alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Bantah Truk Over Kapasitas

Klaim Limbah Tidak Dibuang Sembarangan

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Isu yang menerpa Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember terkait dugaan kendaraan truk yang disebut-sebut melebihi tonase membuat direksi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kopi dan karet ini angkat bicara. Direktur PDP Kahyangan Sofyan Tsauri menyebut, selama ini perusahaan yang dipimpinnya tidak pernah mengoperasikan truk-truk dengan muatan 20 sampai 25 ton, sebagaimana yang diisukan. “Truk-truk kita yang selama ini beroperasi itu truk kecil. Itu pun mungkin kisarannya tidak lebih dari 10 ton,” kata Sofyan ketika dikonfirmasi, kemarin.

BACA JUGA : Bantaran Kali Jadi Ajang Wisata Air

Kalaupun ada truk operasional yang muatannya lebih dari 10 ton tersebut, diakui Sofyan milik rekanan, mitra perusahaan yang telah bekerja sama melalui kontrak. Namun demikian, ukuran tonasenya juga dirasa tidak terlampau jauh dengan truk-truk di perusahaan PDP Kahyangan sendiri. “Mungkin yang disorot mereka truk milik rekanan. Tapi, menurut kami itu tidak sampai berkapasitas seperti yang dikeluhkan,” sebutnya.

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Isu yang menerpa Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember terkait dugaan kendaraan truk yang disebut-sebut melebihi tonase membuat direksi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kopi dan karet ini angkat bicara. Direktur PDP Kahyangan Sofyan Tsauri menyebut, selama ini perusahaan yang dipimpinnya tidak pernah mengoperasikan truk-truk dengan muatan 20 sampai 25 ton, sebagaimana yang diisukan. “Truk-truk kita yang selama ini beroperasi itu truk kecil. Itu pun mungkin kisarannya tidak lebih dari 10 ton,” kata Sofyan ketika dikonfirmasi, kemarin.

BACA JUGA : Bantaran Kali Jadi Ajang Wisata Air

Kalaupun ada truk operasional yang muatannya lebih dari 10 ton tersebut, diakui Sofyan milik rekanan, mitra perusahaan yang telah bekerja sama melalui kontrak. Namun demikian, ukuran tonasenya juga dirasa tidak terlampau jauh dengan truk-truk di perusahaan PDP Kahyangan sendiri. “Mungkin yang disorot mereka truk milik rekanan. Tapi, menurut kami itu tidak sampai berkapasitas seperti yang dikeluhkan,” sebutnya.

KALIWATES, Radar Jember – Isu yang menerpa Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember terkait dugaan kendaraan truk yang disebut-sebut melebihi tonase membuat direksi perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kopi dan karet ini angkat bicara. Direktur PDP Kahyangan Sofyan Tsauri menyebut, selama ini perusahaan yang dipimpinnya tidak pernah mengoperasikan truk-truk dengan muatan 20 sampai 25 ton, sebagaimana yang diisukan. “Truk-truk kita yang selama ini beroperasi itu truk kecil. Itu pun mungkin kisarannya tidak lebih dari 10 ton,” kata Sofyan ketika dikonfirmasi, kemarin.

BACA JUGA : Bantaran Kali Jadi Ajang Wisata Air

Kalaupun ada truk operasional yang muatannya lebih dari 10 ton tersebut, diakui Sofyan milik rekanan, mitra perusahaan yang telah bekerja sama melalui kontrak. Namun demikian, ukuran tonasenya juga dirasa tidak terlampau jauh dengan truk-truk di perusahaan PDP Kahyangan sendiri. “Mungkin yang disorot mereka truk milik rekanan. Tapi, menurut kami itu tidak sampai berkapasitas seperti yang dikeluhkan,” sebutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/