alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Anggota Pramuka Pegang Peran Bangkitkan Masyarakat dengan Cara ini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Keberadaan Pramuka tak bisa dipandang sebelah mata. Peran mereka begitu besar, termasuk di Jember. Salah satunya dalam rangka pengentasan kemiskinan serta pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, program-programnya juga digagas dengan semangat kebangkitan kreativitas masyarakat.

Semangat inilah yang diharapkan tetap hadir dalam Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jember, yang bakal memiliki ketua kwarcab baru. Hal ini tampak kala, kemarin (23/9), sejumlah orang mengenakan baju Pramuka tampak bergantian memasuki aula Pendapa Wahyawibawagraha. “Hari ini (kemarin, Red) Pramuka Kabupaten Jember mengadakan musyawarah cabang untuk pemilihan ketua selama lima tahun ke depan,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihak yang hadir di pendapa ini, lanjutnya, sebanyak 60 kwartir. Tentu saja hal tersebut akan menjadi semangat bagi pergerakan Pramuka di Kabupaten Jember. Harapannya bisa memajukan Pramuka di Kabupaten Jember supaya lebih bagus lagi.

Pria yang juga menjadi Ketua Majelis Pembina Pramuka Kabupaten Jember itu menyatakan bahwa nantinya Pramuka di Kabupaten Jember bakal dimaksimalkan. Dengan kondisi Covid-19 ini, pihaknya bakal bekerja sama dengan para anggota Pramuka untuk melakukan sosialisasi, bagi-bagi masker, vaksinasi, serta pembagian sembako. Belum lagi, di tempat-tempat keramaian masih banyak ditemukan warga Jember yang tidak taat prokes dengan tak menggunakan masker.

Selain itu, dia mengharapkan peran para anggota Pramuka untuk membantu mendata masyarakat Jember yang belum beruntung. Seperti diketahui, anggota Pramuka di Jember tersebar luas di pelosok desa-desa. Jadi, bisa membantu pemerintah untuk mendata tetangga kiri dan kanan mereka yang belum mampu. “Kami data kembali untuk selanjutnya pembagian bantuan bisa lebih merata,” gagasnya.

Bahkan, Hendy tak segan menyampaikan kekurangannya. “Di Jember masih punya masalah, data pemberian kepada orang miskin masih belum klir,” imbuhnya. Apalagi ada warga miskin yang sama sekali belum mendapatkan bantuan karena pendataan yang tidak tepat. Karena itu, pihaknya terus berupaya segera mencocokkan data warga yang kurang mampu.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Keberadaan Pramuka tak bisa dipandang sebelah mata. Peran mereka begitu besar, termasuk di Jember. Salah satunya dalam rangka pengentasan kemiskinan serta pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, program-programnya juga digagas dengan semangat kebangkitan kreativitas masyarakat.

Semangat inilah yang diharapkan tetap hadir dalam Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jember, yang bakal memiliki ketua kwarcab baru. Hal ini tampak kala, kemarin (23/9), sejumlah orang mengenakan baju Pramuka tampak bergantian memasuki aula Pendapa Wahyawibawagraha. “Hari ini (kemarin, Red) Pramuka Kabupaten Jember mengadakan musyawarah cabang untuk pemilihan ketua selama lima tahun ke depan,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Pihak yang hadir di pendapa ini, lanjutnya, sebanyak 60 kwartir. Tentu saja hal tersebut akan menjadi semangat bagi pergerakan Pramuka di Kabupaten Jember. Harapannya bisa memajukan Pramuka di Kabupaten Jember supaya lebih bagus lagi.

Pria yang juga menjadi Ketua Majelis Pembina Pramuka Kabupaten Jember itu menyatakan bahwa nantinya Pramuka di Kabupaten Jember bakal dimaksimalkan. Dengan kondisi Covid-19 ini, pihaknya bakal bekerja sama dengan para anggota Pramuka untuk melakukan sosialisasi, bagi-bagi masker, vaksinasi, serta pembagian sembako. Belum lagi, di tempat-tempat keramaian masih banyak ditemukan warga Jember yang tidak taat prokes dengan tak menggunakan masker.

Selain itu, dia mengharapkan peran para anggota Pramuka untuk membantu mendata masyarakat Jember yang belum beruntung. Seperti diketahui, anggota Pramuka di Jember tersebar luas di pelosok desa-desa. Jadi, bisa membantu pemerintah untuk mendata tetangga kiri dan kanan mereka yang belum mampu. “Kami data kembali untuk selanjutnya pembagian bantuan bisa lebih merata,” gagasnya.

Bahkan, Hendy tak segan menyampaikan kekurangannya. “Di Jember masih punya masalah, data pemberian kepada orang miskin masih belum klir,” imbuhnya. Apalagi ada warga miskin yang sama sekali belum mendapatkan bantuan karena pendataan yang tidak tepat. Karena itu, pihaknya terus berupaya segera mencocokkan data warga yang kurang mampu.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Keberadaan Pramuka tak bisa dipandang sebelah mata. Peran mereka begitu besar, termasuk di Jember. Salah satunya dalam rangka pengentasan kemiskinan serta pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, program-programnya juga digagas dengan semangat kebangkitan kreativitas masyarakat.

Semangat inilah yang diharapkan tetap hadir dalam Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jember, yang bakal memiliki ketua kwarcab baru. Hal ini tampak kala, kemarin (23/9), sejumlah orang mengenakan baju Pramuka tampak bergantian memasuki aula Pendapa Wahyawibawagraha. “Hari ini (kemarin, Red) Pramuka Kabupaten Jember mengadakan musyawarah cabang untuk pemilihan ketua selama lima tahun ke depan,” ungkap Bupati Jember Hendy Siswanto.

Pihak yang hadir di pendapa ini, lanjutnya, sebanyak 60 kwartir. Tentu saja hal tersebut akan menjadi semangat bagi pergerakan Pramuka di Kabupaten Jember. Harapannya bisa memajukan Pramuka di Kabupaten Jember supaya lebih bagus lagi.

Pria yang juga menjadi Ketua Majelis Pembina Pramuka Kabupaten Jember itu menyatakan bahwa nantinya Pramuka di Kabupaten Jember bakal dimaksimalkan. Dengan kondisi Covid-19 ini, pihaknya bakal bekerja sama dengan para anggota Pramuka untuk melakukan sosialisasi, bagi-bagi masker, vaksinasi, serta pembagian sembako. Belum lagi, di tempat-tempat keramaian masih banyak ditemukan warga Jember yang tidak taat prokes dengan tak menggunakan masker.

Selain itu, dia mengharapkan peran para anggota Pramuka untuk membantu mendata masyarakat Jember yang belum beruntung. Seperti diketahui, anggota Pramuka di Jember tersebar luas di pelosok desa-desa. Jadi, bisa membantu pemerintah untuk mendata tetangga kiri dan kanan mereka yang belum mampu. “Kami data kembali untuk selanjutnya pembagian bantuan bisa lebih merata,” gagasnya.

Bahkan, Hendy tak segan menyampaikan kekurangannya. “Di Jember masih punya masalah, data pemberian kepada orang miskin masih belum klir,” imbuhnya. Apalagi ada warga miskin yang sama sekali belum mendapatkan bantuan karena pendataan yang tidak tepat. Karena itu, pihaknya terus berupaya segera mencocokkan data warga yang kurang mampu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/