23.7 C
Jember
Friday, 3 February 2023

Harus Pandai-Pandai Pilih Jalan

Mobile_AP_Rectangle 1

TUMPENG, Radar Ijen – Jalan raya di Desa Tumpeng yang menghubungkan Kecamatan Wonosari dengan Kecamatan Pujer menjadi lintasan yang membahayakan bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Sebab, kondisi jalan tersebut rusak.

BACA JUGA : Hati-Hati Dugaan Pupuk Palsu, NPK Phonska Berbeda Dengan NPK Ponskah

Di jalan yang ramai mobilitas pengendara itu juga tidak ada penanda bahaya, atau tanda-tanda jalan rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, para pengendara kerap berebut jalan untuk menghindari jalan rusak. Hal itu cukup membahayakan bagi warga yang biasa melintas, apalagi yang terburu-buru. Bahkan, untuk salipan dan saling mendahului antarpengendara juga tidak bisa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah seorang warga bernama Wasil, yang biasa melintas, mengatakan, paling bahaya ketika sesama pengendara saling berebut jalan. Potensi terjadinya kecelakaan cukup besar. Sebab, salah satu pengendara mengambil jalan pengendara lainnya. “Ini sering terjadi, rebutan jalan. Harus ada yang mengalah salah satu, karena jalannya sudah rusak,” katanya.

- Advertisement -

TUMPENG, Radar Ijen – Jalan raya di Desa Tumpeng yang menghubungkan Kecamatan Wonosari dengan Kecamatan Pujer menjadi lintasan yang membahayakan bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Sebab, kondisi jalan tersebut rusak.

BACA JUGA : Hati-Hati Dugaan Pupuk Palsu, NPK Phonska Berbeda Dengan NPK Ponskah

Di jalan yang ramai mobilitas pengendara itu juga tidak ada penanda bahaya, atau tanda-tanda jalan rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, para pengendara kerap berebut jalan untuk menghindari jalan rusak. Hal itu cukup membahayakan bagi warga yang biasa melintas, apalagi yang terburu-buru. Bahkan, untuk salipan dan saling mendahului antarpengendara juga tidak bisa.

Salah seorang warga bernama Wasil, yang biasa melintas, mengatakan, paling bahaya ketika sesama pengendara saling berebut jalan. Potensi terjadinya kecelakaan cukup besar. Sebab, salah satu pengendara mengambil jalan pengendara lainnya. “Ini sering terjadi, rebutan jalan. Harus ada yang mengalah salah satu, karena jalannya sudah rusak,” katanya.

TUMPENG, Radar Ijen – Jalan raya di Desa Tumpeng yang menghubungkan Kecamatan Wonosari dengan Kecamatan Pujer menjadi lintasan yang membahayakan bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Sebab, kondisi jalan tersebut rusak.

BACA JUGA : Hati-Hati Dugaan Pupuk Palsu, NPK Phonska Berbeda Dengan NPK Ponskah

Di jalan yang ramai mobilitas pengendara itu juga tidak ada penanda bahaya, atau tanda-tanda jalan rusak. Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, para pengendara kerap berebut jalan untuk menghindari jalan rusak. Hal itu cukup membahayakan bagi warga yang biasa melintas, apalagi yang terburu-buru. Bahkan, untuk salipan dan saling mendahului antarpengendara juga tidak bisa.

Salah seorang warga bernama Wasil, yang biasa melintas, mengatakan, paling bahaya ketika sesama pengendara saling berebut jalan. Potensi terjadinya kecelakaan cukup besar. Sebab, salah satu pengendara mengambil jalan pengendara lainnya. “Ini sering terjadi, rebutan jalan. Harus ada yang mengalah salah satu, karena jalannya sudah rusak,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca