alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Sama-Sama Menunggu Rekom DPP

“Komunikasi dengan pimpinan partai lain sudah. Seperti Demokrat dan PAN. Yang jelas, kami belum bisa memutuskan karena menunggu petunjuk pusat,” Sugito, Ketua DPD Partai Golkar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Dinamika pembentukan fraksi terus berlangsung, terutama bagi partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Jember. Lobi-lobi antar pimpinan pun terus dilakukan. Namun, sampai kemarin (23/8), pembentukan fraksi belum tuntas.

Data yang dihimpun Radarjember.id menunjukkan, ada partai yang sudah menuntaskan pembentukan fraksinya, namun nama ketuanya belum disebutkan. Ada pula yang masih mencari partai yang akan bergabung, ada juga yang belum memberikan kepastian.

Peluang terbentuknya fraksi untuk menjadi delapan fraksi seperti lima tahun lalu sepertinya cukup kecil. PKB yang posisinya memiliki 8 kursi di DPRD Jember sejatinya sudah menyelesaikan pembentukan fraksi termasuk nama pimpinan fraksinya. Hanya saja, nama tersebut belum disebutkan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski pembentukannya sudah selesai, PKB juga masih membuka peluang untuk partai lain yang akan bergabung. Politisi PKB, M Itqon Syauqi mengatakan, penentuan fraksi serta pimpinannya diputuskan DPP PKB setelah mendapat usulan dari DPC PKB Jember.

Menurutnya, sudah ada nama calon pimpinan fraksi. “Untuk PKB sudah selesai, semuanya menjadi kewenangan pimpinan di DPC,” kata pria yang diplot sebagai ketua sementara DPRD Jember itu.

Hal senada juga disampaikan politisi Nasdem, David Handoko Seto. Partai yang juga memiliki 8 kursi ini sebenarnya sudah selesai membahas urusan fraksi, termasuk calon ketuanya. Partai ini juga tetap membuka pintu lebar-lebar apabila ada partai lain yang akan bergabung. “Calon ketua fraksi yang diusulkan Dannis Barlie Halim. Memang masih diusulkan dan kami menunggu keputusan DPP,” tambahnya.

Potensi terbentuknya delapan fraksi di DPRD Jember seperti periode sebelumnya cukup kecil datang Partai Gerindra. Partai ini menyebut, sudah menggaet dua partai lain untuk bergabung membentuk satu fraksi. Yaitu Perindo dan Partai Berkarya.

Jika benar itu terjadi, fraksi ini bisa memiliki 10 kursi. Yakni dari Gerindra 7 kursi, Perindo 2 kursi, serta Berkarya 1 kursi.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Dinamika pembentukan fraksi terus berlangsung, terutama bagi partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Jember. Lobi-lobi antar pimpinan pun terus dilakukan. Namun, sampai kemarin (23/8), pembentukan fraksi belum tuntas.

Data yang dihimpun Radarjember.id menunjukkan, ada partai yang sudah menuntaskan pembentukan fraksinya, namun nama ketuanya belum disebutkan. Ada pula yang masih mencari partai yang akan bergabung, ada juga yang belum memberikan kepastian.

Peluang terbentuknya fraksi untuk menjadi delapan fraksi seperti lima tahun lalu sepertinya cukup kecil. PKB yang posisinya memiliki 8 kursi di DPRD Jember sejatinya sudah menyelesaikan pembentukan fraksi termasuk nama pimpinan fraksinya. Hanya saja, nama tersebut belum disebutkan.

Meski pembentukannya sudah selesai, PKB juga masih membuka peluang untuk partai lain yang akan bergabung. Politisi PKB, M Itqon Syauqi mengatakan, penentuan fraksi serta pimpinannya diputuskan DPP PKB setelah mendapat usulan dari DPC PKB Jember.

Menurutnya, sudah ada nama calon pimpinan fraksi. “Untuk PKB sudah selesai, semuanya menjadi kewenangan pimpinan di DPC,” kata pria yang diplot sebagai ketua sementara DPRD Jember itu.

Hal senada juga disampaikan politisi Nasdem, David Handoko Seto. Partai yang juga memiliki 8 kursi ini sebenarnya sudah selesai membahas urusan fraksi, termasuk calon ketuanya. Partai ini juga tetap membuka pintu lebar-lebar apabila ada partai lain yang akan bergabung. “Calon ketua fraksi yang diusulkan Dannis Barlie Halim. Memang masih diusulkan dan kami menunggu keputusan DPP,” tambahnya.

Potensi terbentuknya delapan fraksi di DPRD Jember seperti periode sebelumnya cukup kecil datang Partai Gerindra. Partai ini menyebut, sudah menggaet dua partai lain untuk bergabung membentuk satu fraksi. Yaitu Perindo dan Partai Berkarya.

Jika benar itu terjadi, fraksi ini bisa memiliki 10 kursi. Yakni dari Gerindra 7 kursi, Perindo 2 kursi, serta Berkarya 1 kursi.

RADAR JEMBER.ID – Dinamika pembentukan fraksi terus berlangsung, terutama bagi partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Jember. Lobi-lobi antar pimpinan pun terus dilakukan. Namun, sampai kemarin (23/8), pembentukan fraksi belum tuntas.

Data yang dihimpun Radarjember.id menunjukkan, ada partai yang sudah menuntaskan pembentukan fraksinya, namun nama ketuanya belum disebutkan. Ada pula yang masih mencari partai yang akan bergabung, ada juga yang belum memberikan kepastian.

Peluang terbentuknya fraksi untuk menjadi delapan fraksi seperti lima tahun lalu sepertinya cukup kecil. PKB yang posisinya memiliki 8 kursi di DPRD Jember sejatinya sudah menyelesaikan pembentukan fraksi termasuk nama pimpinan fraksinya. Hanya saja, nama tersebut belum disebutkan.

Meski pembentukannya sudah selesai, PKB juga masih membuka peluang untuk partai lain yang akan bergabung. Politisi PKB, M Itqon Syauqi mengatakan, penentuan fraksi serta pimpinannya diputuskan DPP PKB setelah mendapat usulan dari DPC PKB Jember.

Menurutnya, sudah ada nama calon pimpinan fraksi. “Untuk PKB sudah selesai, semuanya menjadi kewenangan pimpinan di DPC,” kata pria yang diplot sebagai ketua sementara DPRD Jember itu.

Hal senada juga disampaikan politisi Nasdem, David Handoko Seto. Partai yang juga memiliki 8 kursi ini sebenarnya sudah selesai membahas urusan fraksi, termasuk calon ketuanya. Partai ini juga tetap membuka pintu lebar-lebar apabila ada partai lain yang akan bergabung. “Calon ketua fraksi yang diusulkan Dannis Barlie Halim. Memang masih diusulkan dan kami menunggu keputusan DPP,” tambahnya.

Potensi terbentuknya delapan fraksi di DPRD Jember seperti periode sebelumnya cukup kecil datang Partai Gerindra. Partai ini menyebut, sudah menggaet dua partai lain untuk bergabung membentuk satu fraksi. Yaitu Perindo dan Partai Berkarya.

Jika benar itu terjadi, fraksi ini bisa memiliki 10 kursi. Yakni dari Gerindra 7 kursi, Perindo 2 kursi, serta Berkarya 1 kursi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/