alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Baru Direhab, Plafon Ambruk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Untung tidak ada orang yang lewat dan tidak ada anak kecil. Beginilah rasa bersyukur masyarakat. Meski terjadi musibah, kata-kata untung masih tetap ada. Termasuk saat plafon Pukesmas Gumukmas runtuh, kemarin (23/9). Lagi-lagi, untung tidak ada orang antre berobat, sehingga tidak ada korban jiwa.

Ya, bagian plafon yang ambrol tepat di depan poli gigi ini setidaknya selebar empat meter dan panjang mencapai 30 meter. Terlihat jelas dari bekas penahan plafon, beberapa bahan dari batang galvalum berdiamater empat sentimeter tampak berkarat dan patah di beberapa titik. Pascaambrolnya plafon kejadian tersebut, sebagian plafon terpaksa dipasang penyangga menggunakan bambu.

Kepala Pukesmas Gumukmas dr Halimah Arvi mengatakan, bangunan puskesmas tersebut memang baru direhab oleh pemerintah dua kali, pada 2018 dan 2019 silam. Sementara plafon tersebut baru selesai dibangun pada 2018 lalu. “Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan kondisi poli gigi juga sedang tutup,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Untung tidak ada orang yang lewat dan tidak ada anak kecil. Beginilah rasa bersyukur masyarakat. Meski terjadi musibah, kata-kata untung masih tetap ada. Termasuk saat plafon Pukesmas Gumukmas runtuh, kemarin (23/9). Lagi-lagi, untung tidak ada orang antre berobat, sehingga tidak ada korban jiwa.

Ya, bagian plafon yang ambrol tepat di depan poli gigi ini setidaknya selebar empat meter dan panjang mencapai 30 meter. Terlihat jelas dari bekas penahan plafon, beberapa bahan dari batang galvalum berdiamater empat sentimeter tampak berkarat dan patah di beberapa titik. Pascaambrolnya plafon kejadian tersebut, sebagian plafon terpaksa dipasang penyangga menggunakan bambu.

Kepala Pukesmas Gumukmas dr Halimah Arvi mengatakan, bangunan puskesmas tersebut memang baru direhab oleh pemerintah dua kali, pada 2018 dan 2019 silam. Sementara plafon tersebut baru selesai dibangun pada 2018 lalu. “Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan kondisi poli gigi juga sedang tutup,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Untung tidak ada orang yang lewat dan tidak ada anak kecil. Beginilah rasa bersyukur masyarakat. Meski terjadi musibah, kata-kata untung masih tetap ada. Termasuk saat plafon Pukesmas Gumukmas runtuh, kemarin (23/9). Lagi-lagi, untung tidak ada orang antre berobat, sehingga tidak ada korban jiwa.

Ya, bagian plafon yang ambrol tepat di depan poli gigi ini setidaknya selebar empat meter dan panjang mencapai 30 meter. Terlihat jelas dari bekas penahan plafon, beberapa bahan dari batang galvalum berdiamater empat sentimeter tampak berkarat dan patah di beberapa titik. Pascaambrolnya plafon kejadian tersebut, sebagian plafon terpaksa dipasang penyangga menggunakan bambu.

Kepala Pukesmas Gumukmas dr Halimah Arvi mengatakan, bangunan puskesmas tersebut memang baru direhab oleh pemerintah dua kali, pada 2018 dan 2019 silam. Sementara plafon tersebut baru selesai dibangun pada 2018 lalu. “Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan kondisi poli gigi juga sedang tutup,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/