alexametrics
26.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Pedagang Asongan Panen Untung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Demonstrasi membawa berkah bagi para penjual minuman asongan di sekitar area gedung dewan. Pasalnya, dagangan mereka laku pesat karena diborong peserta demonstran.

Hal ini dirasakan oleh Samito, yang tak lain adalah pedagang es jeruk yang tiap hari menjajakan dagangannya di depan gedung dewan. Samito menceritakan bahwa selama terjadi demonstrasi, dagangnya lebih cepat habis dari biasanya. Jika pada hari-hari biasa, Samito pulang selepas Magrib. Namun kemarin, tepat pukul 15.00 dia sudah menutup gerobak dagangannya. “Siap pulang. Sebab, es jeruk habis diburu beberapa peserta demo,” kata Samito.

Baginya, demo adalah berkah, namun juga perlu kewaspadaan tinggi. Sebab, aktivitas kerusuhan menjadi ancaman khusus yang perlu diwaspadai. Apalagi Samito parkir di depan pertokoan selatan Jalan Sumatra.

Mobile_AP_Rectangle 2

Posisi vital adanya keramaian. Jika ada kerusuhan berupa pelemparan benda tajam, Samito bisa jadi korban. “Ya untung karena cepat habis. Tapi, juga harus hati-hati kalau ada lempar- lemparan,” tuturnya lirih.

Kendati untung dan prediksi pelanggan lebih banyak dari sebelumnya, Samito tak ingin menaikkan harga. Dia konsisten menjual dengan harga normal, yaitu Rp 5 ribu. “Walaupun akan banyak yang beli, tapi harganya tetap,” ungkap laki-laki 47 tahun itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Demonstrasi membawa berkah bagi para penjual minuman asongan di sekitar area gedung dewan. Pasalnya, dagangan mereka laku pesat karena diborong peserta demonstran.

Hal ini dirasakan oleh Samito, yang tak lain adalah pedagang es jeruk yang tiap hari menjajakan dagangannya di depan gedung dewan. Samito menceritakan bahwa selama terjadi demonstrasi, dagangnya lebih cepat habis dari biasanya. Jika pada hari-hari biasa, Samito pulang selepas Magrib. Namun kemarin, tepat pukul 15.00 dia sudah menutup gerobak dagangannya. “Siap pulang. Sebab, es jeruk habis diburu beberapa peserta demo,” kata Samito.

Baginya, demo adalah berkah, namun juga perlu kewaspadaan tinggi. Sebab, aktivitas kerusuhan menjadi ancaman khusus yang perlu diwaspadai. Apalagi Samito parkir di depan pertokoan selatan Jalan Sumatra.

Posisi vital adanya keramaian. Jika ada kerusuhan berupa pelemparan benda tajam, Samito bisa jadi korban. “Ya untung karena cepat habis. Tapi, juga harus hati-hati kalau ada lempar- lemparan,” tuturnya lirih.

Kendati untung dan prediksi pelanggan lebih banyak dari sebelumnya, Samito tak ingin menaikkan harga. Dia konsisten menjual dengan harga normal, yaitu Rp 5 ribu. “Walaupun akan banyak yang beli, tapi harganya tetap,” ungkap laki-laki 47 tahun itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Demonstrasi membawa berkah bagi para penjual minuman asongan di sekitar area gedung dewan. Pasalnya, dagangan mereka laku pesat karena diborong peserta demonstran.

Hal ini dirasakan oleh Samito, yang tak lain adalah pedagang es jeruk yang tiap hari menjajakan dagangannya di depan gedung dewan. Samito menceritakan bahwa selama terjadi demonstrasi, dagangnya lebih cepat habis dari biasanya. Jika pada hari-hari biasa, Samito pulang selepas Magrib. Namun kemarin, tepat pukul 15.00 dia sudah menutup gerobak dagangannya. “Siap pulang. Sebab, es jeruk habis diburu beberapa peserta demo,” kata Samito.

Baginya, demo adalah berkah, namun juga perlu kewaspadaan tinggi. Sebab, aktivitas kerusuhan menjadi ancaman khusus yang perlu diwaspadai. Apalagi Samito parkir di depan pertokoan selatan Jalan Sumatra.

Posisi vital adanya keramaian. Jika ada kerusuhan berupa pelemparan benda tajam, Samito bisa jadi korban. “Ya untung karena cepat habis. Tapi, juga harus hati-hati kalau ada lempar- lemparan,” tuturnya lirih.

Kendati untung dan prediksi pelanggan lebih banyak dari sebelumnya, Samito tak ingin menaikkan harga. Dia konsisten menjual dengan harga normal, yaitu Rp 5 ribu. “Walaupun akan banyak yang beli, tapi harganya tetap,” ungkap laki-laki 47 tahun itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/