alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sulap Sampah Jember Jadi Monumen Motor Raksasa di TPA Pakusari

Ada Motor Setinggi Tiga Meter di TPA Pakusari

Mobile_AP_Rectangle 1

PAKUSARI, RADARJEMBER.ID – Dua pekan belakangan ini zona pasif di TPA Pakusari menjadi perhatian wisatawan. Salah satunya karena kemunculan motor gede Harley Davidson di tengah-tengah areal tersebut. Tak pelak, pengunjung penasaran dan ingin memegang langsung motor dengan brand terkenal itu.

Namun, ini bukanlah motor sesungguhnya, melainkan replika yang dibangun dari barang bekas. Tingginya mencapai tiga meter. Motor berwarna merah terkesan gagah itu terbuat dari ban bekas. Terletak tidak terlalu jauh dari patung dinosaurus.

Ya, TPA Pakusari kini bukan hanya menampung sampah. Namun, juga menjadi tempat wisata edukasi pengelolaan sampah. Tidak mengherankan bila tempat itu kini ramai dikunjungi orang, bahkan mereka datang dari berbagai kota di Jawa Timur.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Motor Harley Davidson ini terbuat dari ban bekas motor, ban bekas kendaraan alat berat, besi bekas, dan kawat. Tingginya tiga meter dan selesai dalam waktu satu minggu,” ungkap Koordinator dan Pengawas Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember RM Masbut.

Masbut mengatakan, motor gede dari ban bekas itu digarap oleh delapan orang pegawai dinas tersebut di bengkel TPA Pakusari. Kemudian, dipindahkan oleh 30 orang menggunakan bambu ke zona pasif TPA.

Sugiono, pembuat motor Harley Davidson, mengungkapkan, butuh ratusan ban bekas dengan berbagai ukuran untuk membuatnya.

- Advertisement -

PAKUSARI, RADARJEMBER.ID – Dua pekan belakangan ini zona pasif di TPA Pakusari menjadi perhatian wisatawan. Salah satunya karena kemunculan motor gede Harley Davidson di tengah-tengah areal tersebut. Tak pelak, pengunjung penasaran dan ingin memegang langsung motor dengan brand terkenal itu.

Namun, ini bukanlah motor sesungguhnya, melainkan replika yang dibangun dari barang bekas. Tingginya mencapai tiga meter. Motor berwarna merah terkesan gagah itu terbuat dari ban bekas. Terletak tidak terlalu jauh dari patung dinosaurus.

Ya, TPA Pakusari kini bukan hanya menampung sampah. Namun, juga menjadi tempat wisata edukasi pengelolaan sampah. Tidak mengherankan bila tempat itu kini ramai dikunjungi orang, bahkan mereka datang dari berbagai kota di Jawa Timur.

“Motor Harley Davidson ini terbuat dari ban bekas motor, ban bekas kendaraan alat berat, besi bekas, dan kawat. Tingginya tiga meter dan selesai dalam waktu satu minggu,” ungkap Koordinator dan Pengawas Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember RM Masbut.

Masbut mengatakan, motor gede dari ban bekas itu digarap oleh delapan orang pegawai dinas tersebut di bengkel TPA Pakusari. Kemudian, dipindahkan oleh 30 orang menggunakan bambu ke zona pasif TPA.

Sugiono, pembuat motor Harley Davidson, mengungkapkan, butuh ratusan ban bekas dengan berbagai ukuran untuk membuatnya.

PAKUSARI, RADARJEMBER.ID – Dua pekan belakangan ini zona pasif di TPA Pakusari menjadi perhatian wisatawan. Salah satunya karena kemunculan motor gede Harley Davidson di tengah-tengah areal tersebut. Tak pelak, pengunjung penasaran dan ingin memegang langsung motor dengan brand terkenal itu.

Namun, ini bukanlah motor sesungguhnya, melainkan replika yang dibangun dari barang bekas. Tingginya mencapai tiga meter. Motor berwarna merah terkesan gagah itu terbuat dari ban bekas. Terletak tidak terlalu jauh dari patung dinosaurus.

Ya, TPA Pakusari kini bukan hanya menampung sampah. Namun, juga menjadi tempat wisata edukasi pengelolaan sampah. Tidak mengherankan bila tempat itu kini ramai dikunjungi orang, bahkan mereka datang dari berbagai kota di Jawa Timur.

“Motor Harley Davidson ini terbuat dari ban bekas motor, ban bekas kendaraan alat berat, besi bekas, dan kawat. Tingginya tiga meter dan selesai dalam waktu satu minggu,” ungkap Koordinator dan Pengawas Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember RM Masbut.

Masbut mengatakan, motor gede dari ban bekas itu digarap oleh delapan orang pegawai dinas tersebut di bengkel TPA Pakusari. Kemudian, dipindahkan oleh 30 orang menggunakan bambu ke zona pasif TPA.

Sugiono, pembuat motor Harley Davidson, mengungkapkan, butuh ratusan ban bekas dengan berbagai ukuran untuk membuatnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/