alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Pengutil Spesialis Minimarket di Jember Tertangkap

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah ini sepertinya cocok buat Hasan Effendi, 55. Warga Dusun Kalisatan, Desa/Kecamatan Bangsalsari, ini harus berurusan dengan polisi setelah tertangkap basah mengambil sejumlah barang di minimarket Kecamatan Gumukmas, Rabu (22/12). Aksinya tepergok penjaga toko.

Aksi pelaku ini terungkap setelah penjaga toko mencurigai gerak-geriknya yang menyaru sebagai konsumen. Mengetahui hal itu, penjaga toko menghidupkan kamera CCTV untuk mengawasi pelaku. Merasa tindak-takduknya dipantau, pelaku mengurungkan niatnya. Dia mengembalikan barang-barang yang telah dimasukkan ke dalam baju itu ke rak etalase. Kemudian, dia keluar dari minimarket tanpa membawa barang curian.

Setelah mengembalikan dua botol hand body lotion tersebut, dua karyawan toko langsung mengejarnya. Mereka sempat menanyakan, tetapi pelaku mengelak kalau disebut telah mencuri barang dari dalam gerai. Namun, setelah dicek dari CCTV, pelaku tak bisa berkelit lagi. Bukti rekaman kamera menunjukkan pelaku sempat memasukkan dua botol hand body lotion ke dalam bajunya. “Pelaku sempat melawan. Dan akhirnya ditangkap oleh Toriq, karyawan toko sini,” kata Yuliana, pegawai minimarket.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Gumukmas beserta barang bukti yang diambil dari etalase. “Memang pihak toko tidak dirugikan dengan pencurian ini, karena barangnya langsung dikembalikan,” ucap Yuliana kepada penyidik.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pelaku ini sudah sering melakukan pencurian di beberapa tempat. Rata-rata sasarannya adalah toko berjaringan. Sejumlah lokasi yang pernah disasar adalah Kencong, Jombang, Keting, dan Semboro. Bahkan juga pernah di Lumajang. “Di grup toko itu juga di-share karena tidak ingin kebobolan lagi. Dan setelah dicek, ternyata wajahnya sama,” ujarnya.

Pelaku melakukan aksinya ini tidak sendirian. Dia bersama M, 45, juga warga Desa/Kecamatan Bangsalsari. Kedua pelaku ini datang ke beberapa minimarket selalu bersama. Namun, keduanya berbagi peran. Hasan bertugas masuk ke dalam toko dan mengambil barang, sedangkan temannya menunggu di luar. “Saya terpaksa melakukan ini hanya untuk membeli rokok dan kebutuhan lainnya,” tutur Hasan saat dimintai keterangan oleh penyidik.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah ini sepertinya cocok buat Hasan Effendi, 55. Warga Dusun Kalisatan, Desa/Kecamatan Bangsalsari, ini harus berurusan dengan polisi setelah tertangkap basah mengambil sejumlah barang di minimarket Kecamatan Gumukmas, Rabu (22/12). Aksinya tepergok penjaga toko.

Aksi pelaku ini terungkap setelah penjaga toko mencurigai gerak-geriknya yang menyaru sebagai konsumen. Mengetahui hal itu, penjaga toko menghidupkan kamera CCTV untuk mengawasi pelaku. Merasa tindak-takduknya dipantau, pelaku mengurungkan niatnya. Dia mengembalikan barang-barang yang telah dimasukkan ke dalam baju itu ke rak etalase. Kemudian, dia keluar dari minimarket tanpa membawa barang curian.

Setelah mengembalikan dua botol hand body lotion tersebut, dua karyawan toko langsung mengejarnya. Mereka sempat menanyakan, tetapi pelaku mengelak kalau disebut telah mencuri barang dari dalam gerai. Namun, setelah dicek dari CCTV, pelaku tak bisa berkelit lagi. Bukti rekaman kamera menunjukkan pelaku sempat memasukkan dua botol hand body lotion ke dalam bajunya. “Pelaku sempat melawan. Dan akhirnya ditangkap oleh Toriq, karyawan toko sini,” kata Yuliana, pegawai minimarket.

Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Gumukmas beserta barang bukti yang diambil dari etalase. “Memang pihak toko tidak dirugikan dengan pencurian ini, karena barangnya langsung dikembalikan,” ucap Yuliana kepada penyidik.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pelaku ini sudah sering melakukan pencurian di beberapa tempat. Rata-rata sasarannya adalah toko berjaringan. Sejumlah lokasi yang pernah disasar adalah Kencong, Jombang, Keting, dan Semboro. Bahkan juga pernah di Lumajang. “Di grup toko itu juga di-share karena tidak ingin kebobolan lagi. Dan setelah dicek, ternyata wajahnya sama,” ujarnya.

Pelaku melakukan aksinya ini tidak sendirian. Dia bersama M, 45, juga warga Desa/Kecamatan Bangsalsari. Kedua pelaku ini datang ke beberapa minimarket selalu bersama. Namun, keduanya berbagi peran. Hasan bertugas masuk ke dalam toko dan mengambil barang, sedangkan temannya menunggu di luar. “Saya terpaksa melakukan ini hanya untuk membeli rokok dan kebutuhan lainnya,” tutur Hasan saat dimintai keterangan oleh penyidik.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah ini sepertinya cocok buat Hasan Effendi, 55. Warga Dusun Kalisatan, Desa/Kecamatan Bangsalsari, ini harus berurusan dengan polisi setelah tertangkap basah mengambil sejumlah barang di minimarket Kecamatan Gumukmas, Rabu (22/12). Aksinya tepergok penjaga toko.

Aksi pelaku ini terungkap setelah penjaga toko mencurigai gerak-geriknya yang menyaru sebagai konsumen. Mengetahui hal itu, penjaga toko menghidupkan kamera CCTV untuk mengawasi pelaku. Merasa tindak-takduknya dipantau, pelaku mengurungkan niatnya. Dia mengembalikan barang-barang yang telah dimasukkan ke dalam baju itu ke rak etalase. Kemudian, dia keluar dari minimarket tanpa membawa barang curian.

Setelah mengembalikan dua botol hand body lotion tersebut, dua karyawan toko langsung mengejarnya. Mereka sempat menanyakan, tetapi pelaku mengelak kalau disebut telah mencuri barang dari dalam gerai. Namun, setelah dicek dari CCTV, pelaku tak bisa berkelit lagi. Bukti rekaman kamera menunjukkan pelaku sempat memasukkan dua botol hand body lotion ke dalam bajunya. “Pelaku sempat melawan. Dan akhirnya ditangkap oleh Toriq, karyawan toko sini,” kata Yuliana, pegawai minimarket.

Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Polsek Gumukmas beserta barang bukti yang diambil dari etalase. “Memang pihak toko tidak dirugikan dengan pencurian ini, karena barangnya langsung dikembalikan,” ucap Yuliana kepada penyidik.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata pelaku ini sudah sering melakukan pencurian di beberapa tempat. Rata-rata sasarannya adalah toko berjaringan. Sejumlah lokasi yang pernah disasar adalah Kencong, Jombang, Keting, dan Semboro. Bahkan juga pernah di Lumajang. “Di grup toko itu juga di-share karena tidak ingin kebobolan lagi. Dan setelah dicek, ternyata wajahnya sama,” ujarnya.

Pelaku melakukan aksinya ini tidak sendirian. Dia bersama M, 45, juga warga Desa/Kecamatan Bangsalsari. Kedua pelaku ini datang ke beberapa minimarket selalu bersama. Namun, keduanya berbagi peran. Hasan bertugas masuk ke dalam toko dan mengambil barang, sedangkan temannya menunggu di luar. “Saya terpaksa melakukan ini hanya untuk membeli rokok dan kebutuhan lainnya,” tutur Hasan saat dimintai keterangan oleh penyidik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/