alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Wujud Nyata Pesantren Berdaya

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman mengapresiasi bazar produk UMKM Santri di Kantor Pemkab Jember, pagi kemarin (22/10). Pasangan pemimpin itu datang di pelataran Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember seusai melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021.

Bazar UMKM Santri banyak menyediakan produk unggulan pondok pesantren (ponpes). Di antaranya makanan siap saji, wewangian, buku bacaan, dan sejumlah pernak-pernik hasil kerajinan. “Wah, tape enak ini,” ungkap Bupati Hendy, sembari menyodorkan tape tersebut kepada sejumlah jurnalis yang hadir.

Menurut Bupati Hendy, bazar tersebut merupakan salah satu pengembangan misi dalam membuat ponpes berdaya. “Jadi, ini merupakan bekal untuk para santri kelak,” terangnya. Dia juga mengimbau agar siapa saja yang datang ke lokasi bazar ikut berpartisipasi mendukung kreativitas para santri dengan cara membeli produk yang dijual para santri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti kita tahu, pondok pesantren biasanya hanya dikenal dengan para santri yang sedang belajar agama. Namun demikian, setiap ponpes memiliki koperasi atau kegiatan serupa yang patut dikembangkan untuk mengasah para santri menjadi wirausahawan. “Salah satunya tertuang dalam kegiatan bazar ini, yang merupakan wujud dari pelatihan berwirausaha sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan begitu, santri yang nantinya keluar dari ponpes tidak dengan tangan kosong. Dengan kata lain, mereka juga memiliki skill di bidang usaha. “Mereka sudah punya keterampilan menjadi seorang wirausaha,” jelas Bupati Hendy.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman mengapresiasi bazar produk UMKM Santri di Kantor Pemkab Jember, pagi kemarin (22/10). Pasangan pemimpin itu datang di pelataran Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember seusai melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021.

Bazar UMKM Santri banyak menyediakan produk unggulan pondok pesantren (ponpes). Di antaranya makanan siap saji, wewangian, buku bacaan, dan sejumlah pernak-pernik hasil kerajinan. “Wah, tape enak ini,” ungkap Bupati Hendy, sembari menyodorkan tape tersebut kepada sejumlah jurnalis yang hadir.

Menurut Bupati Hendy, bazar tersebut merupakan salah satu pengembangan misi dalam membuat ponpes berdaya. “Jadi, ini merupakan bekal untuk para santri kelak,” terangnya. Dia juga mengimbau agar siapa saja yang datang ke lokasi bazar ikut berpartisipasi mendukung kreativitas para santri dengan cara membeli produk yang dijual para santri.

Seperti kita tahu, pondok pesantren biasanya hanya dikenal dengan para santri yang sedang belajar agama. Namun demikian, setiap ponpes memiliki koperasi atau kegiatan serupa yang patut dikembangkan untuk mengasah para santri menjadi wirausahawan. “Salah satunya tertuang dalam kegiatan bazar ini, yang merupakan wujud dari pelatihan berwirausaha sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan begitu, santri yang nantinya keluar dari ponpes tidak dengan tangan kosong. Dengan kata lain, mereka juga memiliki skill di bidang usaha. “Mereka sudah punya keterampilan menjadi seorang wirausaha,” jelas Bupati Hendy.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman mengapresiasi bazar produk UMKM Santri di Kantor Pemkab Jember, pagi kemarin (22/10). Pasangan pemimpin itu datang di pelataran Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember seusai melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021.

Bazar UMKM Santri banyak menyediakan produk unggulan pondok pesantren (ponpes). Di antaranya makanan siap saji, wewangian, buku bacaan, dan sejumlah pernak-pernik hasil kerajinan. “Wah, tape enak ini,” ungkap Bupati Hendy, sembari menyodorkan tape tersebut kepada sejumlah jurnalis yang hadir.

Menurut Bupati Hendy, bazar tersebut merupakan salah satu pengembangan misi dalam membuat ponpes berdaya. “Jadi, ini merupakan bekal untuk para santri kelak,” terangnya. Dia juga mengimbau agar siapa saja yang datang ke lokasi bazar ikut berpartisipasi mendukung kreativitas para santri dengan cara membeli produk yang dijual para santri.

Seperti kita tahu, pondok pesantren biasanya hanya dikenal dengan para santri yang sedang belajar agama. Namun demikian, setiap ponpes memiliki koperasi atau kegiatan serupa yang patut dikembangkan untuk mengasah para santri menjadi wirausahawan. “Salah satunya tertuang dalam kegiatan bazar ini, yang merupakan wujud dari pelatihan berwirausaha sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan begitu, santri yang nantinya keluar dari ponpes tidak dengan tangan kosong. Dengan kata lain, mereka juga memiliki skill di bidang usaha. “Mereka sudah punya keterampilan menjadi seorang wirausaha,” jelas Bupati Hendy.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/