alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Meski Pandemi, Pendaftar Pascasarjana IAIN Jember Tetap Tinggi

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Meski saat ini masih masa adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19, namun tak membuat pendaftar mahasiswa baru di Pascasarjana IAIN Jember menurun. Hal itu bisa dilihat dari data penerima mahasiswa baru (PMB) Pascasarjana IAIN Jember dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada 2019 lalu, total PMB mencapai 253 pendaftar, PMB 2018 tercatat 242 pendaftar. Sedangkan 2017 tercatat 216 pendaftar. Sementara pada 2020 ini, pada saat rekap sementara, Kamis (23/7), sudah tercatat 221 pendaftar. Jumlah ini masih bisa bertambah, karena masih ada sekitar 40 pendaftar yang gagal akses.

Direktur Pascasarjana IAIN Jember Prof Abdul Halim Soebahar mengatakan, berdasar data rekap sementara tersebut, peminat calon mahasiswa baru Pascasarjana masih tetap tinggi. Bahkan, diyakininya akan terus meningkat. “Masa pendaftaran masih terus berlangsung saat ini hingga dua pekan ke depan. Pendapftaran berakhir pada 7 Agustus mendatang,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, tingginya atensi pendaftar itu tidak lepas dari berbagai program studi yang ditawarkan Pascasarjana IAIN Jember. Di antaranya delapan progam magister yang meliputi Prodi Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga (Akhwal Syahsiyyah), Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Prodi Studi Islam.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Meski saat ini masih masa adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19, namun tak membuat pendaftar mahasiswa baru di Pascasarjana IAIN Jember menurun. Hal itu bisa dilihat dari data penerima mahasiswa baru (PMB) Pascasarjana IAIN Jember dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada 2019 lalu, total PMB mencapai 253 pendaftar, PMB 2018 tercatat 242 pendaftar. Sedangkan 2017 tercatat 216 pendaftar. Sementara pada 2020 ini, pada saat rekap sementara, Kamis (23/7), sudah tercatat 221 pendaftar. Jumlah ini masih bisa bertambah, karena masih ada sekitar 40 pendaftar yang gagal akses.

Direktur Pascasarjana IAIN Jember Prof Abdul Halim Soebahar mengatakan, berdasar data rekap sementara tersebut, peminat calon mahasiswa baru Pascasarjana masih tetap tinggi. Bahkan, diyakininya akan terus meningkat. “Masa pendaftaran masih terus berlangsung saat ini hingga dua pekan ke depan. Pendapftaran berakhir pada 7 Agustus mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya atensi pendaftar itu tidak lepas dari berbagai program studi yang ditawarkan Pascasarjana IAIN Jember. Di antaranya delapan progam magister yang meliputi Prodi Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga (Akhwal Syahsiyyah), Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Prodi Studi Islam.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Meski saat ini masih masa adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19, namun tak membuat pendaftar mahasiswa baru di Pascasarjana IAIN Jember menurun. Hal itu bisa dilihat dari data penerima mahasiswa baru (PMB) Pascasarjana IAIN Jember dari tahun-tahun sebelumnya.

Jika pada 2019 lalu, total PMB mencapai 253 pendaftar, PMB 2018 tercatat 242 pendaftar. Sedangkan 2017 tercatat 216 pendaftar. Sementara pada 2020 ini, pada saat rekap sementara, Kamis (23/7), sudah tercatat 221 pendaftar. Jumlah ini masih bisa bertambah, karena masih ada sekitar 40 pendaftar yang gagal akses.

Direktur Pascasarjana IAIN Jember Prof Abdul Halim Soebahar mengatakan, berdasar data rekap sementara tersebut, peminat calon mahasiswa baru Pascasarjana masih tetap tinggi. Bahkan, diyakininya akan terus meningkat. “Masa pendaftaran masih terus berlangsung saat ini hingga dua pekan ke depan. Pendapftaran berakhir pada 7 Agustus mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya atensi pendaftar itu tidak lepas dari berbagai program studi yang ditawarkan Pascasarjana IAIN Jember. Di antaranya delapan progam magister yang meliputi Prodi Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga (Akhwal Syahsiyyah), Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Prodi Studi Islam.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/