alexametrics
22.6 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Amankan Rp 2 Miliar Uang dan Aset Tanah Negara

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dilanjutkan dengan laporan penanganan kasus yang diemban oleh semua seksi sampai 22 Juli 2022, kemarin (22/7). Kejari Jember I Nyoman Sucitrawan didampingi para kasi menyampaikan capaian kinerja selama tahun 2022.

BACA JUGA : DPR Minta Kemenhub Lakukan Investigasi Kasus Pilot Citilink Meninggal

Di bidang intelijen, Kejari Jember telah melaksanakan dua kegiatan penerangan hukum. Diantaranya program jaga desa di delapan kecamatan, dan jaksa menyapa melalui radio, kemudian program jaksa masuk sekolah. Selain itu, jaksa telah melaksanakan 15 operasi pengamanan, 4 operasi penyelidikan, dan 8 pelaksanaan tugas penyelidikan. “Itu kami lakukan selama tahun 2022 hingga bulan Juli ini,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemudian pada bidang pidana umum, lanjut I Nyoman, perkara yang telah ditangani ada sebanyak 610 perkara. Bidang ini juga telah membentuk Rumah Restorative Justice di sembilan desa. “Hal itu bukan hanya rencana, namun telah kami lakukan penanganan perkara melalui upaya keadilan restoratif sebanyak empat perkara,” imbuhnya.

Dilanjutkan perkara pidana khusus, Kajari Jember telah melakukan penyidikan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, Tahun Anggaran 2020-2021. Bidang Pidsus juga menyidik perkara Pengelolaan Obat pada RSD dr. Soebandi Jember tahun 2016 – 2021. “Tidak ketinggalan, kegiatan penuntutan telah dilakukan terhadap perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Konstruksi Pasar Balung, kami kawal sampai perkara ini diputus oleh pengadilan tidak lama ini,” terangnya saat membacakan laporan usai upacara.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dilanjutkan dengan laporan penanganan kasus yang diemban oleh semua seksi sampai 22 Juli 2022, kemarin (22/7). Kejari Jember I Nyoman Sucitrawan didampingi para kasi menyampaikan capaian kinerja selama tahun 2022.

BACA JUGA : DPR Minta Kemenhub Lakukan Investigasi Kasus Pilot Citilink Meninggal

Di bidang intelijen, Kejari Jember telah melaksanakan dua kegiatan penerangan hukum. Diantaranya program jaga desa di delapan kecamatan, dan jaksa menyapa melalui radio, kemudian program jaksa masuk sekolah. Selain itu, jaksa telah melaksanakan 15 operasi pengamanan, 4 operasi penyelidikan, dan 8 pelaksanaan tugas penyelidikan. “Itu kami lakukan selama tahun 2022 hingga bulan Juli ini,” katanya.

Kemudian pada bidang pidana umum, lanjut I Nyoman, perkara yang telah ditangani ada sebanyak 610 perkara. Bidang ini juga telah membentuk Rumah Restorative Justice di sembilan desa. “Hal itu bukan hanya rencana, namun telah kami lakukan penanganan perkara melalui upaya keadilan restoratif sebanyak empat perkara,” imbuhnya.

Dilanjutkan perkara pidana khusus, Kajari Jember telah melakukan penyidikan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, Tahun Anggaran 2020-2021. Bidang Pidsus juga menyidik perkara Pengelolaan Obat pada RSD dr. Soebandi Jember tahun 2016 – 2021. “Tidak ketinggalan, kegiatan penuntutan telah dilakukan terhadap perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Konstruksi Pasar Balung, kami kawal sampai perkara ini diputus oleh pengadilan tidak lama ini,” terangnya saat membacakan laporan usai upacara.

SUMBERSARI, Radar Jember – Momentum peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dilanjutkan dengan laporan penanganan kasus yang diemban oleh semua seksi sampai 22 Juli 2022, kemarin (22/7). Kejari Jember I Nyoman Sucitrawan didampingi para kasi menyampaikan capaian kinerja selama tahun 2022.

BACA JUGA : DPR Minta Kemenhub Lakukan Investigasi Kasus Pilot Citilink Meninggal

Di bidang intelijen, Kejari Jember telah melaksanakan dua kegiatan penerangan hukum. Diantaranya program jaga desa di delapan kecamatan, dan jaksa menyapa melalui radio, kemudian program jaksa masuk sekolah. Selain itu, jaksa telah melaksanakan 15 operasi pengamanan, 4 operasi penyelidikan, dan 8 pelaksanaan tugas penyelidikan. “Itu kami lakukan selama tahun 2022 hingga bulan Juli ini,” katanya.

Kemudian pada bidang pidana umum, lanjut I Nyoman, perkara yang telah ditangani ada sebanyak 610 perkara. Bidang ini juga telah membentuk Rumah Restorative Justice di sembilan desa. “Hal itu bukan hanya rencana, namun telah kami lakukan penanganan perkara melalui upaya keadilan restoratif sebanyak empat perkara,” imbuhnya.

Dilanjutkan perkara pidana khusus, Kajari Jember telah melakukan penyidikan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, Tahun Anggaran 2020-2021. Bidang Pidsus juga menyidik perkara Pengelolaan Obat pada RSD dr. Soebandi Jember tahun 2016 – 2021. “Tidak ketinggalan, kegiatan penuntutan telah dilakukan terhadap perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Konstruksi Pasar Balung, kami kawal sampai perkara ini diputus oleh pengadilan tidak lama ini,” terangnya saat membacakan laporan usai upacara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/