alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

HKTI Sampaikan Lima Tuntutan untuk Presiden

Perjuangkan Kebutuhan Petani agar Bisa Untung

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Jember melakukan demonstrasi di depan Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (23/6). Ada lima poin tuntutan yang mereka suarakan untuk memperjuangkan hak-hak petani ke depan.

BACA JUGA : Mantan Bos Bank di Jember Resmi Jadi Tersangka dari Kasus Kredit Fiktif

Koordinator lapangan (korlap) yang juga Ketua HKTI Jember, Jumantoro, menyampaikan, aksi tersebut berkenaan dengan peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-50. Maka dari itu, untuk menyukseskan kedaulatan pangan, tentunya dibutuhkan saprodi (sarana produksi). Dirinya mengklaim, hanya Jember yang berani memperingati Hari Krida Pertanian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam aksi tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan kepada bupati. Harapannya, agar diteruskan kepada pemerintah pusat terkait kondisi para petani di bawah. Khususnya di Kabupaten Jember.

Di antara lima bunyi tuntutannya, salah satunya menolak rekomendasi DPR RI tentang 9 komoditas yang akan disubsidi. Kedua, yakni menolak pencabutan pupuk subsidi dan memohon kepada pemerintah agar pupuk subsidi disediakan sesuai dengan kebutuhan riil petani. “Karena petani belum mampu membeli pupuk nonsubsidi yang harganya melangit,” imbuhnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Jember melakukan demonstrasi di depan Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (23/6). Ada lima poin tuntutan yang mereka suarakan untuk memperjuangkan hak-hak petani ke depan.

BACA JUGA : Mantan Bos Bank di Jember Resmi Jadi Tersangka dari Kasus Kredit Fiktif

Koordinator lapangan (korlap) yang juga Ketua HKTI Jember, Jumantoro, menyampaikan, aksi tersebut berkenaan dengan peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-50. Maka dari itu, untuk menyukseskan kedaulatan pangan, tentunya dibutuhkan saprodi (sarana produksi). Dirinya mengklaim, hanya Jember yang berani memperingati Hari Krida Pertanian.

Dalam aksi tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan kepada bupati. Harapannya, agar diteruskan kepada pemerintah pusat terkait kondisi para petani di bawah. Khususnya di Kabupaten Jember.

Di antara lima bunyi tuntutannya, salah satunya menolak rekomendasi DPR RI tentang 9 komoditas yang akan disubsidi. Kedua, yakni menolak pencabutan pupuk subsidi dan memohon kepada pemerintah agar pupuk subsidi disediakan sesuai dengan kebutuhan riil petani. “Karena petani belum mampu membeli pupuk nonsubsidi yang harganya melangit,” imbuhnya.

PATRANG, Radar Jember – Massa aksi yang tergabung dalam Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Jember melakukan demonstrasi di depan Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (23/6). Ada lima poin tuntutan yang mereka suarakan untuk memperjuangkan hak-hak petani ke depan.

BACA JUGA : Mantan Bos Bank di Jember Resmi Jadi Tersangka dari Kasus Kredit Fiktif

Koordinator lapangan (korlap) yang juga Ketua HKTI Jember, Jumantoro, menyampaikan, aksi tersebut berkenaan dengan peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-50. Maka dari itu, untuk menyukseskan kedaulatan pangan, tentunya dibutuhkan saprodi (sarana produksi). Dirinya mengklaim, hanya Jember yang berani memperingati Hari Krida Pertanian.

Dalam aksi tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa tuntutan kepada bupati. Harapannya, agar diteruskan kepada pemerintah pusat terkait kondisi para petani di bawah. Khususnya di Kabupaten Jember.

Di antara lima bunyi tuntutannya, salah satunya menolak rekomendasi DPR RI tentang 9 komoditas yang akan disubsidi. Kedua, yakni menolak pencabutan pupuk subsidi dan memohon kepada pemerintah agar pupuk subsidi disediakan sesuai dengan kebutuhan riil petani. “Karena petani belum mampu membeli pupuk nonsubsidi yang harganya melangit,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/