alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Anggap Wajar dan Risiko Pekerjaan

Tak banyak yang tahu, tiap 17 Desember selalu diperingati sebagai Hari Antikekerasan terhadap Pekerja Seks. Sebagai kelompok yang rentan, mereka harus mendapat perlindungan. Jawa Pos Radar Jember mewawancarai dua perempuan pekerja malam secara eksklusif. Apa tanggapan mereka tentang kekerasan tersebut?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua perempuan berparas menawan menyapa Jawa Pos Radar Jember ketika bertemu di sebuah kafe di bilangan Jalan Jawa, Sumbersari, belum lama ini. Tak ada basa-basi. Mereka cepat sekali akrab. Bahkan, kala bertegur sapa, nada bicaranya juga renyah. Keduanya sangat blak-blakan.

“Saya terjun ke dunia malam karena teman. Seingat saya selepas lulus SMA sekitar 2012 lalu,” kata Rosa (nama samaran), mengawali kisahnya. Hampir delapan tahun berkecimpung di dunia malam, Rosa sudah kenyang makan asam garam. Termasuk tindak kekerasan. Sampai-sampai, perempuan 28 tahun tersebut mengaku trauma, karena kekerasan yang dialami tak hanya fisik belaka, tapi juga verbal dan psikis.

Cerita kehidupan Rosa memang begitu pelik. Kisah itu bermula dari kegagalannya menjalin hubungan asmara bersama tunangannya. Saat itu, Rosa baru lulus SMA. “Jadi, awalnya hanya untuk melampiaskan kekecewaan,” tutur warga yang tinggal di salah satu kecamatan kawasan kota tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Minum minuman keras, karaoke, dan hal-hal yang berbau dunia malam menjadi pilihan. Hingga suatu hari, keperawanannya terenggut akibat ulah teman sendiri. Saat mabuk berat, dia dibawa ke salah satu hotel oleh temannya. Setibanya di kamar hotel, ada pria paruh baya yang kemudian membopongnya. “Saya tak begitu ingat dengan wajah dan hotelnya,” ungkapnya.

Bahkan, Rosa tak merasakan apa-apa saat pria itu mulai merudapaksanya. Kala itu, kesadarannya sudah tak menapaki bumi. “Saya tak ingat persis kejadiannya. Saya hanya merasakan ada sentuhan tangan di tubuh saya,” tuturnya.

Penyesalan yang mendalam dirasakan Rosa keesokan harinya. Tangisnya pecah saat mengingat peristiwa malam sebelumnya. Dia mengaku, ternyata temannya itu menjualnya kepada pria hidung belang. “Karena itu, saya sekalian terjun di dunia malam,” ucapnya.

Menjadi pemandu karaoke adalah pekerjaan kesehariannya. Meski terkadang ada juga pelanggan yang mengajaknya tidur. Namun, karena niat utamanya bukan menjual tubuh, membuat Rosa hanya melakukan apa pun yang dia kehendaki. Dia juga tak pernah memasang tarif khusus. “Asal cocok dan harus teler dulu,” lanjutnya. Karena kebiasaan itu, banyak hal buruk yang menimpa dirinya.

Sebenarnya, Rosa sempat berhenti dari dunia malam ketika dirinya menjadi ‘istri simpanan’ sugar daddy alias pria yang menjalin hubungan khusus dengannya. Pria itu merupakan salah satu pelanggannya ketika memandu karaoke. Namun, justru berawal dari sinilah, kekerasan menimpanya. Kata dia, pasangannya begitu posesif dan tidak memperbolehkan dirinya berhubungan dengan orang lain. Termasuk teman perempuan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua perempuan berparas menawan menyapa Jawa Pos Radar Jember ketika bertemu di sebuah kafe di bilangan Jalan Jawa, Sumbersari, belum lama ini. Tak ada basa-basi. Mereka cepat sekali akrab. Bahkan, kala bertegur sapa, nada bicaranya juga renyah. Keduanya sangat blak-blakan.

“Saya terjun ke dunia malam karena teman. Seingat saya selepas lulus SMA sekitar 2012 lalu,” kata Rosa (nama samaran), mengawali kisahnya. Hampir delapan tahun berkecimpung di dunia malam, Rosa sudah kenyang makan asam garam. Termasuk tindak kekerasan. Sampai-sampai, perempuan 28 tahun tersebut mengaku trauma, karena kekerasan yang dialami tak hanya fisik belaka, tapi juga verbal dan psikis.

Cerita kehidupan Rosa memang begitu pelik. Kisah itu bermula dari kegagalannya menjalin hubungan asmara bersama tunangannya. Saat itu, Rosa baru lulus SMA. “Jadi, awalnya hanya untuk melampiaskan kekecewaan,” tutur warga yang tinggal di salah satu kecamatan kawasan kota tersebut.

