alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

UIN KHAS Tunggu Jodoh PTM dengan Satgas

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Jember mulai mempersiapkan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Tak terkecuali Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

Persiapan PTM itu disampaikan Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto saat ditemui awak media, seusai upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Jumat (22/10). Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah siap melaksanakan PTM terbatas yang juga diselingi dengan pembelajaran daring. Kampus hijau yang terletak di Jalan Mataram, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk PTM. Namun, hanya satu syarat yang belum ia penuhi, yakni izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. “Saat ini kami sedang menunggu rekomendasi dari gugus Covid-19. Harapannya, lebih cepat lebih baik,” katanya.

Rencana pembelajaran di kampus juga telah sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama (Kemenag). Yakni, memprioritaskan mahasiswa semester satu dan tiga untuk melakukan tatap muka. “Naif sekali kalau mereka itu tidak tahu kampusnya. Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan,” imbuhnya singkat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Beberapa upaya pencegahan penularan Covid-19 juga telah diantisipasi sejak lama. Itu pun harus dengan persetujuan dari mahasiswa atau orang tua mahasiswa. Di mana, pihak kampus meminta surat izin bermeterai yang dapat diunduh setiap mahasiswa dalam akun Sister-nya masing-masing. Karena itu, yang ditunggu saat ini hanyalah izin dari satgas Covid-19. Sebab, hal itu menjadi syarat utama dalam memberlakukan PTM terbatas. “Belum ada ketentuan tanggalnya dari satgas Covid-19. Mudah-mudahan hari ini sudah keluar, sehingga bisa kita mulai secara bertahap,” pungkasnya.

- Advertisement -

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Jember mulai mempersiapkan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Tak terkecuali Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

Persiapan PTM itu disampaikan Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto saat ditemui awak media, seusai upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Jumat (22/10). Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah siap melaksanakan PTM terbatas yang juga diselingi dengan pembelajaran daring. Kampus hijau yang terletak di Jalan Mataram, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk PTM. Namun, hanya satu syarat yang belum ia penuhi, yakni izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. “Saat ini kami sedang menunggu rekomendasi dari gugus Covid-19. Harapannya, lebih cepat lebih baik,” katanya.

Rencana pembelajaran di kampus juga telah sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama (Kemenag). Yakni, memprioritaskan mahasiswa semester satu dan tiga untuk melakukan tatap muka. “Naif sekali kalau mereka itu tidak tahu kampusnya. Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan,” imbuhnya singkat.

Beberapa upaya pencegahan penularan Covid-19 juga telah diantisipasi sejak lama. Itu pun harus dengan persetujuan dari mahasiswa atau orang tua mahasiswa. Di mana, pihak kampus meminta surat izin bermeterai yang dapat diunduh setiap mahasiswa dalam akun Sister-nya masing-masing. Karena itu, yang ditunggu saat ini hanyalah izin dari satgas Covid-19. Sebab, hal itu menjadi syarat utama dalam memberlakukan PTM terbatas. “Belum ada ketentuan tanggalnya dari satgas Covid-19. Mudah-mudahan hari ini sudah keluar, sehingga bisa kita mulai secara bertahap,” pungkasnya.

MANGLI, RADARJEMBER.ID – Beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Jember mulai mempersiapkan penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Tak terkecuali Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

Persiapan PTM itu disampaikan Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto saat ditemui awak media, seusai upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Jumat (22/10). Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah siap melaksanakan PTM terbatas yang juga diselingi dengan pembelajaran daring. Kampus hijau yang terletak di Jalan Mataram, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk PTM. Namun, hanya satu syarat yang belum ia penuhi, yakni izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. “Saat ini kami sedang menunggu rekomendasi dari gugus Covid-19. Harapannya, lebih cepat lebih baik,” katanya.

Rencana pembelajaran di kampus juga telah sesuai dengan arahan dari Kementerian Agama (Kemenag). Yakni, memprioritaskan mahasiswa semester satu dan tiga untuk melakukan tatap muka. “Naif sekali kalau mereka itu tidak tahu kampusnya. Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan,” imbuhnya singkat.

Beberapa upaya pencegahan penularan Covid-19 juga telah diantisipasi sejak lama. Itu pun harus dengan persetujuan dari mahasiswa atau orang tua mahasiswa. Di mana, pihak kampus meminta surat izin bermeterai yang dapat diunduh setiap mahasiswa dalam akun Sister-nya masing-masing. Karena itu, yang ditunggu saat ini hanyalah izin dari satgas Covid-19. Sebab, hal itu menjadi syarat utama dalam memberlakukan PTM terbatas. “Belum ada ketentuan tanggalnya dari satgas Covid-19. Mudah-mudahan hari ini sudah keluar, sehingga bisa kita mulai secara bertahap,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/