alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Harga Ayam Mulai Normal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan harga kebutuhan bahan pokok biasanya naik menjelang Idul Adha. Untuk itu, pengendalian harga perlu dilakukan agar bahan-bahan pokok yang kerap dikonsumsi warga tidak melejit. Dengan harga yang stabil, setidaknya bisa meringankan beban warga di tengah wabah korona yang masih berlangsung saat ini.

Harga ayam potong yang sempat naik beberapa waktu lalu, pekan ini mulai stabil. Harga ayam potong kini berangsur turun ke harga normal. Menjelang Idul Adha akhir bulan nanti, ayam potong di pasar terbesar di Jember, yakni Pasar Tanjung, dijual dengan harga normal. Yaitu mulai harga Rp 26 ribu per kilogram.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tanjung, Devi. Dirinya mengungkapkan, normalnya harga ayam potong tersebut dipengaruhi stok ayam potong yang kembali tercukupi. “Awal bulan Juli ini harga ayam potong sempat naik. Sampai pernah harga Rp 45 ribu per kilogramnya. Karena memang susah mendapatkan pasokan ayamnya dari Jember,” ujar Devi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan begitu, pedagang mau tidak mau harus membeli stok ayam dari luar kota. Harganya pun dua kali lipat dari harga normal. Sehingga, harga jual pun otomatis melambung naik. Devi menambahkan, penurunan harga tersebut terjadi secara bertahap.

Harga tertinggi pada awal Juli lalu sekitar Rp 45 ribu. Kemudian berangsur turun ke angka Rp 40 ribu, Rp 35 ribu, Rp 30 ribu, hingga kini kembali ke harga normal. Yakni kisaran Rp 26 ribu per kilogram.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan harga kebutuhan bahan pokok biasanya naik menjelang Idul Adha. Untuk itu, pengendalian harga perlu dilakukan agar bahan-bahan pokok yang kerap dikonsumsi warga tidak melejit. Dengan harga yang stabil, setidaknya bisa meringankan beban warga di tengah wabah korona yang masih berlangsung saat ini.

Harga ayam potong yang sempat naik beberapa waktu lalu, pekan ini mulai stabil. Harga ayam potong kini berangsur turun ke harga normal. Menjelang Idul Adha akhir bulan nanti, ayam potong di pasar terbesar di Jember, yakni Pasar Tanjung, dijual dengan harga normal. Yaitu mulai harga Rp 26 ribu per kilogram.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tanjung, Devi. Dirinya mengungkapkan, normalnya harga ayam potong tersebut dipengaruhi stok ayam potong yang kembali tercukupi. “Awal bulan Juli ini harga ayam potong sempat naik. Sampai pernah harga Rp 45 ribu per kilogramnya. Karena memang susah mendapatkan pasokan ayamnya dari Jember,” ujar Devi.

Dengan begitu, pedagang mau tidak mau harus membeli stok ayam dari luar kota. Harganya pun dua kali lipat dari harga normal. Sehingga, harga jual pun otomatis melambung naik. Devi menambahkan, penurunan harga tersebut terjadi secara bertahap.

Harga tertinggi pada awal Juli lalu sekitar Rp 45 ribu. Kemudian berangsur turun ke angka Rp 40 ribu, Rp 35 ribu, Rp 30 ribu, hingga kini kembali ke harga normal. Yakni kisaran Rp 26 ribu per kilogram.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pergerakan harga kebutuhan bahan pokok biasanya naik menjelang Idul Adha. Untuk itu, pengendalian harga perlu dilakukan agar bahan-bahan pokok yang kerap dikonsumsi warga tidak melejit. Dengan harga yang stabil, setidaknya bisa meringankan beban warga di tengah wabah korona yang masih berlangsung saat ini.

Harga ayam potong yang sempat naik beberapa waktu lalu, pekan ini mulai stabil. Harga ayam potong kini berangsur turun ke harga normal. Menjelang Idul Adha akhir bulan nanti, ayam potong di pasar terbesar di Jember, yakni Pasar Tanjung, dijual dengan harga normal. Yaitu mulai harga Rp 26 ribu per kilogram.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tanjung, Devi. Dirinya mengungkapkan, normalnya harga ayam potong tersebut dipengaruhi stok ayam potong yang kembali tercukupi. “Awal bulan Juli ini harga ayam potong sempat naik. Sampai pernah harga Rp 45 ribu per kilogramnya. Karena memang susah mendapatkan pasokan ayamnya dari Jember,” ujar Devi.

Dengan begitu, pedagang mau tidak mau harus membeli stok ayam dari luar kota. Harganya pun dua kali lipat dari harga normal. Sehingga, harga jual pun otomatis melambung naik. Devi menambahkan, penurunan harga tersebut terjadi secara bertahap.

Harga tertinggi pada awal Juli lalu sekitar Rp 45 ribu. Kemudian berangsur turun ke angka Rp 40 ribu, Rp 35 ribu, Rp 30 ribu, hingga kini kembali ke harga normal. Yakni kisaran Rp 26 ribu per kilogram.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/