alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pengadilan Agama Jember Didemo, Minta Tindakan Dugaan Ketimpangan Hukum

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Massa dari Lembaga Pemerhati Hukum Indonesia (LPHI) melakukan demonstrasi di depan Pengadilan Agama (PA) Jember, kemarin, (24/3). Di Jalan Cenderawasih nomor 27, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang tersebut, mereka menuntut keadilan.

Baca Juga : Justin Bieber Adakan Konser Di Indonesia 

Massa meminta ada tindakan tegas atas dugaan ketimpangan hukum. Mereka juga memohon Ketua PA Jember untuk meninjau kembali putusan perkara terkait harta gono-gini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hasan Basri, perwakilan LPHI, menyebut ada warga yang meminta keadilan. “Adanya putusan yang dinilai tidak memihak kepada salah satu warga dalam mencari keadilan, sehingga kami perlu melakukan penekanan,” tuturnya kepada wartawan.

Sependapat dengan Hasan, kuasa hukum pihak yang berperkara sekaligus korlap aksi, Ali Safit Tarmizi, menyatakan bahwa aksi ini bermaksud mengapresiasi kinerja hakim, terutama Ketua PA Jember. “Semoga hakim di PA bisa kooperatif dan memahami betul dalam menangani perkara ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Humas PA Jember Nur Chozin mengatakan, demonstrasi tersebut merupakan buntut dari ketidakpuasan hasil putusan hakim. Hal tersebut berawal dari perkara yang ditangani Ali Safit Tarmizi, kuasa hukum seorang penggugat. Dalam putusan hakim, kasusnya kalah dalam persidangan, “Dia merasa putusan tersebut tidak adil dan merugikan pihaknya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam hukum acara, jika kalah atas putusan pengadilan, selayaknya melakukan upaya hukum lanjutan, yaitu banding. “Pengadilan Agama tahu betul aturannya bahwa tidak ada kewenangan untuk meninjau kembali,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Massa dari Lembaga Pemerhati Hukum Indonesia (LPHI) melakukan demonstrasi di depan Pengadilan Agama (PA) Jember, kemarin, (24/3). Di Jalan Cenderawasih nomor 27, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang tersebut, mereka menuntut keadilan.

Baca Juga : Justin Bieber Adakan Konser Di Indonesia 

Massa meminta ada tindakan tegas atas dugaan ketimpangan hukum. Mereka juga memohon Ketua PA Jember untuk meninjau kembali putusan perkara terkait harta gono-gini.

Hasan Basri, perwakilan LPHI, menyebut ada warga yang meminta keadilan. “Adanya putusan yang dinilai tidak memihak kepada salah satu warga dalam mencari keadilan, sehingga kami perlu melakukan penekanan,” tuturnya kepada wartawan.

Sependapat dengan Hasan, kuasa hukum pihak yang berperkara sekaligus korlap aksi, Ali Safit Tarmizi, menyatakan bahwa aksi ini bermaksud mengapresiasi kinerja hakim, terutama Ketua PA Jember. “Semoga hakim di PA bisa kooperatif dan memahami betul dalam menangani perkara ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Humas PA Jember Nur Chozin mengatakan, demonstrasi tersebut merupakan buntut dari ketidakpuasan hasil putusan hakim. Hal tersebut berawal dari perkara yang ditangani Ali Safit Tarmizi, kuasa hukum seorang penggugat. Dalam putusan hakim, kasusnya kalah dalam persidangan, “Dia merasa putusan tersebut tidak adil dan merugikan pihaknya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam hukum acara, jika kalah atas putusan pengadilan, selayaknya melakukan upaya hukum lanjutan, yaitu banding. “Pengadilan Agama tahu betul aturannya bahwa tidak ada kewenangan untuk meninjau kembali,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Massa dari Lembaga Pemerhati Hukum Indonesia (LPHI) melakukan demonstrasi di depan Pengadilan Agama (PA) Jember, kemarin, (24/3). Di Jalan Cenderawasih nomor 27, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang tersebut, mereka menuntut keadilan.

Baca Juga : Justin Bieber Adakan Konser Di Indonesia 

Massa meminta ada tindakan tegas atas dugaan ketimpangan hukum. Mereka juga memohon Ketua PA Jember untuk meninjau kembali putusan perkara terkait harta gono-gini.

Hasan Basri, perwakilan LPHI, menyebut ada warga yang meminta keadilan. “Adanya putusan yang dinilai tidak memihak kepada salah satu warga dalam mencari keadilan, sehingga kami perlu melakukan penekanan,” tuturnya kepada wartawan.

Sependapat dengan Hasan, kuasa hukum pihak yang berperkara sekaligus korlap aksi, Ali Safit Tarmizi, menyatakan bahwa aksi ini bermaksud mengapresiasi kinerja hakim, terutama Ketua PA Jember. “Semoga hakim di PA bisa kooperatif dan memahami betul dalam menangani perkara ini,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Humas PA Jember Nur Chozin mengatakan, demonstrasi tersebut merupakan buntut dari ketidakpuasan hasil putusan hakim. Hal tersebut berawal dari perkara yang ditangani Ali Safit Tarmizi, kuasa hukum seorang penggugat. Dalam putusan hakim, kasusnya kalah dalam persidangan, “Dia merasa putusan tersebut tidak adil dan merugikan pihaknya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam hukum acara, jika kalah atas putusan pengadilan, selayaknya melakukan upaya hukum lanjutan, yaitu banding. “Pengadilan Agama tahu betul aturannya bahwa tidak ada kewenangan untuk meninjau kembali,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/