alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Pelayanan Pustu Dirasa Belum Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Keberadaan puskesmas pembantu (pustu) memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih pada puskesmas yang menaungi cakupan wilayah kecamatan yang cukup luas seperti Kecamatan Ajung dan Kalisat. Namun, saat ini keberadaan pustu belum optimal.

BACA JUGA : Hendak Salat Asar, Warga Jember Meninggal Terserempet Kereta Api

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Lilik Lailiyah menuturkan, setiap kecamatan di Kabupaten Jember memiliki puskesmas lengkap dengan pustunya. Saat ini, terdapat 50 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Jember. sedangkan jumlah pustu sekitar 130. “Jadi, memang ada kecamatan yang memiliki pustu lebih dari satu. Biasanya terdapat pada kecamatan yang cakupan wilayahnya luas, seperti Ajung dan Kalisat,” jelas Lilik kepada Jawa Pos Radar Jember saat ditemui di kantornya, kemarin (24/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya mengakui, sampai saat ini pelayanan pustu belum bisa beroperasi secara optimal. Selain karena jumlah sumber daya manusia (SDM) masih kurang, pustu juga masih digunakan sebagai tempat vaksinasi. “Kami jumlah SDM-nya terbatas. Jadi, saat ini mereka banyak yang turun ke rumah-rumah warga dalam pelayanan vaksinasi,” terangnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Keberadaan puskesmas pembantu (pustu) memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih pada puskesmas yang menaungi cakupan wilayah kecamatan yang cukup luas seperti Kecamatan Ajung dan Kalisat. Namun, saat ini keberadaan pustu belum optimal.

BACA JUGA : Hendak Salat Asar, Warga Jember Meninggal Terserempet Kereta Api

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Lilik Lailiyah menuturkan, setiap kecamatan di Kabupaten Jember memiliki puskesmas lengkap dengan pustunya. Saat ini, terdapat 50 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Jember. sedangkan jumlah pustu sekitar 130. “Jadi, memang ada kecamatan yang memiliki pustu lebih dari satu. Biasanya terdapat pada kecamatan yang cakupan wilayahnya luas, seperti Ajung dan Kalisat,” jelas Lilik kepada Jawa Pos Radar Jember saat ditemui di kantornya, kemarin (24/5).

Dirinya mengakui, sampai saat ini pelayanan pustu belum bisa beroperasi secara optimal. Selain karena jumlah sumber daya manusia (SDM) masih kurang, pustu juga masih digunakan sebagai tempat vaksinasi. “Kami jumlah SDM-nya terbatas. Jadi, saat ini mereka banyak yang turun ke rumah-rumah warga dalam pelayanan vaksinasi,” terangnya.

PATRANG, Radar Jember – Keberadaan puskesmas pembantu (pustu) memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih pada puskesmas yang menaungi cakupan wilayah kecamatan yang cukup luas seperti Kecamatan Ajung dan Kalisat. Namun, saat ini keberadaan pustu belum optimal.

BACA JUGA : Hendak Salat Asar, Warga Jember Meninggal Terserempet Kereta Api

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Lilik Lailiyah menuturkan, setiap kecamatan di Kabupaten Jember memiliki puskesmas lengkap dengan pustunya. Saat ini, terdapat 50 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Jember. sedangkan jumlah pustu sekitar 130. “Jadi, memang ada kecamatan yang memiliki pustu lebih dari satu. Biasanya terdapat pada kecamatan yang cakupan wilayahnya luas, seperti Ajung dan Kalisat,” jelas Lilik kepada Jawa Pos Radar Jember saat ditemui di kantornya, kemarin (24/5).

Dirinya mengakui, sampai saat ini pelayanan pustu belum bisa beroperasi secara optimal. Selain karena jumlah sumber daya manusia (SDM) masih kurang, pustu juga masih digunakan sebagai tempat vaksinasi. “Kami jumlah SDM-nya terbatas. Jadi, saat ini mereka banyak yang turun ke rumah-rumah warga dalam pelayanan vaksinasi,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/