alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Presiden Joko Widodo Bagikan Sertifikat Agraria Khusus untuk Jember

Dari Belasan kini Bupati Hendy Terima Ratusan Sertifikat Tanah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Badan Pertanahan Nasional, Agraria, dan Tata Ruang (BPN-ATR) Kabupaten Jember kembali menyerahkan sertifikat tanah dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, kemarin (22/9). Ratusan sertifikat tersebut merupakan bukti legal tanah yang dihuni sejumlah warga Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah membagikan sertifikat redistribusi reforma agraria, kemarin (22/9). Khusus untuk Jember, lanjutnya, diserahkan secara simbolis sebanyak 20 sertifikat tanah. Sementara itu, total keseluruhan ada sekitar 500 tanah. Hendy menyebut bahwa jumlah tersebut tergolong banyak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu merupakan kabar baik bagi masyarakat Jember. Nantinya, Hendy menjelaskan bahwa pihaknya bakal segera mendistribusikan sertifikat tanah ke desa-desa. Lantas bagaimana proses legalitas itu? Hendy menuturkan bahwa tanah-tanah yang ditempati masyarakat itu sudah diurus sejak lama. Namun, baru terealisasi belum lama ini.

 

 

Selain itu, terkait dengan amanat undang-undang tentang pembentukan gugus reforma agraria di Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memantapkan diri dengan membentuk gugus reforma agraria bekerja sama dengan BPN. “Struktur organisasi gugus reforma agraria sudah selesai, tinggal menjalankan saja,” lanjutnya. Selain itu, pihaknya juga telah menertibkan tanah-tanah di pesisir.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Badan Pertanahan Nasional, Agraria, dan Tata Ruang (BPN-ATR) Kabupaten Jember kembali menyerahkan sertifikat tanah dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, kemarin (22/9). Ratusan sertifikat tersebut merupakan bukti legal tanah yang dihuni sejumlah warga Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah membagikan sertifikat redistribusi reforma agraria, kemarin (22/9). Khusus untuk Jember, lanjutnya, diserahkan secara simbolis sebanyak 20 sertifikat tanah. Sementara itu, total keseluruhan ada sekitar 500 tanah. Hendy menyebut bahwa jumlah tersebut tergolong banyak.

Hal itu merupakan kabar baik bagi masyarakat Jember. Nantinya, Hendy menjelaskan bahwa pihaknya bakal segera mendistribusikan sertifikat tanah ke desa-desa. Lantas bagaimana proses legalitas itu? Hendy menuturkan bahwa tanah-tanah yang ditempati masyarakat itu sudah diurus sejak lama. Namun, baru terealisasi belum lama ini.

 

 

Selain itu, terkait dengan amanat undang-undang tentang pembentukan gugus reforma agraria di Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memantapkan diri dengan membentuk gugus reforma agraria bekerja sama dengan BPN. “Struktur organisasi gugus reforma agraria sudah selesai, tinggal menjalankan saja,” lanjutnya. Selain itu, pihaknya juga telah menertibkan tanah-tanah di pesisir.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Badan Pertanahan Nasional, Agraria, dan Tata Ruang (BPN-ATR) Kabupaten Jember kembali menyerahkan sertifikat tanah dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, kemarin (22/9). Ratusan sertifikat tersebut merupakan bukti legal tanah yang dihuni sejumlah warga Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah membagikan sertifikat redistribusi reforma agraria, kemarin (22/9). Khusus untuk Jember, lanjutnya, diserahkan secara simbolis sebanyak 20 sertifikat tanah. Sementara itu, total keseluruhan ada sekitar 500 tanah. Hendy menyebut bahwa jumlah tersebut tergolong banyak.

Hal itu merupakan kabar baik bagi masyarakat Jember. Nantinya, Hendy menjelaskan bahwa pihaknya bakal segera mendistribusikan sertifikat tanah ke desa-desa. Lantas bagaimana proses legalitas itu? Hendy menuturkan bahwa tanah-tanah yang ditempati masyarakat itu sudah diurus sejak lama. Namun, baru terealisasi belum lama ini.

 

 

Selain itu, terkait dengan amanat undang-undang tentang pembentukan gugus reforma agraria di Kabupaten Jember, pihaknya juga telah memantapkan diri dengan membentuk gugus reforma agraria bekerja sama dengan BPN. “Struktur organisasi gugus reforma agraria sudah selesai, tinggal menjalankan saja,” lanjutnya. Selain itu, pihaknya juga telah menertibkan tanah-tanah di pesisir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/