alexametrics
31 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Molornya Pelantikan Pejabat di Jember Mengundang Kecurigaan

Jangan Ada Transaksi Bawah Meja

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi A DPRD Jember mendorong pemerintah melakukan percepatan terhadap pelantikan para pejabat yang telah melalui lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Hal itu dinilai penting demi meningkatkan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, percepatan pelantikan cukup masuk akal untuk dilakukan, mengingat banyak OPD yang sudah lama dipimpin pelaksana tugas (Plt). “Kami mendorong agar hasil open bidding 13 OPD yang sudah selesai segera dilantik,” ucapnya.

Dikatakan, hasil tim panitia seleksi telah diserahkan awal Desember. Semakin molor, menurut politisi PDIP tersebut, bisa mengundang kecurigaan di masyarakat. “Kalau semakin lama, kita bertanya-tanya. Ada apa?” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kecurigaan yang dimaksud, lanjut Tabroni, bisa jadi mengarah pada dugaan transaksi di bawah meja. Hal ini yang perlu dicegah sehingga hasil open bidding benar-benar kredibel. “Jangan sampai ada transaksi di bawah meja demi mendapat pimpinan OPD yang profesional,” ucapnya.

Tabroni mengungkapkan, percepatan pelantikan akan memberi dampak baik, mengingat sudah hampir pergantian tahun. “Kalau pejabat di OPD definitif sejak awal, perencanaan program dan pelaksanaan kegiatan bisa semakin matang. Komisi A meminta agar hasil open bidding segera dilantik,” tegasnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto membenarkan hasil open bidding 13 kepala OPD ada di mejanya. Hasil tersebut merupakan laporan dari tim panitia seleksi yang telah melalui tes tulis dan wawancara. “Iya, (open bidding, Red) sudah selesai,” katanya.

Ditanya mengenai kapan para kepala OPD akan dilantik, Hendy menyebut hal itu direncanakan sebelum pergantian tahun. “Nanti akan ada pelantikan, (rencananya, Red) tahun ini,” jelas Hendy.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi A DPRD Jember mendorong pemerintah melakukan percepatan terhadap pelantikan para pejabat yang telah melalui lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Hal itu dinilai penting demi meningkatkan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, percepatan pelantikan cukup masuk akal untuk dilakukan, mengingat banyak OPD yang sudah lama dipimpin pelaksana tugas (Plt). “Kami mendorong agar hasil open bidding 13 OPD yang sudah selesai segera dilantik,” ucapnya.

Dikatakan, hasil tim panitia seleksi telah diserahkan awal Desember. Semakin molor, menurut politisi PDIP tersebut, bisa mengundang kecurigaan di masyarakat. “Kalau semakin lama, kita bertanya-tanya. Ada apa?” jelasnya.

Kecurigaan yang dimaksud, lanjut Tabroni, bisa jadi mengarah pada dugaan transaksi di bawah meja. Hal ini yang perlu dicegah sehingga hasil open bidding benar-benar kredibel. “Jangan sampai ada transaksi di bawah meja demi mendapat pimpinan OPD yang profesional,” ucapnya.

Tabroni mengungkapkan, percepatan pelantikan akan memberi dampak baik, mengingat sudah hampir pergantian tahun. “Kalau pejabat di OPD definitif sejak awal, perencanaan program dan pelaksanaan kegiatan bisa semakin matang. Komisi A meminta agar hasil open bidding segera dilantik,” tegasnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto membenarkan hasil open bidding 13 kepala OPD ada di mejanya. Hasil tersebut merupakan laporan dari tim panitia seleksi yang telah melalui tes tulis dan wawancara. “Iya, (open bidding, Red) sudah selesai,” katanya.

Ditanya mengenai kapan para kepala OPD akan dilantik, Hendy menyebut hal itu direncanakan sebelum pergantian tahun. “Nanti akan ada pelantikan, (rencananya, Red) tahun ini,” jelas Hendy.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Komisi A DPRD Jember mendorong pemerintah melakukan percepatan terhadap pelantikan para pejabat yang telah melalui lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Hal itu dinilai penting demi meningkatkan kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jember.

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, percepatan pelantikan cukup masuk akal untuk dilakukan, mengingat banyak OPD yang sudah lama dipimpin pelaksana tugas (Plt). “Kami mendorong agar hasil open bidding 13 OPD yang sudah selesai segera dilantik,” ucapnya.

Dikatakan, hasil tim panitia seleksi telah diserahkan awal Desember. Semakin molor, menurut politisi PDIP tersebut, bisa mengundang kecurigaan di masyarakat. “Kalau semakin lama, kita bertanya-tanya. Ada apa?” jelasnya.

Kecurigaan yang dimaksud, lanjut Tabroni, bisa jadi mengarah pada dugaan transaksi di bawah meja. Hal ini yang perlu dicegah sehingga hasil open bidding benar-benar kredibel. “Jangan sampai ada transaksi di bawah meja demi mendapat pimpinan OPD yang profesional,” ucapnya.

Tabroni mengungkapkan, percepatan pelantikan akan memberi dampak baik, mengingat sudah hampir pergantian tahun. “Kalau pejabat di OPD definitif sejak awal, perencanaan program dan pelaksanaan kegiatan bisa semakin matang. Komisi A meminta agar hasil open bidding segera dilantik,” tegasnya.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto membenarkan hasil open bidding 13 kepala OPD ada di mejanya. Hasil tersebut merupakan laporan dari tim panitia seleksi yang telah melalui tes tulis dan wawancara. “Iya, (open bidding, Red) sudah selesai,” katanya.

Ditanya mengenai kapan para kepala OPD akan dilantik, Hendy menyebut hal itu direncanakan sebelum pergantian tahun. “Nanti akan ada pelantikan, (rencananya, Red) tahun ini,” jelas Hendy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/