alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Nyaman Copot Sepatu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat bersekolah, siswa diwajibkan bersepatu. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku kepada siswa di beberapa sekolah di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Beberapa anak-anak sudah terbiasa memakai sandal. Mulai berangkat ke sekolah hingga pulang ke rumah.

Potret pendidikan di daerah pegunungan yang asri dan memanjakan mata rupanya menjadi salah satu alasan mereka enggan bersepatu. Pasalnya, lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka memiliki akses yang tak biasa. Tempat itu memiliki curah hujan tinggi, ditambah kondisi jalanan yang terjal dan menanjak atau naik-turun.

Wajar bila anak-anak itu lebih memilih sendal dari pada sepatu. Mereka bukan tidak memiliki sepatu atau tidak mampu untuk membeli sepatu. “Ada sepatunya, tapi ndak dipakai. Lebih enak sandal,” kata Nana, salah satu siswa, saat disapa Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diketahui, mereka adalah beberapa siswa dari SD Negeri Bintoro 3. Mereka cukup percaya diri menggunakan sendal. Sebab, hal itu sudah biasa mereka lakukan tiap hari. Selain itu, bukan hanya satu dua anak, melainkan cukup banyak.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat bersekolah, siswa diwajibkan bersepatu. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku kepada siswa di beberapa sekolah di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Beberapa anak-anak sudah terbiasa memakai sandal. Mulai berangkat ke sekolah hingga pulang ke rumah.

Potret pendidikan di daerah pegunungan yang asri dan memanjakan mata rupanya menjadi salah satu alasan mereka enggan bersepatu. Pasalnya, lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka memiliki akses yang tak biasa. Tempat itu memiliki curah hujan tinggi, ditambah kondisi jalanan yang terjal dan menanjak atau naik-turun.

Wajar bila anak-anak itu lebih memilih sendal dari pada sepatu. Mereka bukan tidak memiliki sepatu atau tidak mampu untuk membeli sepatu. “Ada sepatunya, tapi ndak dipakai. Lebih enak sandal,” kata Nana, salah satu siswa, saat disapa Jawa Pos Radar Jember.

Diketahui, mereka adalah beberapa siswa dari SD Negeri Bintoro 3. Mereka cukup percaya diri menggunakan sendal. Sebab, hal itu sudah biasa mereka lakukan tiap hari. Selain itu, bukan hanya satu dua anak, melainkan cukup banyak.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat bersekolah, siswa diwajibkan bersepatu. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku kepada siswa di beberapa sekolah di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang. Beberapa anak-anak sudah terbiasa memakai sandal. Mulai berangkat ke sekolah hingga pulang ke rumah.

Potret pendidikan di daerah pegunungan yang asri dan memanjakan mata rupanya menjadi salah satu alasan mereka enggan bersepatu. Pasalnya, lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka memiliki akses yang tak biasa. Tempat itu memiliki curah hujan tinggi, ditambah kondisi jalanan yang terjal dan menanjak atau naik-turun.

Wajar bila anak-anak itu lebih memilih sendal dari pada sepatu. Mereka bukan tidak memiliki sepatu atau tidak mampu untuk membeli sepatu. “Ada sepatunya, tapi ndak dipakai. Lebih enak sandal,” kata Nana, salah satu siswa, saat disapa Jawa Pos Radar Jember.

Diketahui, mereka adalah beberapa siswa dari SD Negeri Bintoro 3. Mereka cukup percaya diri menggunakan sendal. Sebab, hal itu sudah biasa mereka lakukan tiap hari. Selain itu, bukan hanya satu dua anak, melainkan cukup banyak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/