alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Cecar Cabor tentang Kuitansi Kosong

Mobile_AP_Rectangle 1

Rabu kemarin, kata Fauzi, yang mendatangi pemanggilan itu adalah salah satu ofisialnya, karena yang bertanda tangan dalam kuitansi itu adalah ofisial. Menurut dia, dalam perkara pemeriksaan tersebut tidak seharusnya cabor terlibat terlalu dalam soal proses hukum yang berjalan. Sebab, dikhawatirkan berimbas pada pembinaan atletnya. “Prinsipnya, ada informasi kami diminta berangkat, ya berangkat. Masalah anggaran atau ada manipulasi, kami tidak masuk ke sana,” tambah Fauzi.

Senada dengan Fauzi, Ketua Umum Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jember Haryu Islamuddin, yang juga sempat mendatangi pemeriksa kejari, mengaku, meskipun di tengah proses hukum yang berjalan, ada putusan apa pun nantinya, ia mengharapkan tidak sampai merembet ke nasib atlet. “Saya kira, semuanya perlu hati-hati dan bijak dalam penyaluran dan penggunaan anggaran,” pungkas Haryu.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Rabu kemarin, kata Fauzi, yang mendatangi pemanggilan itu adalah salah satu ofisialnya, karena yang bertanda tangan dalam kuitansi itu adalah ofisial. Menurut dia, dalam perkara pemeriksaan tersebut tidak seharusnya cabor terlibat terlalu dalam soal proses hukum yang berjalan. Sebab, dikhawatirkan berimbas pada pembinaan atletnya. “Prinsipnya, ada informasi kami diminta berangkat, ya berangkat. Masalah anggaran atau ada manipulasi, kami tidak masuk ke sana,” tambah Fauzi.

Senada dengan Fauzi, Ketua Umum Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jember Haryu Islamuddin, yang juga sempat mendatangi pemeriksa kejari, mengaku, meskipun di tengah proses hukum yang berjalan, ada putusan apa pun nantinya, ia mengharapkan tidak sampai merembet ke nasib atlet. “Saya kira, semuanya perlu hati-hati dan bijak dalam penyaluran dan penggunaan anggaran,” pungkas Haryu.

 

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Rabu kemarin, kata Fauzi, yang mendatangi pemanggilan itu adalah salah satu ofisialnya, karena yang bertanda tangan dalam kuitansi itu adalah ofisial. Menurut dia, dalam perkara pemeriksaan tersebut tidak seharusnya cabor terlibat terlalu dalam soal proses hukum yang berjalan. Sebab, dikhawatirkan berimbas pada pembinaan atletnya. “Prinsipnya, ada informasi kami diminta berangkat, ya berangkat. Masalah anggaran atau ada manipulasi, kami tidak masuk ke sana,” tambah Fauzi.

Senada dengan Fauzi, Ketua Umum Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Jember Haryu Islamuddin, yang juga sempat mendatangi pemeriksa kejari, mengaku, meskipun di tengah proses hukum yang berjalan, ada putusan apa pun nantinya, ia mengharapkan tidak sampai merembet ke nasib atlet. “Saya kira, semuanya perlu hati-hati dan bijak dalam penyaluran dan penggunaan anggaran,” pungkas Haryu.

 

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/