alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bakal Bangun Kebun Edukatif di JSG, Dulur Setuju ?

Jember Bakal Manfaatkan Lahan JSG Jadi Kebun Edukatif, Rencananya Direalisasikan Setelah Porprov

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Stadion termegah Jember Sport Garden (JSG) telah menelan ratusan miliar rupiah dalam pembangunannya. Namun, masih banyak lahan area JSG yang belum dimaksimalkan dan terkesan dibiarkan begitu saja. Rencananya, lahan kosong itu akan dimanfaatkan menjadi kebun edukatif.

Wacana akan meramaikan Stadion JSG, mulai dari dipakai kantor dinas, sekretariat olahraga, hingga dimaksimalkan area kosongnya menjadi kebun edukatif, diutarakan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sidak di Stadion JSG, beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Jember itu menilai, stadion terbesar dan menjadi kebanggaan masyarakat Jember yaitu JSG tersebut memiliki potensi yang belum dimaksimalkan. Yaitu menjadi pusat kegiatan baru masyarakat Jember, sehingga akan muncul ekonomi baru yang dapat memberikan dampak bagi warga sekitar.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Imam Sudarmaji mengatakan, sebelum merealisasikan lahan JSG menjadi kebun edukatif, pihaknya terlebih dahulu menata dan memetakan lanskap yang cocok. Tujuannya menjadi kebun edukatif dan produktif. “Ada sisi edukatifnya, juga produksinya. Ini konsep dasarnya,” tuturnya.

Sementara untuk lokasinya, Imam belum menyebut secara detail apakah di dalam stadion, di sekitar, atau di luar Stadion JSG. Tentunya di lahan yang status tanahnya masih milik pemkab. “Kami lihat dulu bagaimana sisi keindahan yang tepat di area JSG ini,” terangnya. Lalu, apakah memakai eks asrama haji yang mangkrak? Imam Sudarmaji juga belum tahu. Yang jelas, kata dia, untuk tanaman kebun edukatif dan produksi adalah jenis buah dan bunga.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Stadion termegah Jember Sport Garden (JSG) telah menelan ratusan miliar rupiah dalam pembangunannya. Namun, masih banyak lahan area JSG yang belum dimaksimalkan dan terkesan dibiarkan begitu saja. Rencananya, lahan kosong itu akan dimanfaatkan menjadi kebun edukatif.

Wacana akan meramaikan Stadion JSG, mulai dari dipakai kantor dinas, sekretariat olahraga, hingga dimaksimalkan area kosongnya menjadi kebun edukatif, diutarakan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sidak di Stadion JSG, beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Jember itu menilai, stadion terbesar dan menjadi kebanggaan masyarakat Jember yaitu JSG tersebut memiliki potensi yang belum dimaksimalkan. Yaitu menjadi pusat kegiatan baru masyarakat Jember, sehingga akan muncul ekonomi baru yang dapat memberikan dampak bagi warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Imam Sudarmaji mengatakan, sebelum merealisasikan lahan JSG menjadi kebun edukatif, pihaknya terlebih dahulu menata dan memetakan lanskap yang cocok. Tujuannya menjadi kebun edukatif dan produktif. “Ada sisi edukatifnya, juga produksinya. Ini konsep dasarnya,” tuturnya.

Sementara untuk lokasinya, Imam belum menyebut secara detail apakah di dalam stadion, di sekitar, atau di luar Stadion JSG. Tentunya di lahan yang status tanahnya masih milik pemkab. “Kami lihat dulu bagaimana sisi keindahan yang tepat di area JSG ini,” terangnya. Lalu, apakah memakai eks asrama haji yang mangkrak? Imam Sudarmaji juga belum tahu. Yang jelas, kata dia, untuk tanaman kebun edukatif dan produksi adalah jenis buah dan bunga.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Stadion termegah Jember Sport Garden (JSG) telah menelan ratusan miliar rupiah dalam pembangunannya. Namun, masih banyak lahan area JSG yang belum dimaksimalkan dan terkesan dibiarkan begitu saja. Rencananya, lahan kosong itu akan dimanfaatkan menjadi kebun edukatif.

Wacana akan meramaikan Stadion JSG, mulai dari dipakai kantor dinas, sekretariat olahraga, hingga dimaksimalkan area kosongnya menjadi kebun edukatif, diutarakan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sidak di Stadion JSG, beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Jember itu menilai, stadion terbesar dan menjadi kebanggaan masyarakat Jember yaitu JSG tersebut memiliki potensi yang belum dimaksimalkan. Yaitu menjadi pusat kegiatan baru masyarakat Jember, sehingga akan muncul ekonomi baru yang dapat memberikan dampak bagi warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Imam Sudarmaji mengatakan, sebelum merealisasikan lahan JSG menjadi kebun edukatif, pihaknya terlebih dahulu menata dan memetakan lanskap yang cocok. Tujuannya menjadi kebun edukatif dan produktif. “Ada sisi edukatifnya, juga produksinya. Ini konsep dasarnya,” tuturnya.

Sementara untuk lokasinya, Imam belum menyebut secara detail apakah di dalam stadion, di sekitar, atau di luar Stadion JSG. Tentunya di lahan yang status tanahnya masih milik pemkab. “Kami lihat dulu bagaimana sisi keindahan yang tepat di area JSG ini,” terangnya. Lalu, apakah memakai eks asrama haji yang mangkrak? Imam Sudarmaji juga belum tahu. Yang jelas, kata dia, untuk tanaman kebun edukatif dan produksi adalah jenis buah dan bunga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/