan mereka tak bisa belajar di sekolah lantaran adanya wabah Covid-19. Karena itu juga, mereka tak bisa menghabiskan waktu bermain bersama rekan-rekan sebayanya.

Sekadar untuk me-refresh psikologis anak-anak yang lama tak mengenyam bangku sekolah, lembaga Amil Zakat AZKA Al Baitul Amin mengadakan kegiatan bertajuk Smart Holiday. “Ini merupakan kegiatan belajar dan bermain,” tutur Manajer AZKA Fiqih Ridho.

Dia menjelaskan bahwa banyak anak yang terdampak selama pandemi. Karena itu, kebutuhan pendidikan dan bermain anak jadi terbatas. “Kami sengaja mengadakan kegiatan ini untuk me-refresh anak-anak setelah lama tak bersekolah,” ungkapnya.

Meski demikian, Fiqih menegaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni mewajibkan anak-anak menggunakan masker, tetap berjarak meski sama-sama belajar dan bermain, dan tidak mengumpulkan banyak massa. Maksimal 20 orang. “Pemberian materinya juga sederhana. Misalnya, motivasi belajar, pesan moral keagamaan, dan membuat origami,” terangnya.

Dirinya menyatakan bahwa kegiatan tersebut menyasar yatim duafa. Sebab, secara psikologis, mereka lebih tertekan jika dibandingkan dengan anak-anak lain. Di akhir kegiatan, Fiqih menambahkan bahwa anak-anak tersebut diberi oleh-oleh berupa buku, tas, dan ATK. Tujuannya, supaya mereka bersemangat belajar ketika di rumah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suara lalu-lalang kendaraan yang melintasi Jembatan Semanggi pagi itu menjadi ilustrasi tersendiri atas keceriaan sekelompok anak kecil yang sedang asyik bermain. Meski tertutup masker, ekspresi kerinduan tergambar jelas. Bak seorang anak yang lama tak berjumpa dengan sahabat-sahabatnya.

Bagaimana tidak, hampir empat bulan mereka tak bisa belajar di sekolah lantaran adanya wabah Covid-19. Karena itu juga, mereka tak bisa menghabiskan waktu bermain bersama rekan-rekan sebayanya.

Sekadar untuk me-refresh psikologis anak-anak yang lama tak mengenyam bangku sekolah, lembaga Amil Zakat AZKA Al Baitul Amin mengadakan kegiatan bertajuk Smart Holiday. “Ini merupakan kegiatan belajar dan bermain,” tutur Manajer AZKA Fiqih Ridho.

Dia menjelaskan bahwa banyak anak yang terdampak selama pandemi. Karena itu, kebutuhan pendidikan dan bermain anak jadi terbatas. “Kami sengaja mengadakan kegiatan ini untuk me-refresh anak-anak setelah lama tak bersekolah,” ungkapnya.

Meski demikian, Fiqih menegaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni mewajibkan anak-anak menggunakan masker, tetap berjarak meski sama-sama belajar dan bermain, dan tidak mengumpulkan banyak massa. Maksimal 20 orang. “Pemberian materinya juga sederhana. Misalnya, motivasi belajar, pesan moral keagamaan, dan membuat origami,” terangnya.

Dirinya menyatakan bahwa kegiatan tersebut menyasar yatim duafa. Sebab, secara psikologis, mereka lebih tertekan jika dibandingkan dengan anak-anak lain. Di akhir kegiatan, Fiqih menambahkan bahwa anak-anak tersebut diberi oleh-oleh berupa buku, tas, dan ATK. Tujuannya, supaya mereka bersemangat belajar ketika di rumah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/