alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Sempat Kekurangan, Kini Telah Tercukupi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian masyarakat terhadap penanganan pandemi begitu tampak. Mereka dengan sukarela membantu petugas pengantar jenazah pasien Covid-19 dengan mendonasikan baju hazmat. Kepedulian warga muncul setelah petugas pengantar jenazah dari PMI kehabisan baju yang menjadi alat pelindung diri (APD) tersebut. Salah satu kelompok masyarakat yang turut menyumbang baju hazmat itu adalah kumpulan mantan pekerja migran.

Setelah menerima bantuan itu, kemarin (23/11), petugas PMI Jember mulai menghitung sumbangan pakaian hazmat tersebut. Beberapa ada yang berwarna putih dan jingga. “Yang putih ini baru kami dapat dari bantuan TKW Desbumi (Desa Buruh Migran, Red) Dukuhdempok, Wuluhan,” ucap Gufron, petugas pengantar jenazah pasien korona dari PMI Jember.

Dia mengaku, kini stok hazmat untuk petugas sudah tersedia 120 buah. Jumlah itu mencukupi kebutuhan petugas untuk beberapa pekan mendatang. Dia mengaku, sebelumnya memang kehabisan pada Rabu (18/11), pekan kemarin. “Keesokan harinya ada warga mengantarkan bantuan lima buah,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian masyarakat terhadap penanganan pandemi begitu tampak. Mereka dengan sukarela membantu petugas pengantar jenazah pasien Covid-19 dengan mendonasikan baju hazmat. Kepedulian warga muncul setelah petugas pengantar jenazah dari PMI kehabisan baju yang menjadi alat pelindung diri (APD) tersebut. Salah satu kelompok masyarakat yang turut menyumbang baju hazmat itu adalah kumpulan mantan pekerja migran.

Setelah menerima bantuan itu, kemarin (23/11), petugas PMI Jember mulai menghitung sumbangan pakaian hazmat tersebut. Beberapa ada yang berwarna putih dan jingga. “Yang putih ini baru kami dapat dari bantuan TKW Desbumi (Desa Buruh Migran, Red) Dukuhdempok, Wuluhan,” ucap Gufron, petugas pengantar jenazah pasien korona dari PMI Jember.

Dia mengaku, kini stok hazmat untuk petugas sudah tersedia 120 buah. Jumlah itu mencukupi kebutuhan petugas untuk beberapa pekan mendatang. Dia mengaku, sebelumnya memang kehabisan pada Rabu (18/11), pekan kemarin. “Keesokan harinya ada warga mengantarkan bantuan lima buah,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kepedulian masyarakat terhadap penanganan pandemi begitu tampak. Mereka dengan sukarela membantu petugas pengantar jenazah pasien Covid-19 dengan mendonasikan baju hazmat. Kepedulian warga muncul setelah petugas pengantar jenazah dari PMI kehabisan baju yang menjadi alat pelindung diri (APD) tersebut. Salah satu kelompok masyarakat yang turut menyumbang baju hazmat itu adalah kumpulan mantan pekerja migran.

Setelah menerima bantuan itu, kemarin (23/11), petugas PMI Jember mulai menghitung sumbangan pakaian hazmat tersebut. Beberapa ada yang berwarna putih dan jingga. “Yang putih ini baru kami dapat dari bantuan TKW Desbumi (Desa Buruh Migran, Red) Dukuhdempok, Wuluhan,” ucap Gufron, petugas pengantar jenazah pasien korona dari PMI Jember.

Dia mengaku, kini stok hazmat untuk petugas sudah tersedia 120 buah. Jumlah itu mencukupi kebutuhan petugas untuk beberapa pekan mendatang. Dia mengaku, sebelumnya memang kehabisan pada Rabu (18/11), pekan kemarin. “Keesokan harinya ada warga mengantarkan bantuan lima buah,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/