alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Stt.. Mbah Penjaga Situs Doplang Ini Pinter Bahasa Inggris, Lho

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID -Pengabdian Abdul Rahim sebagai juru pelihara (jupel) cagar budaya di Dusun, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, patut diacungi jempol. Selama 35 tahun, bapak anak lima ini telah berjasa memelihara, merawat dan melindungi benda purbakala.

“Situs Doplang terdiri dari Menhir, Batu Kenong Tunggal, Batu Kenong Kembar dan Dolmen.Setiap hari benda purbakala itu saya bersihkan menggunakan air, sikat dan sabun agar tidak kotor. Selain itu juga menyapu lokasi areal Situs Doplang untuk membersihkan dedaunan Mahoni,” jelas Rahim.

Pria kelahiran 1938 itu mengaku merasa senang menjalankan tugas tersebut. Kendati honor yang ia terima cukup kecil.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan tahun pertama merawat situs purbakala itu, Rahim hanya menerima honor Rp 600.000. Namun hal itu tidak menyurutkan kesetiaannya untuk merawat Situs Doplang tersebut.

“Di Situs ini terdapat 40 Batu Kenong, 1 Dolmen dan 2 Menhir. Semuanya kondisinya terawat. Tiap hari ada saja orang yang datang untuk melihat,” tandasnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID -Pengabdian Abdul Rahim sebagai juru pelihara (jupel) cagar budaya di Dusun, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, patut diacungi jempol. Selama 35 tahun, bapak anak lima ini telah berjasa memelihara, merawat dan melindungi benda purbakala.

“Situs Doplang terdiri dari Menhir, Batu Kenong Tunggal, Batu Kenong Kembar dan Dolmen.Setiap hari benda purbakala itu saya bersihkan menggunakan air, sikat dan sabun agar tidak kotor. Selain itu juga menyapu lokasi areal Situs Doplang untuk membersihkan dedaunan Mahoni,” jelas Rahim.

Pria kelahiran 1938 itu mengaku merasa senang menjalankan tugas tersebut. Kendati honor yang ia terima cukup kecil.

Bahkan tahun pertama merawat situs purbakala itu, Rahim hanya menerima honor Rp 600.000. Namun hal itu tidak menyurutkan kesetiaannya untuk merawat Situs Doplang tersebut.

“Di Situs ini terdapat 40 Batu Kenong, 1 Dolmen dan 2 Menhir. Semuanya kondisinya terawat. Tiap hari ada saja orang yang datang untuk melihat,” tandasnya.

RADARJEMBER.ID -Pengabdian Abdul Rahim sebagai juru pelihara (jupel) cagar budaya di Dusun, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, patut diacungi jempol. Selama 35 tahun, bapak anak lima ini telah berjasa memelihara, merawat dan melindungi benda purbakala.

“Situs Doplang terdiri dari Menhir, Batu Kenong Tunggal, Batu Kenong Kembar dan Dolmen.Setiap hari benda purbakala itu saya bersihkan menggunakan air, sikat dan sabun agar tidak kotor. Selain itu juga menyapu lokasi areal Situs Doplang untuk membersihkan dedaunan Mahoni,” jelas Rahim.

Pria kelahiran 1938 itu mengaku merasa senang menjalankan tugas tersebut. Kendati honor yang ia terima cukup kecil.

Bahkan tahun pertama merawat situs purbakala itu, Rahim hanya menerima honor Rp 600.000. Namun hal itu tidak menyurutkan kesetiaannya untuk merawat Situs Doplang tersebut.

“Di Situs ini terdapat 40 Batu Kenong, 1 Dolmen dan 2 Menhir. Semuanya kondisinya terawat. Tiap hari ada saja orang yang datang untuk melihat,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/