alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Jaga Kestabilan Harga, Bupati Bakal Sidak di Beberapa Pasar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejak awal Maret lalu, kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok di Kabupaten Jember menjadi penyebab terjadinya inflasi. Sehingga hal ini menjadi tekanan besar bagi masyarakat setempat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo mengatakan, terjadinya inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri merupakan hal biasa yang rutin terjadi. Kali ini, ada empat komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi tersebut. Antara lain daging ayam broiler, telur ayam, bawang merah dan cabai rawit.
“Untuk Jember kami informasikan, sudah kami tetapkan ada empat komoditas yang secara historis memiliki kontribusi besar dalam tekanan inflasi itu tadi. Ada bawang merah, cabai rawit, daging ayam dan telur ayam,” ungkapnya saat ditemui dalam rapat persiapan Idul Fitri bersama Bupati dan OPD Pemkab Jember, Jumat (23/4).
Menanggapi hal tersebut, pihaknya bersama Bupati Jember akan terus melakukan kontrol harga setiap komoditi. Selain itu juga memantau stok persediaan barang, kondisi atau kualitas barang, dan memantau adanya perbedaan harga. Mengingat perayaan Idul Fitri yang juga semakin dekat. Informasi jumlah ketersediaan komoditas yang telah dipantau nantinya akan dibuat inventaris oleh dinas terkait.
“Jika nanti ada ketersediaan yang belum tercukupi kami akan mendorong agar dilakukan kerja sama antar daerah yang dalam kondisi surplus. Mungkin dilakukan kerja sama untuk bisa memenuhi kebutuhan yang mungkin menjadi tekanan inflasi di Jember,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam menjaga kestabilan harga, dirinya akan menggandeng BI untuk melakukan sidak di beberapa pasar. Menurutnya, jika ditemukan adanya ketidakseimbangan atau perbedaan harga, maka akan dilakukan intervensi lebih lanjut.
“Kita harus segera survei pasar. Beberapa pasar akan kita pilih untuk melihat kondisi yang sebenarnya tentang kestabilan harga, tentang ketersediaan pasokan,” paparnya usai rapat persiapan Idul Fitri di Pendapa Wahyawibawagraha.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejak awal Maret lalu, kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok di Kabupaten Jember menjadi penyebab terjadinya inflasi. Sehingga hal ini menjadi tekanan besar bagi masyarakat setempat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo mengatakan, terjadinya inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri merupakan hal biasa yang rutin terjadi. Kali ini, ada empat komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi tersebut. Antara lain daging ayam broiler, telur ayam, bawang merah dan cabai rawit.
“Untuk Jember kami informasikan, sudah kami tetapkan ada empat komoditas yang secara historis memiliki kontribusi besar dalam tekanan inflasi itu tadi. Ada bawang merah, cabai rawit, daging ayam dan telur ayam,” ungkapnya saat ditemui dalam rapat persiapan Idul Fitri bersama Bupati dan OPD Pemkab Jember, Jumat (23/4).
Menanggapi hal tersebut, pihaknya bersama Bupati Jember akan terus melakukan kontrol harga setiap komoditi. Selain itu juga memantau stok persediaan barang, kondisi atau kualitas barang, dan memantau adanya perbedaan harga. Mengingat perayaan Idul Fitri yang juga semakin dekat. Informasi jumlah ketersediaan komoditas yang telah dipantau nantinya akan dibuat inventaris oleh dinas terkait.
“Jika nanti ada ketersediaan yang belum tercukupi kami akan mendorong agar dilakukan kerja sama antar daerah yang dalam kondisi surplus. Mungkin dilakukan kerja sama untuk bisa memenuhi kebutuhan yang mungkin menjadi tekanan inflasi di Jember,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam menjaga kestabilan harga, dirinya akan menggandeng BI untuk melakukan sidak di beberapa pasar. Menurutnya, jika ditemukan adanya ketidakseimbangan atau perbedaan harga, maka akan dilakukan intervensi lebih lanjut.
“Kita harus segera survei pasar. Beberapa pasar akan kita pilih untuk melihat kondisi yang sebenarnya tentang kestabilan harga, tentang ketersediaan pasokan,” paparnya usai rapat persiapan Idul Fitri di Pendapa Wahyawibawagraha.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Sejak awal Maret lalu, kenaikan harga pada beberapa komoditas bahan pokok di Kabupaten Jember menjadi penyebab terjadinya inflasi. Sehingga hal ini menjadi tekanan besar bagi masyarakat setempat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo mengatakan, terjadinya inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri merupakan hal biasa yang rutin terjadi. Kali ini, ada empat komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi tersebut. Antara lain daging ayam broiler, telur ayam, bawang merah dan cabai rawit.
“Untuk Jember kami informasikan, sudah kami tetapkan ada empat komoditas yang secara historis memiliki kontribusi besar dalam tekanan inflasi itu tadi. Ada bawang merah, cabai rawit, daging ayam dan telur ayam,” ungkapnya saat ditemui dalam rapat persiapan Idul Fitri bersama Bupati dan OPD Pemkab Jember, Jumat (23/4).
Menanggapi hal tersebut, pihaknya bersama Bupati Jember akan terus melakukan kontrol harga setiap komoditi. Selain itu juga memantau stok persediaan barang, kondisi atau kualitas barang, dan memantau adanya perbedaan harga. Mengingat perayaan Idul Fitri yang juga semakin dekat. Informasi jumlah ketersediaan komoditas yang telah dipantau nantinya akan dibuat inventaris oleh dinas terkait.
“Jika nanti ada ketersediaan yang belum tercukupi kami akan mendorong agar dilakukan kerja sama antar daerah yang dalam kondisi surplus. Mungkin dilakukan kerja sama untuk bisa memenuhi kebutuhan yang mungkin menjadi tekanan inflasi di Jember,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, dalam menjaga kestabilan harga, dirinya akan menggandeng BI untuk melakukan sidak di beberapa pasar. Menurutnya, jika ditemukan adanya ketidakseimbangan atau perbedaan harga, maka akan dilakukan intervensi lebih lanjut.
“Kita harus segera survei pasar. Beberapa pasar akan kita pilih untuk melihat kondisi yang sebenarnya tentang kestabilan harga, tentang ketersediaan pasokan,” paparnya usai rapat persiapan Idul Fitri di Pendapa Wahyawibawagraha.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/