alexametrics
27.9 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Jember Rawan Kehilangan Pebulu Tangkis Putri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Talenta olahraga pebulu tangkis di Jember terus bermunculan. Sayangnya, ada sejumlah kendala yang muncul saat usia atlet beranjak dewasa. Apalagi untuk pebulu tangkis putri.

Kondisi itu disadari oleh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo. Sebelum menjabat, dirinya mulai mengamati apa yang jadi keunggulan pebulu tangkis di Jember dan kekurangan yang perlu diperbaiki. “Kehebatan Jember adalah talenta pebulu tangkis usia dini terus bermunculan,” ungkapnya.

Namun, muncul problem saat beranjak dewasa. Konsistensi permainan atlet mulai luntur, dan mulai berangsur tidak bermain lagi. Salah satu yang paling signifikan adalah di sektor putri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, lanjut dia, pebulu tangkis putri juga perlu jadi perhatian tersendiri karena jumlahnya kian sedikit. Karena itu, sejak 2009 lalu, PBSI Jember mulai melakukan manajemen dan perawatan atlet secara berjenjang.

Dampaknya mulai terasa pada 2017. Setidaknya ada lima pebulu tangkis putri yang mampu bersaing di kancah nasional. “Ada yang hijrah ke Jakarta, Sleman, juga ke Pelatnas,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Talenta olahraga pebulu tangkis di Jember terus bermunculan. Sayangnya, ada sejumlah kendala yang muncul saat usia atlet beranjak dewasa. Apalagi untuk pebulu tangkis putri.

Kondisi itu disadari oleh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo. Sebelum menjabat, dirinya mulai mengamati apa yang jadi keunggulan pebulu tangkis di Jember dan kekurangan yang perlu diperbaiki. “Kehebatan Jember adalah talenta pebulu tangkis usia dini terus bermunculan,” ungkapnya.

Namun, muncul problem saat beranjak dewasa. Konsistensi permainan atlet mulai luntur, dan mulai berangsur tidak bermain lagi. Salah satu yang paling signifikan adalah di sektor putri.

Padahal, lanjut dia, pebulu tangkis putri juga perlu jadi perhatian tersendiri karena jumlahnya kian sedikit. Karena itu, sejak 2009 lalu, PBSI Jember mulai melakukan manajemen dan perawatan atlet secara berjenjang.

Dampaknya mulai terasa pada 2017. Setidaknya ada lima pebulu tangkis putri yang mampu bersaing di kancah nasional. “Ada yang hijrah ke Jakarta, Sleman, juga ke Pelatnas,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Talenta olahraga pebulu tangkis di Jember terus bermunculan. Sayangnya, ada sejumlah kendala yang muncul saat usia atlet beranjak dewasa. Apalagi untuk pebulu tangkis putri.

Kondisi itu disadari oleh Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember Ervan Friambodo. Sebelum menjabat, dirinya mulai mengamati apa yang jadi keunggulan pebulu tangkis di Jember dan kekurangan yang perlu diperbaiki. “Kehebatan Jember adalah talenta pebulu tangkis usia dini terus bermunculan,” ungkapnya.

Namun, muncul problem saat beranjak dewasa. Konsistensi permainan atlet mulai luntur, dan mulai berangsur tidak bermain lagi. Salah satu yang paling signifikan adalah di sektor putri.

Padahal, lanjut dia, pebulu tangkis putri juga perlu jadi perhatian tersendiri karena jumlahnya kian sedikit. Karena itu, sejak 2009 lalu, PBSI Jember mulai melakukan manajemen dan perawatan atlet secara berjenjang.

Dampaknya mulai terasa pada 2017. Setidaknya ada lima pebulu tangkis putri yang mampu bersaing di kancah nasional. “Ada yang hijrah ke Jakarta, Sleman, juga ke Pelatnas,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/