alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Dua Pendekar Silat di Jember Berstatus Buron Karena ini

Dua Pengeroyok Mahasiswa Universitas Islam Jember Berstatus Buron

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus penganiayaan yang melibatkan oknum pesilat terus ditelusuri kepolisian. Penganiayaan yang menyasar korban seorang mahasiswa baru di Universitas Islam Jember (UIJ) itu sejauh ini baru ditetapkan satu tersangka dan telah ditahan.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna memaparkan, insiden penganiayaan itu dilakukan oleh sejumlah orang. Bahkan sudah ada persekongkolan sebelum melakukan pengeroyokan. Kendati begitu, pihaknya baru menetapkan satu tersangka. Sementara, yang lainnya masih dilakukan pencarian. “Sementara, pelaku yang lainnya masih kami telusuri dan dalami. Kami juga mencari saksi-saksi lainnya,” kata Komang saat ditemui, baru-baru ini.

Menurut dia, seusai ditetapkan satu tersangka itu, kepolisian telah menetapkan dua orang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya juga ikut serta, berulah layaknya “pendekar” jalanan. “Ada dua orang DPO yang sudah diketahui identitasnya. Kami masih melakukan upaya pencarian,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya tegas meminta agar pelaku yang tengah buron bisa kooperatif dan menyerahkan diri ke polisi. “Kami minta pelaku DPO agar secara sadar menyerahkan diri. Kalau tidak kooperatif, mohon maaf, kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus penganiayaan yang melibatkan oknum pesilat terus ditelusuri kepolisian. Penganiayaan yang menyasar korban seorang mahasiswa baru di Universitas Islam Jember (UIJ) itu sejauh ini baru ditetapkan satu tersangka dan telah ditahan.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna memaparkan, insiden penganiayaan itu dilakukan oleh sejumlah orang. Bahkan sudah ada persekongkolan sebelum melakukan pengeroyokan. Kendati begitu, pihaknya baru menetapkan satu tersangka. Sementara, yang lainnya masih dilakukan pencarian. “Sementara, pelaku yang lainnya masih kami telusuri dan dalami. Kami juga mencari saksi-saksi lainnya,” kata Komang saat ditemui, baru-baru ini.

Menurut dia, seusai ditetapkan satu tersangka itu, kepolisian telah menetapkan dua orang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya juga ikut serta, berulah layaknya “pendekar” jalanan. “Ada dua orang DPO yang sudah diketahui identitasnya. Kami masih melakukan upaya pencarian,” tambahnya.

Pihaknya tegas meminta agar pelaku yang tengah buron bisa kooperatif dan menyerahkan diri ke polisi. “Kami minta pelaku DPO agar secara sadar menyerahkan diri. Kalau tidak kooperatif, mohon maaf, kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus penganiayaan yang melibatkan oknum pesilat terus ditelusuri kepolisian. Penganiayaan yang menyasar korban seorang mahasiswa baru di Universitas Islam Jember (UIJ) itu sejauh ini baru ditetapkan satu tersangka dan telah ditahan.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna memaparkan, insiden penganiayaan itu dilakukan oleh sejumlah orang. Bahkan sudah ada persekongkolan sebelum melakukan pengeroyokan. Kendati begitu, pihaknya baru menetapkan satu tersangka. Sementara, yang lainnya masih dilakukan pencarian. “Sementara, pelaku yang lainnya masih kami telusuri dan dalami. Kami juga mencari saksi-saksi lainnya,” kata Komang saat ditemui, baru-baru ini.

Menurut dia, seusai ditetapkan satu tersangka itu, kepolisian telah menetapkan dua orang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya juga ikut serta, berulah layaknya “pendekar” jalanan. “Ada dua orang DPO yang sudah diketahui identitasnya. Kami masih melakukan upaya pencarian,” tambahnya.

Pihaknya tegas meminta agar pelaku yang tengah buron bisa kooperatif dan menyerahkan diri ke polisi. “Kami minta pelaku DPO agar secara sadar menyerahkan diri. Kalau tidak kooperatif, mohon maaf, kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/