alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Kabar Gembira, Jember Mulai Lakukan Vaksinasi Booster

Terbatas Hanya untuk Lansia

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster secara serentak dilaksanakan untuk memberikan ketahanan para tenaga kesehatan (nakes). Sebab, nakes sangat dekat dan berisiko tertular berbagai varian Covid-19. Sementara untuk golongan lain, vaksinasi yang akrab disapa vaksin booster itu belum bisa diberikan karena harus memenuhi berbagai persyaratan.

Salah satunya adalah sudah tercapainya capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70 persen dan vaksinasi lansia sejumlah 60 persen. Meski begitu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember  dr Lilik Lailiyah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memulai vaksinasi dosis ketiga. Bahkan, kini sudah mencapai sekitar 0,3 persen.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini secara terbatas. “Sasarannya adalah lansia,” lanjutnya. Targetnya, capaian dosis 1 dan vaksinasi lansia dapat rampung minggu ini. Dengan begitu, pihaknya bisa membuka vaksinasi dosis tiga secara luas setelah berkoordinasi dengan bupati.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember terkait dengan hal tersebut, dr Angga Mardro Raharjo menuturkan bahwa tidak ada perkara jika vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini digelar meski Jember belum masuk ke PPKM level 1. Sebab, tujuan vaksinasi sendiri memang awalnya difokuskan untuk kelompok yang berisiko tinggi. “Nakes didahulukan karena dekat dengan virus itu, kini lansia juga perlu karena mereka sangat rentan,” papar dokter spesialis penanganan Covid-19 tersebut.

Belum lagi, para lansia itu bisa dengan mudah terpapar meski tak keluar rumah sekalipun. Mengingat, aktivitas penghuni rumah lain berisiko menjadi carrier alias pembawa virus.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster secara serentak dilaksanakan untuk memberikan ketahanan para tenaga kesehatan (nakes). Sebab, nakes sangat dekat dan berisiko tertular berbagai varian Covid-19. Sementara untuk golongan lain, vaksinasi yang akrab disapa vaksin booster itu belum bisa diberikan karena harus memenuhi berbagai persyaratan.

Salah satunya adalah sudah tercapainya capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70 persen dan vaksinasi lansia sejumlah 60 persen. Meski begitu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember  dr Lilik Lailiyah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memulai vaksinasi dosis ketiga. Bahkan, kini sudah mencapai sekitar 0,3 persen.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini secara terbatas. “Sasarannya adalah lansia,” lanjutnya. Targetnya, capaian dosis 1 dan vaksinasi lansia dapat rampung minggu ini. Dengan begitu, pihaknya bisa membuka vaksinasi dosis tiga secara luas setelah berkoordinasi dengan bupati.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember terkait dengan hal tersebut, dr Angga Mardro Raharjo menuturkan bahwa tidak ada perkara jika vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini digelar meski Jember belum masuk ke PPKM level 1. Sebab, tujuan vaksinasi sendiri memang awalnya difokuskan untuk kelompok yang berisiko tinggi. “Nakes didahulukan karena dekat dengan virus itu, kini lansia juga perlu karena mereka sangat rentan,” papar dokter spesialis penanganan Covid-19 tersebut.

Belum lagi, para lansia itu bisa dengan mudah terpapar meski tak keluar rumah sekalipun. Mengingat, aktivitas penghuni rumah lain berisiko menjadi carrier alias pembawa virus.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster secara serentak dilaksanakan untuk memberikan ketahanan para tenaga kesehatan (nakes). Sebab, nakes sangat dekat dan berisiko tertular berbagai varian Covid-19. Sementara untuk golongan lain, vaksinasi yang akrab disapa vaksin booster itu belum bisa diberikan karena harus memenuhi berbagai persyaratan.

Salah satunya adalah sudah tercapainya capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 70 persen dan vaksinasi lansia sejumlah 60 persen. Meski begitu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember  dr Lilik Lailiyah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memulai vaksinasi dosis ketiga. Bahkan, kini sudah mencapai sekitar 0,3 persen.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini secara terbatas. “Sasarannya adalah lansia,” lanjutnya. Targetnya, capaian dosis 1 dan vaksinasi lansia dapat rampung minggu ini. Dengan begitu, pihaknya bisa membuka vaksinasi dosis tiga secara luas setelah berkoordinasi dengan bupati.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember terkait dengan hal tersebut, dr Angga Mardro Raharjo menuturkan bahwa tidak ada perkara jika vaksinasi dosis tiga atau vaksin booster ini digelar meski Jember belum masuk ke PPKM level 1. Sebab, tujuan vaksinasi sendiri memang awalnya difokuskan untuk kelompok yang berisiko tinggi. “Nakes didahulukan karena dekat dengan virus itu, kini lansia juga perlu karena mereka sangat rentan,” papar dokter spesialis penanganan Covid-19 tersebut.

Belum lagi, para lansia itu bisa dengan mudah terpapar meski tak keluar rumah sekalipun. Mengingat, aktivitas penghuni rumah lain berisiko menjadi carrier alias pembawa virus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/