alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Akses Ditutup, Jembatan Memprihatinkan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERJERUK, Radar Jember – Aktivitas perekonomian warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat dan warga Desa Suboh, Kecamatan Pakusari, sekitar sepekan terakhir ini tersendat. Hal ini dikarenakan yang akses jalan yang menghubungkan keduanya ditutup dan tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor.

Alasan penutupan jalan tersebut dikarenakan kondisi jembatan itu sangat memprihatinkan dan bahkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan sewaktu-waktu. Dari penuturan warga setempat, akibat gerusan air hujan plengsengan di bagian Utara jembatan itu mulai terkelupas dan batu penahan bangunan jembatan berjatuhan.

Saat Jawa Pos Radar Jember mendatangi lokasi Jembatan tersebut, di pertigaan jalan itu terpampang tulisan peringatan semua kendaraan tidak boleh melintas. Keberadaan jembatan itu sangat dibutuhkan oleh warga desa, kendati panjang jembatan tersebut tidak terlalu panjang sekitar lima meter dan lebar tidak lebih dari empat meter.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Memang ini jembatan kecil namun setiap hari ramai dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Tidak menutup kemungkinan plengsengan jembatan rusak karena tidak kuat menahan beban kendaraan, bahkan kendaraan pengangkut material seringkali melalui jembatan itu,” kata Hadi Suryono, warga Desa Sumberjeruk.

- Advertisement -

SUMBERJERUK, Radar Jember – Aktivitas perekonomian warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat dan warga Desa Suboh, Kecamatan Pakusari, sekitar sepekan terakhir ini tersendat. Hal ini dikarenakan yang akses jalan yang menghubungkan keduanya ditutup dan tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor.

Alasan penutupan jalan tersebut dikarenakan kondisi jembatan itu sangat memprihatinkan dan bahkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan sewaktu-waktu. Dari penuturan warga setempat, akibat gerusan air hujan plengsengan di bagian Utara jembatan itu mulai terkelupas dan batu penahan bangunan jembatan berjatuhan.

Saat Jawa Pos Radar Jember mendatangi lokasi Jembatan tersebut, di pertigaan jalan itu terpampang tulisan peringatan semua kendaraan tidak boleh melintas. Keberadaan jembatan itu sangat dibutuhkan oleh warga desa, kendati panjang jembatan tersebut tidak terlalu panjang sekitar lima meter dan lebar tidak lebih dari empat meter.

“Memang ini jembatan kecil namun setiap hari ramai dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Tidak menutup kemungkinan plengsengan jembatan rusak karena tidak kuat menahan beban kendaraan, bahkan kendaraan pengangkut material seringkali melalui jembatan itu,” kata Hadi Suryono, warga Desa Sumberjeruk.

SUMBERJERUK, Radar Jember – Aktivitas perekonomian warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat dan warga Desa Suboh, Kecamatan Pakusari, sekitar sepekan terakhir ini tersendat. Hal ini dikarenakan yang akses jalan yang menghubungkan keduanya ditutup dan tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan bermotor.

Alasan penutupan jalan tersebut dikarenakan kondisi jembatan itu sangat memprihatinkan dan bahkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan sewaktu-waktu. Dari penuturan warga setempat, akibat gerusan air hujan plengsengan di bagian Utara jembatan itu mulai terkelupas dan batu penahan bangunan jembatan berjatuhan.

Saat Jawa Pos Radar Jember mendatangi lokasi Jembatan tersebut, di pertigaan jalan itu terpampang tulisan peringatan semua kendaraan tidak boleh melintas. Keberadaan jembatan itu sangat dibutuhkan oleh warga desa, kendati panjang jembatan tersebut tidak terlalu panjang sekitar lima meter dan lebar tidak lebih dari empat meter.

“Memang ini jembatan kecil namun setiap hari ramai dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Tidak menutup kemungkinan plengsengan jembatan rusak karena tidak kuat menahan beban kendaraan, bahkan kendaraan pengangkut material seringkali melalui jembatan itu,” kata Hadi Suryono, warga Desa Sumberjeruk.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/