alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bukti Tidak Tertibnya Warga Jember

Main Terabas karena Tak Ada Petugas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Aparat kepolisian maupun petugas Dinas Perhubungan perlu menggiatkan kembali kampanye tertib di jalan. Bila perlu, melakukan penegakan disiplin dengan memberi teguran atau surat tilang bagi pelanggar. Tak hanya kepada pengendara roda empat dan dua, tapi juga para pengemudi becak yang tidak tertib.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di perempatan Pasar Tanjung arah Jalan Samanhudi, misalnya, pada jam-jam sibuk arus kendaraan di kawasan ini terlihat semrawut. Banyak kendaraan, terutama abang becak, yang suka main serobot hingga melawan arus kendaraan. Imbasnya, laju kendaraan menjadi tersendat dan rawan terjadi kemacetan.

Di lokasi, tampak seorang tukang becak yang menerobos jalur. Dia berusaha membawa becaknya ke arah yang salah. Kendaraan angkut roda tiga itu semula berjalan dari arah utara di Jalan Samanduhi. Padahal, setelah ada perubahan arus lalin, rute Jalan Samanhudi sudah berganti. Apalagi, sesampainya di lampu merah, tukang becak itu masih belok kiri ke arah Jalan Trunojoyo. Dua kali ia melanggar arus jalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dampaknya, kendaraan yang melaju dari arah timur di Jalan Trunojoyo susah berbelok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Di tambah dari arah yang sama ada becak yang mengangkut kasur. Sehingga makin menambah kesemrawutan kendaraan hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang. Terlebih, di lokasi juga tidak ada petugas sama sekali. Pos polisi di perempatan Pasar Tanjung terlihat sepi.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Aparat kepolisian maupun petugas Dinas Perhubungan perlu menggiatkan kembali kampanye tertib di jalan. Bila perlu, melakukan penegakan disiplin dengan memberi teguran atau surat tilang bagi pelanggar. Tak hanya kepada pengendara roda empat dan dua, tapi juga para pengemudi becak yang tidak tertib.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di perempatan Pasar Tanjung arah Jalan Samanhudi, misalnya, pada jam-jam sibuk arus kendaraan di kawasan ini terlihat semrawut. Banyak kendaraan, terutama abang becak, yang suka main serobot hingga melawan arus kendaraan. Imbasnya, laju kendaraan menjadi tersendat dan rawan terjadi kemacetan.

Di lokasi, tampak seorang tukang becak yang menerobos jalur. Dia berusaha membawa becaknya ke arah yang salah. Kendaraan angkut roda tiga itu semula berjalan dari arah utara di Jalan Samanduhi. Padahal, setelah ada perubahan arus lalin, rute Jalan Samanhudi sudah berganti. Apalagi, sesampainya di lampu merah, tukang becak itu masih belok kiri ke arah Jalan Trunojoyo. Dua kali ia melanggar arus jalan.

Dampaknya, kendaraan yang melaju dari arah timur di Jalan Trunojoyo susah berbelok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Di tambah dari arah yang sama ada becak yang mengangkut kasur. Sehingga makin menambah kesemrawutan kendaraan hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang. Terlebih, di lokasi juga tidak ada petugas sama sekali. Pos polisi di perempatan Pasar Tanjung terlihat sepi.

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Aparat kepolisian maupun petugas Dinas Perhubungan perlu menggiatkan kembali kampanye tertib di jalan. Bila perlu, melakukan penegakan disiplin dengan memberi teguran atau surat tilang bagi pelanggar. Tak hanya kepada pengendara roda empat dan dua, tapi juga para pengemudi becak yang tidak tertib.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di perempatan Pasar Tanjung arah Jalan Samanhudi, misalnya, pada jam-jam sibuk arus kendaraan di kawasan ini terlihat semrawut. Banyak kendaraan, terutama abang becak, yang suka main serobot hingga melawan arus kendaraan. Imbasnya, laju kendaraan menjadi tersendat dan rawan terjadi kemacetan.

Di lokasi, tampak seorang tukang becak yang menerobos jalur. Dia berusaha membawa becaknya ke arah yang salah. Kendaraan angkut roda tiga itu semula berjalan dari arah utara di Jalan Samanduhi. Padahal, setelah ada perubahan arus lalin, rute Jalan Samanhudi sudah berganti. Apalagi, sesampainya di lampu merah, tukang becak itu masih belok kiri ke arah Jalan Trunojoyo. Dua kali ia melanggar arus jalan.

Dampaknya, kendaraan yang melaju dari arah timur di Jalan Trunojoyo susah berbelok kanan ke arah Jalan Samanhudi. Di tambah dari arah yang sama ada becak yang mengangkut kasur. Sehingga makin menambah kesemrawutan kendaraan hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang. Terlebih, di lokasi juga tidak ada petugas sama sekali. Pos polisi di perempatan Pasar Tanjung terlihat sepi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/