alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Warga Nekat Tutup TPA Pakusari

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Puluhan warga yang ada di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sumberdandang, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari akhirnya tetap menggelar aksi. Mereka mendatangi lokasi untuk menutup TPA Kamis (25/7) pagi.

Kedatangan puluhan warga itu untuk memberi dukungan kepada empat warga lain, yang sawahnya tercemari limbah pembuangan sampah yang luasnya 0,250 ha (seperempat hektare).

Karena sawah yang tercemari limbah itu tepat di samping tembok TPA, sehingga air limbahnya langsung mencemari sawah.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sehingga warga tidak bisa menanam padi, karena sawahnya tercemari air limbah dan menyebabkan tanaman rusak,” ujar perwakilan warga.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Puluhan warga yang ada di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sumberdandang, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari akhirnya tetap menggelar aksi. Mereka mendatangi lokasi untuk menutup TPA Kamis (25/7) pagi.

Kedatangan puluhan warga itu untuk memberi dukungan kepada empat warga lain, yang sawahnya tercemari limbah pembuangan sampah yang luasnya 0,250 ha (seperempat hektare).

Karena sawah yang tercemari limbah itu tepat di samping tembok TPA, sehingga air limbahnya langsung mencemari sawah.

“Sehingga warga tidak bisa menanam padi, karena sawahnya tercemari air limbah dan menyebabkan tanaman rusak,” ujar perwakilan warga.

RADARJEMBER.ID – Puluhan warga yang ada di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sumberdandang, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari akhirnya tetap menggelar aksi. Mereka mendatangi lokasi untuk menutup TPA Kamis (25/7) pagi.

Kedatangan puluhan warga itu untuk memberi dukungan kepada empat warga lain, yang sawahnya tercemari limbah pembuangan sampah yang luasnya 0,250 ha (seperempat hektare).

Karena sawah yang tercemari limbah itu tepat di samping tembok TPA, sehingga air limbahnya langsung mencemari sawah.

“Sehingga warga tidak bisa menanam padi, karena sawahnya tercemari air limbah dan menyebabkan tanaman rusak,” ujar perwakilan warga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/