alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Ratusan Becak Dipercantik

Juga Semakin Aman

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para tukang becak di Jember semakin semangat mencari nafkah. Sebab, alat transportasi roda tiga milik mereka kembali dipermak oleh Pemkab Jember. Tampilannya pun terlihat lebih cantik. Hal itu terlihat dari Kongres Tukang Becak di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, kemarin (23/12).

Bupati Jember dr Hj Faida MMR melihat langsung ratusan becak yang telah diperbaiki tersebut saat para abang becak menggelar parade di Jl. Sudarman depan Pemkab Jember. Becak yang penampilan awalnya apa adanya telah diubah lebih ciamik. Bahkan, di setiap becak ada foto-foto destinasi wisata Jember. Seperti Papuma, Watu Ulo, Teluk Love, Pantai Payangan, hingga JFC.

Bupati Faida juga terlihat berbincang dengan para tukang becak tersebut. “Terima kasih. Becak saya ini mulai 1993 dan baru pertama kali ini diperbaiki hingga seperti becak baru,” ucap Poniran, warga Jubung, Sukorambi. Dia menyampaikan rasa terima kasih itu secara langsung sebagai ucapan syukur alat pencari nafkahnya telah diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seusai bertemu dengan tukang becak, Bupati Faida mengatakan, setiap tahun pihaknya mengumpulkan tukang becak dan memperbaiki becak yang kuno dan rusak hingga tampak lebih bagus, nyaman, dan aman. Bupati Faida memfasilitasi mereka di tengah berbagai ancaman transportasi umum yang semakin canggih dan modern. Ribuan tukang becak juga diajak berpikir lebih berani menjawab tantangan zaman. Salah satunya, mereka harus siap bersaing dengan mengedepankan kualitas pelayanan.

Armada baru berupa becak wisata disiapkan bagi mereka supaya tak kalah saat berebut penumpang. Selain itu, tukang becak pun bakal diberi seragam khusus layaknya ojek daring. Namun, desain untuk mereka lebih ramah wisata Jemberan. “Bisa survive dan kuat bersaing di zaman now,” tuturnya, yang disambut tepuk tangan ribuan tukang becak.

Walau saat ini mulai banyak moda transportasi, tambah dia, tapi masyarakat masih ada yang memakai becak sebagai transportasi unggulan. Alat transportasi yang digerakkan tenaga manusia ini harus eksis. Oleh karenanya, diharapkan ke depan ada destinasi wisata khusus yang bisa menjadi ladang bagi tukang becak.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para tukang becak di Jember semakin semangat mencari nafkah. Sebab, alat transportasi roda tiga milik mereka kembali dipermak oleh Pemkab Jember. Tampilannya pun terlihat lebih cantik. Hal itu terlihat dari Kongres Tukang Becak di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, kemarin (23/12).

Bupati Jember dr Hj Faida MMR melihat langsung ratusan becak yang telah diperbaiki tersebut saat para abang becak menggelar parade di Jl. Sudarman depan Pemkab Jember. Becak yang penampilan awalnya apa adanya telah diubah lebih ciamik. Bahkan, di setiap becak ada foto-foto destinasi wisata Jember. Seperti Papuma, Watu Ulo, Teluk Love, Pantai Payangan, hingga JFC.

Bupati Faida juga terlihat berbincang dengan para tukang becak tersebut. “Terima kasih. Becak saya ini mulai 1993 dan baru pertama kali ini diperbaiki hingga seperti becak baru,” ucap Poniran, warga Jubung, Sukorambi. Dia menyampaikan rasa terima kasih itu secara langsung sebagai ucapan syukur alat pencari nafkahnya telah diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Seusai bertemu dengan tukang becak, Bupati Faida mengatakan, setiap tahun pihaknya mengumpulkan tukang becak dan memperbaiki becak yang kuno dan rusak hingga tampak lebih bagus, nyaman, dan aman. Bupati Faida memfasilitasi mereka di tengah berbagai ancaman transportasi umum yang semakin canggih dan modern. Ribuan tukang becak juga diajak berpikir lebih berani menjawab tantangan zaman. Salah satunya, mereka harus siap bersaing dengan mengedepankan kualitas pelayanan.

Armada baru berupa becak wisata disiapkan bagi mereka supaya tak kalah saat berebut penumpang. Selain itu, tukang becak pun bakal diberi seragam khusus layaknya ojek daring. Namun, desain untuk mereka lebih ramah wisata Jemberan. “Bisa survive dan kuat bersaing di zaman now,” tuturnya, yang disambut tepuk tangan ribuan tukang becak.

Walau saat ini mulai banyak moda transportasi, tambah dia, tapi masyarakat masih ada yang memakai becak sebagai transportasi unggulan. Alat transportasi yang digerakkan tenaga manusia ini harus eksis. Oleh karenanya, diharapkan ke depan ada destinasi wisata khusus yang bisa menjadi ladang bagi tukang becak.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para tukang becak di Jember semakin semangat mencari nafkah. Sebab, alat transportasi roda tiga milik mereka kembali dipermak oleh Pemkab Jember. Tampilannya pun terlihat lebih cantik. Hal itu terlihat dari Kongres Tukang Becak di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, kemarin (23/12).

Bupati Jember dr Hj Faida MMR melihat langsung ratusan becak yang telah diperbaiki tersebut saat para abang becak menggelar parade di Jl. Sudarman depan Pemkab Jember. Becak yang penampilan awalnya apa adanya telah diubah lebih ciamik. Bahkan, di setiap becak ada foto-foto destinasi wisata Jember. Seperti Papuma, Watu Ulo, Teluk Love, Pantai Payangan, hingga JFC.

Bupati Faida juga terlihat berbincang dengan para tukang becak tersebut. “Terima kasih. Becak saya ini mulai 1993 dan baru pertama kali ini diperbaiki hingga seperti becak baru,” ucap Poniran, warga Jubung, Sukorambi. Dia menyampaikan rasa terima kasih itu secara langsung sebagai ucapan syukur alat pencari nafkahnya telah diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Seusai bertemu dengan tukang becak, Bupati Faida mengatakan, setiap tahun pihaknya mengumpulkan tukang becak dan memperbaiki becak yang kuno dan rusak hingga tampak lebih bagus, nyaman, dan aman. Bupati Faida memfasilitasi mereka di tengah berbagai ancaman transportasi umum yang semakin canggih dan modern. Ribuan tukang becak juga diajak berpikir lebih berani menjawab tantangan zaman. Salah satunya, mereka harus siap bersaing dengan mengedepankan kualitas pelayanan.

Armada baru berupa becak wisata disiapkan bagi mereka supaya tak kalah saat berebut penumpang. Selain itu, tukang becak pun bakal diberi seragam khusus layaknya ojek daring. Namun, desain untuk mereka lebih ramah wisata Jemberan. “Bisa survive dan kuat bersaing di zaman now,” tuturnya, yang disambut tepuk tangan ribuan tukang becak.

Walau saat ini mulai banyak moda transportasi, tambah dia, tapi masyarakat masih ada yang memakai becak sebagai transportasi unggulan. Alat transportasi yang digerakkan tenaga manusia ini harus eksis. Oleh karenanya, diharapkan ke depan ada destinasi wisata khusus yang bisa menjadi ladang bagi tukang becak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/