alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Rest Area Jubung Ditutup Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anak-anak muda maupun pekerja yang terbiasa nongkrong di Rest Area Jubung, Sikorambi, tampaknya harus mulai menahan diri. Sebab, kawasan ini telah resmi ditutup sementara waktu untuk mencegah wabah virus korona yang dikhawatirkan makin menyebar.

Terhitung sejak Selasa (24/3) kemarin, kawasan ini dikosongkan. Para pecinta kopi dan pemilik kafe diimbau agar sementara waktu tidak melangsungkan aktivitas apa pun hingga batas waktu yang ditentukan.

Meskipun kebijakan lockdown itu diberlakukan hanya tiga hari, namun pemerintah desa setempat memastikan hal itu sudah sesuai prosedur dan pertimbangan matang. “Ini tindak lanjut edaran dari pemerintah, yaitu antisipasi penyebaran virus korona,” kata Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anak-anak muda maupun pekerja yang terbiasa nongkrong di Rest Area Jubung, Sikorambi, tampaknya harus mulai menahan diri. Sebab, kawasan ini telah resmi ditutup sementara waktu untuk mencegah wabah virus korona yang dikhawatirkan makin menyebar.

Terhitung sejak Selasa (24/3) kemarin, kawasan ini dikosongkan. Para pecinta kopi dan pemilik kafe diimbau agar sementara waktu tidak melangsungkan aktivitas apa pun hingga batas waktu yang ditentukan.

Meskipun kebijakan lockdown itu diberlakukan hanya tiga hari, namun pemerintah desa setempat memastikan hal itu sudah sesuai prosedur dan pertimbangan matang. “Ini tindak lanjut edaran dari pemerintah, yaitu antisipasi penyebaran virus korona,” kata Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Anak-anak muda maupun pekerja yang terbiasa nongkrong di Rest Area Jubung, Sikorambi, tampaknya harus mulai menahan diri. Sebab, kawasan ini telah resmi ditutup sementara waktu untuk mencegah wabah virus korona yang dikhawatirkan makin menyebar.

Terhitung sejak Selasa (24/3) kemarin, kawasan ini dikosongkan. Para pecinta kopi dan pemilik kafe diimbau agar sementara waktu tidak melangsungkan aktivitas apa pun hingga batas waktu yang ditentukan.

Meskipun kebijakan lockdown itu diberlakukan hanya tiga hari, namun pemerintah desa setempat memastikan hal itu sudah sesuai prosedur dan pertimbangan matang. “Ini tindak lanjut edaran dari pemerintah, yaitu antisipasi penyebaran virus korona,” kata Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/