alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Tangkap Bandar Okerbaya Berkedok Apotek

Barang Bukti 4,9 Juta Butir Pil 

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyamaran Alusius Sri Mulyo akhirnya terbongkar. Pria 53 tahun ini tertangkap polisi karena kedapatan memiliki jutaan obat keras berbahaya (okerbaya) yang dijual secara bebas. Kejahatan warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, tersebut selama ini tak terendus. Dia menyembunyikan aksinya itu dengan membuka apotek.

Kasus besar ini terungkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember. Selain sang bandar, polisi juga menangkap seorang kurir yang dibekuk sebelumnya. Pelaku bernama Suroto, 54, warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari. Dari dua tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 4,9 juta butir okerbaya dengan tiga jenis obat berbeda.

Perkara ini menjadi prestasi tersendiri bagi Satreskoba Polres Jember. Sebab, sejak satuan yang khusus menangani kejahatan narkotika dan obat keras berbahaya (narkoba) ini berdiri, baru kali ini mereka berhasil mengungkap kasus yang jumlah barang buktinya sangat besar. “Dalam kasus ini, tersangka pertama yang kami tangkap adalah S (Suroto, Red),” terang Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono saat menggelar pers rilis, kemarin (23/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena masalah ini merupakan perkara serius, dalam pers rilis kemarin kepolisian juga menghadirkan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Ketua Cabang NU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin. Kehadiran mereka untuk mendukung komitmen pemberantasan narkoba di Jember.

Menurut Aris, tersangka pertama yang dibekuk adalah Suroto. Dia ditangkap di jalan Perumahan Taman Gading Blok R Nomer 16. “Saat Suroto ini ditangkap, kami mengamankan barang bukti pil Trihexiphenidyl atau Trex sebanyak dua sak berisi total 82 ribu butir,” jelasnya.

Setelah ditangkap petugas, Suroto mengaku bahwa okerbaya itu dia beli dari tersangka Alusius Sri Mulyo yang juga memiliki apotek. Sekadar informasi, Alusius Sri Mulyo juga memiliki usaha wisata kebun buah naga yang ada di Perumahan Taman Gading. “Setelah menangkap Suroto, kemudian anggota kami menangkap Alusius Sri Mulyo di rumahnya,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyamaran Alusius Sri Mulyo akhirnya terbongkar. Pria 53 tahun ini tertangkap polisi karena kedapatan memiliki jutaan obat keras berbahaya (okerbaya) yang dijual secara bebas. Kejahatan warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, tersebut selama ini tak terendus. Dia menyembunyikan aksinya itu dengan membuka apotek.

Kasus besar ini terungkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember. Selain sang bandar, polisi juga menangkap seorang kurir yang dibekuk sebelumnya. Pelaku bernama Suroto, 54, warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari. Dari dua tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 4,9 juta butir okerbaya dengan tiga jenis obat berbeda.

Perkara ini menjadi prestasi tersendiri bagi Satreskoba Polres Jember. Sebab, sejak satuan yang khusus menangani kejahatan narkotika dan obat keras berbahaya (narkoba) ini berdiri, baru kali ini mereka berhasil mengungkap kasus yang jumlah barang buktinya sangat besar. “Dalam kasus ini, tersangka pertama yang kami tangkap adalah S (Suroto, Red),” terang Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono saat menggelar pers rilis, kemarin (23/3).

Karena masalah ini merupakan perkara serius, dalam pers rilis kemarin kepolisian juga menghadirkan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Ketua Cabang NU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin. Kehadiran mereka untuk mendukung komitmen pemberantasan narkoba di Jember.

Menurut Aris, tersangka pertama yang dibekuk adalah Suroto. Dia ditangkap di jalan Perumahan Taman Gading Blok R Nomer 16. “Saat Suroto ini ditangkap, kami mengamankan barang bukti pil Trihexiphenidyl atau Trex sebanyak dua sak berisi total 82 ribu butir,” jelasnya.

Setelah ditangkap petugas, Suroto mengaku bahwa okerbaya itu dia beli dari tersangka Alusius Sri Mulyo yang juga memiliki apotek. Sekadar informasi, Alusius Sri Mulyo juga memiliki usaha wisata kebun buah naga yang ada di Perumahan Taman Gading. “Setelah menangkap Suroto, kemudian anggota kami menangkap Alusius Sri Mulyo di rumahnya,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyamaran Alusius Sri Mulyo akhirnya terbongkar. Pria 53 tahun ini tertangkap polisi karena kedapatan memiliki jutaan obat keras berbahaya (okerbaya) yang dijual secara bebas. Kejahatan warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, tersebut selama ini tak terendus. Dia menyembunyikan aksinya itu dengan membuka apotek.

Kasus besar ini terungkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember. Selain sang bandar, polisi juga menangkap seorang kurir yang dibekuk sebelumnya. Pelaku bernama Suroto, 54, warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari. Dari dua tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 4,9 juta butir okerbaya dengan tiga jenis obat berbeda.

Perkara ini menjadi prestasi tersendiri bagi Satreskoba Polres Jember. Sebab, sejak satuan yang khusus menangani kejahatan narkotika dan obat keras berbahaya (narkoba) ini berdiri, baru kali ini mereka berhasil mengungkap kasus yang jumlah barang buktinya sangat besar. “Dalam kasus ini, tersangka pertama yang kami tangkap adalah S (Suroto, Red),” terang Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono saat menggelar pers rilis, kemarin (23/3).

Karena masalah ini merupakan perkara serius, dalam pers rilis kemarin kepolisian juga menghadirkan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Ketua Cabang NU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin. Kehadiran mereka untuk mendukung komitmen pemberantasan narkoba di Jember.

Menurut Aris, tersangka pertama yang dibekuk adalah Suroto. Dia ditangkap di jalan Perumahan Taman Gading Blok R Nomer 16. “Saat Suroto ini ditangkap, kami mengamankan barang bukti pil Trihexiphenidyl atau Trex sebanyak dua sak berisi total 82 ribu butir,” jelasnya.

Setelah ditangkap petugas, Suroto mengaku bahwa okerbaya itu dia beli dari tersangka Alusius Sri Mulyo yang juga memiliki apotek. Sekadar informasi, Alusius Sri Mulyo juga memiliki usaha wisata kebun buah naga yang ada di Perumahan Taman Gading. “Setelah menangkap Suroto, kemudian anggota kami menangkap Alusius Sri Mulyo di rumahnya,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/