alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Cium Tangan Orang Tua, Jangan Ulang Kesalahan

Pesan Wabup Muqit ke Napi Program Asimilasi

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqiet Arief menitip pesan kepada para narapidana (napi) yang mendapat program asimilasi. Wabup meminta agar mereka tidak memiliki keinginan untuk menghuni penjara kembali setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Hari ini bapak dan ibu sekalian pulang lebih cepat karena program asimilasi. Jadilah orang baik dan peluang itu terbuka luas,” wejang Wabup Muqit saat melepas 43 warga binaan Lapas Kelas II A Jember, Selasa (22/9).

Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo ini memaparkan, begitu menginjakkan kaki di rumah, jangan lupa meminta maaf kepada kedua orang tua.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Selama panjenengan menjadi warga binaan tentu membuat keluarga di rumah merasa sedih. Karena itu cium tangan kedua orangtua dan jangan melakukan kesalahan lagi,” imbuh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep tersebut.

- Advertisement -

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqiet Arief menitip pesan kepada para narapidana (napi) yang mendapat program asimilasi. Wabup meminta agar mereka tidak memiliki keinginan untuk menghuni penjara kembali setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Hari ini bapak dan ibu sekalian pulang lebih cepat karena program asimilasi. Jadilah orang baik dan peluang itu terbuka luas,” wejang Wabup Muqit saat melepas 43 warga binaan Lapas Kelas II A Jember, Selasa (22/9).

Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo ini memaparkan, begitu menginjakkan kaki di rumah, jangan lupa meminta maaf kepada kedua orang tua.

“Selama panjenengan menjadi warga binaan tentu membuat keluarga di rumah merasa sedih. Karena itu cium tangan kedua orangtua dan jangan melakukan kesalahan lagi,” imbuh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep tersebut.

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Wakil Bupati Jember Drs KH Abdul Muqiet Arief menitip pesan kepada para narapidana (napi) yang mendapat program asimilasi. Wabup meminta agar mereka tidak memiliki keinginan untuk menghuni penjara kembali setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Hari ini bapak dan ibu sekalian pulang lebih cepat karena program asimilasi. Jadilah orang baik dan peluang itu terbuka luas,” wejang Wabup Muqit saat melepas 43 warga binaan Lapas Kelas II A Jember, Selasa (22/9).

Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo ini memaparkan, begitu menginjakkan kaki di rumah, jangan lupa meminta maaf kepada kedua orang tua.

“Selama panjenengan menjadi warga binaan tentu membuat keluarga di rumah merasa sedih. Karena itu cium tangan kedua orangtua dan jangan melakukan kesalahan lagi,” imbuh alumni Pondok Pesantren Guluk-Guluk, Sumenep tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/