alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Jengkel Tidak Ditemui Dewan

Bentrokan Warnai Demo Tolak Omnibus Law

Mobile_AP_Rectangle 1

Demonstrasi ini juga diwarnai ricuh dan bentrok. Massa menengarai ada penyusup yang melakukan provokasi. Aksi baku hantam pun tak dapat dihindarkan. Insiden ini cukup serius hingga massa memenuhi Jalan Sumatera. Bentrok tersebut terjadi karena ada salah seorang yang merekam korlap aksi secara diam-diam.

Sebelum bentrok, orang yang ditengarai sebagai provokator dan salah satu korlap aksi sempat adu mulut. Hingga akhirnya cekcok tersebut terdengar oleh demonstran yang lain. Peristiwa adu mulut tersebut disusul bentrokan massal. Seruan koordinator aksi agar bentrokan itu disudahi sempat tak mempan. Hingga akhirnya, mobil komando yang menjadi panggung orasi merangsek agar kericuhan berhenti.

Rupanya, kericuhan terus berlanjut. Demonstran merasa jengkel lantaran tak ada anggota dewan yang turun dan menemui mereka. Massa pun melakukan aksi lempar batu, bambu runcing, dan petasan ke arah gedung dewan. Kericuhan ini berjalan hingga sekitar satu jam bersamaan dengan gerimis yang mengguyur area gedung dewan. “Kami sudah mengimbau agar melakukan aksi damai. Jika ada kericuhan, ini merupakan wujud kejenuhan dan kekecewaan teman-teman,” pungkas Baijuri.

- Advertisement -

Demonstrasi ini juga diwarnai ricuh dan bentrok. Massa menengarai ada penyusup yang melakukan provokasi. Aksi baku hantam pun tak dapat dihindarkan. Insiden ini cukup serius hingga massa memenuhi Jalan Sumatera. Bentrok tersebut terjadi karena ada salah seorang yang merekam korlap aksi secara diam-diam.

Sebelum bentrok, orang yang ditengarai sebagai provokator dan salah satu korlap aksi sempat adu mulut. Hingga akhirnya cekcok tersebut terdengar oleh demonstran yang lain. Peristiwa adu mulut tersebut disusul bentrokan massal. Seruan koordinator aksi agar bentrokan itu disudahi sempat tak mempan. Hingga akhirnya, mobil komando yang menjadi panggung orasi merangsek agar kericuhan berhenti.

Rupanya, kericuhan terus berlanjut. Demonstran merasa jengkel lantaran tak ada anggota dewan yang turun dan menemui mereka. Massa pun melakukan aksi lempar batu, bambu runcing, dan petasan ke arah gedung dewan. Kericuhan ini berjalan hingga sekitar satu jam bersamaan dengan gerimis yang mengguyur area gedung dewan. “Kami sudah mengimbau agar melakukan aksi damai. Jika ada kericuhan, ini merupakan wujud kejenuhan dan kekecewaan teman-teman,” pungkas Baijuri.

Demonstrasi ini juga diwarnai ricuh dan bentrok. Massa menengarai ada penyusup yang melakukan provokasi. Aksi baku hantam pun tak dapat dihindarkan. Insiden ini cukup serius hingga massa memenuhi Jalan Sumatera. Bentrok tersebut terjadi karena ada salah seorang yang merekam korlap aksi secara diam-diam.

Sebelum bentrok, orang yang ditengarai sebagai provokator dan salah satu korlap aksi sempat adu mulut. Hingga akhirnya cekcok tersebut terdengar oleh demonstran yang lain. Peristiwa adu mulut tersebut disusul bentrokan massal. Seruan koordinator aksi agar bentrokan itu disudahi sempat tak mempan. Hingga akhirnya, mobil komando yang menjadi panggung orasi merangsek agar kericuhan berhenti.

Rupanya, kericuhan terus berlanjut. Demonstran merasa jengkel lantaran tak ada anggota dewan yang turun dan menemui mereka. Massa pun melakukan aksi lempar batu, bambu runcing, dan petasan ke arah gedung dewan. Kericuhan ini berjalan hingga sekitar satu jam bersamaan dengan gerimis yang mengguyur area gedung dewan. “Kami sudah mengimbau agar melakukan aksi damai. Jika ada kericuhan, ini merupakan wujud kejenuhan dan kekecewaan teman-teman,” pungkas Baijuri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/