Minum minuman keras, karaoke, dan hal-hal yang berbau dunia malam menjadi pilihan. Hingga suatu hari, keperawanannya terenggut akibat ulah teman sendiri. Saat mabuk berat, dia dibawa ke salah satu hotel oleh temannya. Setibanya di kamar hotel, ada pria paruh baya yang kemudian membopongnya. “Saya tak begitu ingat dengan wajah dan hotelnya,” ungkapnya.

Bahkan, Rosa tak merasakan apa-apa saat pria itu mulai merudapaksanya. Kala itu, kesadarannya sudah tak menapaki bumi. “Saya tak ingat persis kejadiannya. Saya hanya merasakan ada sentuhan tangan di tubuh saya,” tuturnya.

Penyesalan yang mendalam dirasakan Rosa keesokan harinya. Tangisnya pecah saat mengingat peristiwa malam sebelumnya. Dia mengaku, ternyata temannya itu menjualnya kepada pria hidung belang. “Karena itu, saya sekalian terjun di dunia malam,” ucapnya.

Menjadi pemandu karaoke adalah pekerjaan kesehariannya. Meski terkadang ada juga pelanggan yang mengajaknya tidur. Namun, karena niat utamanya bukan menjual tubuh, membuat Rosa hanya melakukan apa pun yang dia kehendaki. Dia juga tak pernah memasang tarif khusus. “Asal cocok dan harus teler dulu,” lanjutnya. Karena kebiasaan itu, banyak hal buruk yang menimpa dirinya.

Sebenarnya, Rosa sempat berhenti dari dunia malam ketika dirinya menjadi ‘istri simpanan’ sugar daddy alias pria yang menjalin hubungan khusus dengannya. Pria itu merupakan salah satu pelanggannya ketika memandu karaoke. Namun, justru berawal dari sinilah, kekerasan menimpanya. Kata dia, pasangannya begitu posesif dan tidak memperbolehkan dirinya berhubungan dengan orang lain. Termasuk teman perempuan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua perempuan berparas menawan menyapa Jawa Pos Radar Jember ketika bertemu di sebuah kafe di bilangan Jalan Jawa, Sumbersari, belum lama ini. Tak ada basa-basi. Mereka cepat sekali akrab. Bahkan, kala bertegur sapa, nada bicaranya juga renyah. Keduanya sangat blak-blakan.

“Saya terjun ke dunia malam karena teman. Seingat saya selepas lulus SMA sekitar 2012 lalu,” kata Rosa (nama samaran), mengawali kisahnya. Hampir delapan tahun berkecimpung di dunia malam, Rosa sudah kenyang makan asam garam. Termasuk tindak kekerasan. Sampai-sampai, perempuan 28 tahun tersebut mengaku trauma, karena kekerasan yang dialami tak hanya fisik belaka, tapi juga verbal dan psikis.

Cerita kehidupan Rosa memang begitu pelik. Kisah itu bermula dari kegagalannya menjalin hubungan asmara bersama tunangannya. Saat itu, Rosa baru lulus SMA. “Jadi, awalnya hanya untuk melampiaskan kekecewaan,” tutur warga yang tinggal di salah satu kecamatan kawasan kota tersebut.

Minum minuman keras, karaoke, dan hal-hal yang berbau dunia malam menjadi pilihan. Hingga suatu hari, keperawanannya terenggut akibat ulah teman sendiri. Saat mabuk berat, dia dibawa ke salah satu hotel oleh temannya. Setibanya di kamar hotel, ada pria paruh baya yang kemudian membopongnya. “Saya tak begitu ingat dengan wajah dan hotelnya,” ungkapnya.

Bahkan, Rosa tak merasakan apa-apa saat pria itu mulai merudapaksanya. Kala itu, kesadarannya sudah tak menapaki bumi. “Saya tak ingat persis kejadiannya. Saya hanya merasakan ada sentuhan tangan di tubuh saya,” tuturnya.

Penyesalan yang mendalam dirasakan Rosa keesokan harinya. Tangisnya pecah saat mengingat peristiwa malam sebelumnya. Dia mengaku, ternyata temannya itu menjualnya kepada pria hidung belang. “Karena itu, saya sekalian terjun di dunia malam,” ucapnya.

Menjadi pemandu karaoke adalah pekerjaan kesehariannya. Meski terkadang ada juga pelanggan yang mengajaknya tidur. Namun, karena niat utamanya bukan menjual tubuh, membuat Rosa hanya melakukan apa pun yang dia kehendaki. Dia juga tak pernah memasang tarif khusus. “Asal cocok dan harus teler dulu,” lanjutnya. Karena kebiasaan itu, banyak hal buruk yang menimpa dirinya.

Sebenarnya, Rosa sempat berhenti dari dunia malam ketika dirinya menjadi ‘istri simpanan’ sugar daddy alias pria yang menjalin hubungan khusus dengannya. Pria itu merupakan salah satu pelanggannya ketika memandu karaoke. Namun, justru berawal dari sinilah, kekerasan menimpanya. Kata dia, pasangannya begitu posesif dan tidak memperbolehkan dirinya berhubungan dengan orang lain. Termasuk teman perempuan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/