alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

SMA dan SMK Ditutup 14 Hari

Satu Murid Terpapar, KBM Dilakukan Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mulai hari ini, semua sekolah menengah ditutup selama 14 hari. Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo telah mengeluarkan nota dinas. Penyebabnya, karena seorang murid terpapar virus korona.

Kepala Cabdin Jatim Wilayah Bondowoso-Situbondo Dr Sugiono Eksantoso menjelaskan, nota dinas untuk SMA dan SMK se-Bondowoso sudah dikirim agar semua sekolah ditutup sementara. “Ditutup selama 14 hari,” katanya.

Tak hanya lembaga negeri, SMA dan SMK swasta pun ditutup. Kecuali untuk sekolah-sekolah yang ada di pondok pesantren. “Untuk sekolah yang di pondok, kami serahkan kepada pengasuhnya. Selama ada jaminan dari pengasuh, disilakan,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku, setelah beredar informasi adanya murid yang terpapar, ada beberapa orang tua yang mengajukan keluhan. Mereka khawatir akan kesehatan anaknya yang sempat ikut pembelajaran tatap muka itu. “Hari ini ada keluhan dari orang tua. Melihat itu, saya langsung mengeluarkan nota dinas agar semua SMA/SMK negeri tutup 14 hari ke depan,” imbuhnya.

Setelah tutup, pembelajaran daring dilakukan secara penuh. Dengan syarat, gurunya dalam kondisi sehat dan berada di lingkungan yang sehat pula. Jika ada keluhan tidak sehat, maka guru diminta tetap berada di rumah. Mengajar dari rumahnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mulai hari ini, semua sekolah menengah ditutup selama 14 hari. Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo telah mengeluarkan nota dinas. Penyebabnya, karena seorang murid terpapar virus korona.

Kepala Cabdin Jatim Wilayah Bondowoso-Situbondo Dr Sugiono Eksantoso menjelaskan, nota dinas untuk SMA dan SMK se-Bondowoso sudah dikirim agar semua sekolah ditutup sementara. “Ditutup selama 14 hari,” katanya.

Tak hanya lembaga negeri, SMA dan SMK swasta pun ditutup. Kecuali untuk sekolah-sekolah yang ada di pondok pesantren. “Untuk sekolah yang di pondok, kami serahkan kepada pengasuhnya. Selama ada jaminan dari pengasuh, disilakan,” tambahnya.

Dia mengaku, setelah beredar informasi adanya murid yang terpapar, ada beberapa orang tua yang mengajukan keluhan. Mereka khawatir akan kesehatan anaknya yang sempat ikut pembelajaran tatap muka itu. “Hari ini ada keluhan dari orang tua. Melihat itu, saya langsung mengeluarkan nota dinas agar semua SMA/SMK negeri tutup 14 hari ke depan,” imbuhnya.

Setelah tutup, pembelajaran daring dilakukan secara penuh. Dengan syarat, gurunya dalam kondisi sehat dan berada di lingkungan yang sehat pula. Jika ada keluhan tidak sehat, maka guru diminta tetap berada di rumah. Mengajar dari rumahnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Mulai hari ini, semua sekolah menengah ditutup selama 14 hari. Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Bondowoso-Situbondo telah mengeluarkan nota dinas. Penyebabnya, karena seorang murid terpapar virus korona.

Kepala Cabdin Jatim Wilayah Bondowoso-Situbondo Dr Sugiono Eksantoso menjelaskan, nota dinas untuk SMA dan SMK se-Bondowoso sudah dikirim agar semua sekolah ditutup sementara. “Ditutup selama 14 hari,” katanya.

Tak hanya lembaga negeri, SMA dan SMK swasta pun ditutup. Kecuali untuk sekolah-sekolah yang ada di pondok pesantren. “Untuk sekolah yang di pondok, kami serahkan kepada pengasuhnya. Selama ada jaminan dari pengasuh, disilakan,” tambahnya.

Dia mengaku, setelah beredar informasi adanya murid yang terpapar, ada beberapa orang tua yang mengajukan keluhan. Mereka khawatir akan kesehatan anaknya yang sempat ikut pembelajaran tatap muka itu. “Hari ini ada keluhan dari orang tua. Melihat itu, saya langsung mengeluarkan nota dinas agar semua SMA/SMK negeri tutup 14 hari ke depan,” imbuhnya.

Setelah tutup, pembelajaran daring dilakukan secara penuh. Dengan syarat, gurunya dalam kondisi sehat dan berada di lingkungan yang sehat pula. Jika ada keluhan tidak sehat, maka guru diminta tetap berada di rumah. Mengajar dari rumahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/