alexametrics
23.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Warga Nekat Tutup TPA Pakusari

Mobile_AP_Rectangle 1

Sebenarnya warga yang sawahnya tercemari limbah ini cukup lama mengadukan ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Jember. Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Karena itu, mereka nekat melakukan aksi penutupan TPA.

Bahkan ada empat pemilik lahan yang sawahnya jadi korban longsor seluas 2,5 hektare. “Tanah yang longsor ini milik Dandi dan Untung,” ujarnya.

Dalam aksi itu, warga menutup pintu masuk TPA dengan menggunakan bambu. Selain itu juga memasang tulisan soal penutupan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Aksi damai itu dikawal Kapolsek Pakusari AKP Yuliati dan anggota Koramil setempat. (jum/azi/hdi)

- Advertisement -

Sebenarnya warga yang sawahnya tercemari limbah ini cukup lama mengadukan ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Jember. Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Karena itu, mereka nekat melakukan aksi penutupan TPA.

Bahkan ada empat pemilik lahan yang sawahnya jadi korban longsor seluas 2,5 hektare. “Tanah yang longsor ini milik Dandi dan Untung,” ujarnya.

Dalam aksi itu, warga menutup pintu masuk TPA dengan menggunakan bambu. Selain itu juga memasang tulisan soal penutupan tersebut.

Aksi damai itu dikawal Kapolsek Pakusari AKP Yuliati dan anggota Koramil setempat. (jum/azi/hdi)

Sebenarnya warga yang sawahnya tercemari limbah ini cukup lama mengadukan ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Jember. Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Karena itu, mereka nekat melakukan aksi penutupan TPA.

Bahkan ada empat pemilik lahan yang sawahnya jadi korban longsor seluas 2,5 hektare. “Tanah yang longsor ini milik Dandi dan Untung,” ujarnya.

Dalam aksi itu, warga menutup pintu masuk TPA dengan menggunakan bambu. Selain itu juga memasang tulisan soal penutupan tersebut.

Aksi damai itu dikawal Kapolsek Pakusari AKP Yuliati dan anggota Koramil setempat. (jum/azi/hdi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/